
Pertempuran 1
Di Aula kapal 4 sosok sedang mengaturnya rencana,
Louren "kita akan maju berdasarkan arah mata angin untuk membagi musuh ."
Ashura" baiklah."
Louren "aku ke berangkat ke arah Selatan ,Ashura Ke arah Timur , Huatan ke arah Barat ,Dan Eras Ke arah Utara ."
Huatan " Siapa ya lawan ku ?"
Eras "aku tidak peduli siapa musuh ku ,ayo kita berangkat ."
Setelah mengetahui perkataan Eras mereka segera keluar untuk menemui yang lain nya , setelah beberapa saat mereka berempat sudah berada di depan awak kapal .
Louren "Semua nya kami akan pergi ."
Ratu lebah "baiklah,jaga dirimu ."
Pemimpin assassin " hati hati ."
Mereka pun segera berbalik dan melesat ke arah yang sudah di tentukan ,Dengan kecepatan tinggi semua musuh mengalihkan pandangan mereka ke arah 4 sosok yang melesat terbang .
Kembali ke Kapal ,Kini ratu lebah sedang mengatur sebuah rencana .
Ratu lebah " Prajurit utama akan segera bertempur,pasukan assassin akan mengelilingi wilayah dunia kecil untuk melancarkan bantuan dalam serangan , sedangkan armada kapal akan berkeliling untuk menjemput prajurit yang terluka.
"Baiklah aku mengerti ."ucap Jendral utama ,"aku siap ."ucap pemimpin kapal dan pemimpin Assassin .
"Baiklah kalau begitu , siapkan pasukan dan tunggu perintah ku "ucap Ratu lebah lalu berbalik meninggalkan mereka.
Setelah beberapa saat Ratu lebah memanggil tim Pendamping yang sudah dilatih , tidak lama kemudian 6 pemuda datang menghadap Ratu lebah .
Wei Jin
Rin Yu
Kuda terbang Finix
Ling San
Trolog
Guan Xing
"Aku akan memberikan tugas untuk kalian ."ucap Ratu lebah, mendengar itu ke 6 pemuda tersebut menganggukan kepala nya.
"Kuda terbang Finix dan Guan Xing ikut ke armada kapal untuk membantu mempertahankan kapal dari serangan musuh ."
"Dan kalian ,Wei jin Ke Utara ,Rin Yu ke Timur ,Ling San ke selatan,dan Trolog barat ." Ucap Ratu lebah sambil mengarahkan."
Wei Jin "Setelah ke sana apa yang kamu lakukan ?"
Ratu lebah "Bantu yang menurutmu perlu dibantu." Ucap ratu lebah kesal .
Wei Jin "baiklah aku akan pergi dan Istriku jaga dirimu baik baik ."
Ru Yun "iya iya."
Trolog "pasangan kekasih ya."
Ling San "sudah, ayo kita pergi."
Setelah mendengar itu mereka berempat pun segera melesat ke arah yang ditentukan.
1 hari berlalu. Kini pasukan kedua Kubu sudah dalam posisi siap.
Jendral utama "Pasukan ,Bentuk formasi bertahan ."
"DUARRRR." Benturan pedang memecahkan telinga ,Kini semua prajurit utama sudah dalam pertempuran ,dan kedua kapal beserta kelompok Assassin mulai bergerak secara diam diam.
Di atas kapal terlihat ratu lebah sedang mengamati jalanya perang "apakah dunia kecil akan hancur ."ucap ratu lebah ,
Di pertempuran terlihat tetua Yang dan pemimpin sekte mawar ikut bergabung dalam salah satu pasukan utama ,
"Semua nya bunuh mereka ."teriak tetua Yang ,salah satu prajurit pun menjawab "guru mereka terlalu banyak ." Ucap murid Sekte,
"Bunuh saja sebisamu."teriak tetua Yang.
Disisi lain juga terlihat Sekte Mawar putih dan semua murid sekte ikut berpartisipasi dalam pasukan utama ,
"hujan bunga." Teriak Pimpinan sekte mawar putih sambil membunuh sekitar nya , pertempuran terus berlangsung dunia kecil Vs 19 Dunia.
Di Sisi Timur terlihat Ashura sedang berdiri di Kehampaan "Untuk apa kalian kembali?"ucap Ashura, Yu bin pun berdiri lalu berkata "untuk membalas dendam." Ucap yu bin dingin ,saat itu juga Yu bin dan yu er langsung melesat ke arah Ashura , pertarungan 1 vs 2 pun terjadi di bagian Timur.
Di Sisi Barat terlihat Huatan yang menggunakan jubah emas sambil memegang busur nya dan berkata "Kalian bekerja sama hanya untuk menghancurkan dunia Kecil ini."ucap Huatan kesal .salah satu orang pun berdiri "Aku Li Dong & Ini saudara ku Li Dou aku dan dunia Lain sudah membentuk aliansi jadi dunia kalian lah yang akan kami incar."ucap Li Dong.
Huatan yang mendengar itu menarik Napas panjang "Aku Huatan salah satu penghuni dunia kecil ?"teriak Huatan , Li Dou berdiri lalu berkata " Huatan ya , apakah Bagian dari Louren ,Eras ,dan Ashura?" , "Ya benar."jawab Huatan Cuek.
perlahan Li Dou membuka mulut nya "Hmm aku akui Prestasi kalian Sangat lah luar biasa dan aku sangat menghormati kalian namun perang ini tidak bisa dihindari ?"ucap Li Dou sambil tersenyum hangat , Huatan yang mendengar itu langsung menarik Busur Panah nya "Panah Api." Teriak Huatan sambil Melesatkan busur panah.
"Sudah Mulai ya ."ucap Li Dou dingin sambil melihat anak panah melesat ke arah mereka ,"tombak Penghancur Gunung ."teriak Li Dong sambil melemparkan Tombak nya .
"DUARR." ledakan terdengar menggema ke seluruh Bagian timur,
Bersambung