Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Pemakaman



Pemakaman


Perang telah berlangsung lama , kini semua orang didunia Asal mengalami delima dan tekanan batin di antara mereka.


Prajurit terus berjatuhan dan terjebak di strategi Musuh, Benua selatan dan Utara kini Louren menurunkan perintah kepada semua pasukan untuk menguburkan prajurit yang telah gugur dan mencatat semua prajurit yang tewas di Medan Perang.


Pertemuan sudah dilakukan ,dan keputusan semua pemimpin mengikuti keputusan yang dibuat ratu lebah .


Wajah sedih semua orang Sangat terlihat saat mereka membantu memakamkan saudara mereka ,Satu persatu prajurit meneteskan air mata saat melihat semua prajurit yang sudah tewas terkubur tanah .


Louren yang melihat itu hanya terdiam tanpa mengatakan apapun ,saat ini Hatinya Sangat sedih namun ia harus terlihat tegar untuk semangat semua orang.


Setelah beberapa saat Louren kembali ke kapal lalu menuju sebuah kamar , tidak lama kemudian Louren tiba di dalam kamar dan segera mengunci pintu nya .


Di dalam kamar suara tangis terdengar ,


"Aku terlalu lemah ,aku terlalu bodoh,aku tidak berguna ,aku selalu bergantung kepada semua orang." Ucap Louren sambil menangis.


Tidak lama kemudian Louren tertidur pulas di atas tempat tidur.


Disisi lain setelah memakan semua prajurit yang telah gugur ,semua prajurit berkumpul untuk Menikmati makanan bersama. Sambil menahan air mata semua prajurit tetap berusaha untuk mengisi perut kecil mereka.


Disisi lain kubu pasukan dewa ,


Setelah Ayah Louren/Lou Yan dan pasukan nya menyusup mereka juga berhasil pergi dengan aman, semua bahan makanan berhasil dicuri ,dan sebagian makanan yang sudah di racun telah di tinggal .


Beralih ke Dunia dewa,


Guru Woh dan pasukannya berhasil merebut dan menundukkan semua orang di dunia dewa , Pintu pintu dimensi juga dihancurkan oleh mereka kecuali Pintu dimensi antara dunia kecil.


Beralih ke Tim medis,


Kini tim medis telah berhasil melakukan tugas , sekarang tim yang dipimpin Lu Sian/ Ibu Louren segera kembali ke Pusar 3 kerajaan.


Benua Timur :


Yang awal nya Huatan dan pasukan berskala besar dikirim ulang ke benua timur , setelah mendengar benua selatan dan benua Utara di serang Louren menurunkan perintah untuk menarik kembali pasukan ada di benua timur kembali ke pusat 3 kerjaan .


Aula pertemuan dewa ,


Jendral " Lapor ,benua selatan,benua Utara gagal dikuasai ,dan benua timur berhasil di dapatkan."


Kaisar dewa "bagaimana bisa ."


Penasihat "seperti nya kita harus menyerang dengan kekuatan penuh."


Kaisar "baiklah , untuk beberapa hari ini siapakan semua pasukan berkumpul di satu titik."


Setelah beberapa saat mereka pun mengakhiri pertemuan,


"Habislah kalian semua."gumam kaisar.


Kembali ke pusat 3 kerjaan ,


Di aula pertemuan terlihat beberapa sosok telah hadir ,kini mereka akan membahas rencana selanjutnya .


Lu Sian


Wei su


Xio bie


Qin Huang


Ratu lebah


Louren


Huatan


Ashura


Eras


Dan Jendral lainnya


Ratu lebah "dari semua laporan yang datang adalah misi yang sudah berhasil ."


Qin Huang "kekuatan kita belum cukup saat ini untuk melanjutkan perang dengan kekuatan penuh."


Louren "semua nya ,dunia dewa sudah berhasil direbut dunia kecil . Tinggalah di sana untuk sementara ,sumber daya dan obat obatan dunia kecil akan ikut membantu.


Mendengar ucapan Louren semua orang terdiam sesaat,


Qin Huang "baiklah , untuk sementara kita bisa bertahan hidup ."


Xio bie "aku setuju."


Wei Su "aku setuju ."


Ratu lebah "untuk rencana di masa depan biar kita atur kembali ."


Eras "dengan begitu mereka akan mati dengan sendirinya."


Qin Huang "apakah ini yang dinamakan , memenangkan perang tanpa bertarung ."


Huatan "seperti nya begitu ."


Ratu lebah "besok kita akan sudah mulai memindahkan semua orang ke dunia kecil sebelum Kaisar dewa memerintahkan menyerang dengan kekuatan penuh ."


Semua orang mengangguk setuju,dan pertemuan pun selesai.


Louren pun segera berbalik diikuti orang orang ya ,di bagian atas kapal terlihat Huatan memainkan kecapi menyambut orang orang yang sedang bubar dari aula pertemuan .


Qin Huang "cepat sekali ,baru beberapa detik dia di hadapan ku ."


Wei su "orang itu menakutkan."


Melodi indah terdengar ke seluruh pusat 3 kerajaan, perlahan hati semua orang menjadi tenang dan perlahan kesedihan menghilang dari pikiran mereka .


Rasa lelah, delima,tekan batin , terpuruk,kini sudah tidak ada lagi hati semua orang saat mendengar permainan kecapi Huatan.


"Terkadang kita harus melihat kalau raga kita sudah kelelahan ." Ucap Huatan


bersambung.....