
1 hari berlalu setelah Wei Jin memulai latihan nya, wei jin mengalami sedikit kemajuan.
“Hari ini lelah sekali , bagaimana cara aku bisa cepat menguasai semua jurus di kitab ini. “
“kuasai satu persatu, tidak perlu terburu buru.”ucap Huatan
“jurus yang di buat kakek terlalu Sulit, apakah ini sebuah jurus?” ejek wei Jin
“hai bocah, jurus ini sudah berkali-kali memenangkan pertempuran. “teriak Huatan dengan geram
“he aku becanda saja kakek. “
“ya ya, istirahat lah latihan kita lanjutkan besok lagi. “
“siap kek, aku pulang dulu . “
Wei Jin pun berbalik, dalam beberapa menit wei jin Sampai di depan pintu rumah, Perlahan wei jin membuka pintu lalu suara lembut terdengar.
“kamu sudah pulang jin. “ucap ibu wei jin yang bernama Lin su
“sudah ibu, wah banyak makanan enak. “
“ayo kita makan bersama. “ ucap sang ayah yang bernama Wei su
Sambil makan bersama Wei su membuka sedikit cerita nya kepada wei jin.
“bagaimana latihan mu? “tanya wei su
“bagus ayah, aku pasti akan menjadi kuat. “
“kakek Huatan lah yang menolong ayah di saat Ayah hampir di bunuh oleh perampok,cuma dalam satu serangan panah nya 15 orang perampok itu tewas, ayah masih belum mengetahui indetitas nya sampai sekarang tapi ayah yakin dia bukan orang sembarangan. “ucap wei su
“benarkah, kakek Huatan pasti sangat kuat.”ucap Wei Jin sambil menikmati makanan
Mereka pun melanjutkan makan nya, dan setelah itu wei jin pergi tidur.
Pemuda itu pun langsung ke rumah kakek Huatan, di halaman belakang suara tua terdengar “Kamu sudah bangun, apakah kamu sudah sarapan pagi ini. “
“sudah kakek. “
“baiklah, kalau begitu langsung kita mulai dan hari ini gerakan kedua. “
Huatan pun menyotohkan gerakan indah dengan busur panah nya, Wei Jin yang melihat itu ternganga dan kagum sekali.
“nama gerakan ini adalah Mata hati dimana orang melihat tidak menggunakan kedua matanya Melainkan hati nya sendiri sedangkan gerakan pertama itu adalah 2mata seperti pisau.”
“baiklah aku akan menghafal gerakan itu. “
1 bulan berlalu, kini wei Jun sudah menghalalkan 5 jurus, perkembangan wei Jun bisa dibilang sangat lambat tapi itu sesuai dengan jurus yang dilatih nya begitu mematikan.
“ apakah kamu siap untuk mendaftar turnamen kali ini? “ tanya Huatan
“aku siap kek?”
“baiklah nak, tapi ingat jangan bakal, turnamen kali ini kalau kamu memenangkan nya itu akan merubah hidupmu. “
“aku akan kaya kalau memenangkan turnamen ini. “ucap wei jin dengan semangat
“baiklah, besok kita berangkat dan kamu pulang beristirahat lah . “
Wei Jin pun berbalik, Perlahan sosok pemuda menghilang dari kejauhan, Huatan kembali ke dalam rumah kecil nya, Huatan menyalakan api obor untuk penerangan di ruangan.
“tubuh ini sudah sangat tua, seperti nya tidak lama lagi aku harus mencari tubuh baru, setelah itu aku akan berusaha mencari cara membuka portal dimensi . “gumam Huatan
Berbalik di cerita peperangan kedua kubu dimana manusia melawan semua dewa, namun Muncul nya sosok ras misterius Yang mengambil kesempatan dalam pernah itu membuat kedua kubu terpaksa mundur, setelah kejadian itu tidak ada yang tahu semua orang saat itu menghilang kemana, semua orang terpisah pisah berbagai dunia yang terkunci.
Bersambung