Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Keadaan Genting



Pasukan bantuan Musuh


Di atas kapal besar ratu lebah sedang berdiri bersama pimpinan Assassin .


Assassin "seperti nya akan terjadi sedikit Masalah Kepada kita ."


Ratu lebah "Benar , Rencana selanjutnya sudah diatur ,namun kita tidak tahu masa depan ."


Assassin "bagaimana kalau rencana itu gagal ."


Ratu lebah "akan banyak korban dan kita harus mundur ."


Assassin "Baiklah ,aku hanya mengikuti rencana Kamu saja."


Di tengah pertempuran 3 sosok terlihat sedang bertarung habis habisan ,namun pertarungan mereka berhenti saat merasakan bumi dan langit bergetar .


Di atas langit Perlahan 2 gerbang dimensi terbuka ,Loren langsung mengalihkan pandangannya ke arah langit dimana muncul nya 2 gerbang itu .


Loren "Pasukan bantuan mereka sudah datang."


Disisi lain Ratu lebah memerintahkan Semua pasukan untuk mundur memasuki kapal ,dan sebagian membuat formasi tubuh jiwa .


Di depan musuh sekarang hanya Loren berdiri sendirian sambil melihat 900 juta pasukan Yin keluar dari pintu dimensi ,


"Lapor ,semua pasukan sudah di tarik mundur ."ucap jendral


Ratu lebah "baiklah , selanjutnya Keluarkan Strategi yg kita buat."


Yin "hari ini adalah hari kematian mu ."


Gu Jin "menyerah lah ."


Loren " Ratusan kali aku bertempur dan ribuan kali hampir mati ,tidak ada kata mundur."


900 juta prajurit Yin sudah berkumpul di belakang Yin saat ini , Setelah 900 juta prajurit Yin keluar, bumi di buat bergetar sekali lagi .


Perlahan 1 Pintus dimensi Lagi Terbuka di kehampaan , pandangan semua orang langsung terlihkan Ke arah pintu dimensi yang baru terbuka.


Jendral "Luar biasa ,kali ini musuh kita sangat banyak."


Ratu lebah "bersiap lah untuk menahan benturan kuat ."


Di Kejauhan Loren Tidak mundur satu langkah pun dari tempat nya ,Ia terus memandang Prajurit yang begitu banyak ,500 murid akademi Jin dan 200juta sosok Phoenix Es melayang di depan gerbang dimensi .


Yin "Yu er, Yu bin Lama tidak bertemu ,aku sangat merindukanmu."


Yu er "Ibu ,aku juga merindukanmu."


Yin "Disana ."


Perlahan Yu er dan Yu Bin mengalihkan pandangannya ke arah Loren ,


Loren "Pulang lah nak , Disini kamu hanya mengantar Nyawa mu ."


Yu er "Kamu berani menyentuh Ibu ku,maka mati."


Yu bin hanya diam tak mengatakan apapun ,


Loren " kata ibu mu ini perang takdir ,Jadi sudah sewajarnya ibu mu akan ku bunuh."


Yu Bin "Lancang ."teriak Yu bin sambil mengeluarkan Aura Jiwa


Kini gelombang energi bergejolak di atas kehampaan , setelah beberapa saat suara Tua terdengar .


"Saudara ku Gu Jin ,lama tak bertemu ."ucap Tetua Jin


Gu Jin "akhirnya kamu datang ."


Tetua Jin " tentu saja , siapa musuh kita kali ini ?"


Gu Jin "disana ."


Tetua akademi Jin pun mengalihkan pandangannya ke arah Loren ,


Tetua Jin "maaf Nona,kalau boleh tau dari mana kamu berasal ."


Loren " Aku berasal dari dunia yang sudah kalian hancur kan ini,disini."ucap Loren dingin


Gu Jin "Menyerah lah ?"


Lore hanya diam tak mengatakan apapun , perlahan iya memandang Prajurit yang tak terhitung jumlahnya ,


"Banyak sekali , Seperti nya Akan Sangat merepotkan."gumam Loren .


Disini lain Ratu lebah sudah menyiapkan Pasukan untuk membuat pertahanan ,Sekarang tinggal menunggu perintah dari Loren .


Di Dunia kecil Semua orang Semakin tegang melihat kekuatan musuh yang bertambah ,Di langit langit terlihat sosok Loren Berdiri .


Tetua Sekte "Aku yakin dia bisa "


Tetua yang "iya Karena dia harapan kita satu satu nya ."


Bersambung