
Ruyun Vs Li Dou & Li Dong
Di Pertempuran sebelum nya Pemimpin Assassin dan Jendral utama terluka parah ,Ruyun meminta Raja Naga untuk membawa nya kembali . Kini Ruyun hanya tinggal seorang diri melawan Li Dou & Li Dou , Ruyun tidak memiliki kekuatan besar dalam daya serang namun Memiliki Kecepatan yang tidak bisa diremehkan .
Di langit langit kini masih terlihat pertarungan Ruyun melawan 2 orang di depan nya , Kecepatan yang di perlihatkan tidak bisa ditangkap oleh prajurit .
"Tebasan ekor naga ." Teriak Ruyun , Li Dong yang melihat Ruyun melancarkan serangan ia pun Merapalkan sebuah segel tangan yang rumit "Perisai Kutub Utara." "DUARRR ." Benturan kekuatan menggema ke wilayah sekitar .
1 hari berlalu ,kini Ruyun sudah terlihat kelelahan dan 2 orang di depan nya terus saja memberikan serangan tanpa henti ,seolah di siksa baru di bunuh .
"Ini parah ." Ucap ratu lebah yang melihat Ruyun tertekan ,saat ini Ratu lebah sangat bingung harus menyuruh siapa untuk menolong Ruyun karena semua pendekar utama di pertarungan Masing .
Kembali ke Ruyun yang sudah dipenuhi luka "aku tidak boleh mati ." Gumam Ruyun ,Ruyun pun berusaha melarikan diri dengan cepat , namun wilayah sekitar sudah terpasang formasi Agar Ruyun tidak melarikan diri .
"Matilah kau." Teriak Li Dou sambil Melesat mengarahkan tombaknya ke jantung Ruyun,"tidak aku tidak mau mati ."gumam Ruyun sambil memperlihatkan wajah pucat .
Tiba tiba di depan Ruyun muncul sosok pria tua lalu pria tua tersebut menjentikkan jari nya "DUARRRRR." Gelombang kejut membuat Li Dou tewas seketika .
Semua orang yang berada di dunia kecil merasakan kekuatan begitu besar mengalihkan pandangannya ke arah sosok tersebut .
"Pendekar Tanpa Tanding Dari Dunia 9 bintang ." Ucap semua orang waktu melihat kedatangan guru Woh atau guru Louren .
"Kaki penghancur alam ." Ucap guru Woh dengan nada dingin "trakkkk DUAARRRR." Bumi di sekitar nya meledak ledak dan Langsung menewaskan Li Dong,
guru Woh pun mengalihkan pandangannya ke arah Ruyun lalu berkata "kembali lah dan terimakasih sudah membantu Dunia kecil." "Baiklah paman terima kasih."ucap Rin Ruyun dan berbalik .
Setelah melihat Ruyun sudah pergi guru Woh lalu berkata "langkah Bintang ." "DUAARRRR ." kehampaan meledak tanpa sebab dan menewaskan semua musuh Di sekitar Nya.
"Pendekar Tanpa tanding ,Cepat kembalikan Semua kitab dan senjata tingkat Galaxy kalau tidak aku akan ikut campur di pertempuran ini."ancam Pluto ke guru Woh ,guru Woh pun segera mengalihkan pandangannya ke arah Pluto lalu berkata "semua kitab sudah aku bakar ,dan itu tersimpan rapi di ingatan ku ,dan semua senjata sudah ku hancurkan."ucap guru Woh
"Kurang ajar ." Teriak Pluto marah ,lalu suara dari kejauhan terdengar "tunggu dulu sesuai aturan yang dibuat sebelumnya Dunia 9 bintang tidak boleh ikut campur atau aku memusnahkan Kalian lebih dulu ."ucap Monkey king sambil bertarung dengan Louren .
Mendengar itu Pluto hanya bisa mengepalkan tangannya ,dan terdiam .
"Itu benar ,kalau dunia 9 bintang melanggar aturan Yang dibuat aku Lou Yan juga Akan menghancurkan dunia 9 bintang lebih dulu". Ucap Lou Yan Atau bisa di panggil Pendekar Terkuat dunia 3 warna.
"Guru akhirnya kembali. "gumam Louren sambil beradu Tongkat dengan Monkey king .
Guru Woh dan Lou Yan pun segera berbalik menuju kapal Yang di tempat ratu lebah, setelah beberapa mereka berdua akhirnya tiba di kapal utama.
"Lama tidak bertemu , bagaimana kabar mu ?" Ucap guru Woh ke arah ratu lebah , Ratu Lebah yang melihat kedatangan guru Woh langsung berlari dan memeluk guru Woh "Semenjak kamu pergi aku kesulitan menghadapi Perang ini "ucap ratu lebah sambil Menangis.
Bersambung