
Ular Kuno
Di tengah hutan terlihat dua sosok sedang duduk dengan raut wajah 1000 pertanyaan , sosok itu yang tidak lain adalah Louren dan Guru Woh.
Guru Woh "aku merasa di bawah di bawah tanah ini ada ruangan ,di saat aku menginjakkan kaki di saat itu juga kaki ku terasa tanah ini bergoyang?"
Louren " kita gali saja guru?"
Guru Woh "tunggu ,kalau ada ruang bawah tanah pasti ada jalan masuk nya ."
Louren "kan lebih mudah kita gali guru."
Guru Woh "baiklah ayo kita gali disini ."
Louren dan guru Woh pun menggali lubang dengan senjata tingkat langit mereka, setelah beberapa saat terlihat sedikit cahaya Louren dan guru Woh yang melihat itu langsung mengambil lebih dalam , sampai mata mereka berbinar ternganga .
Guru Woh "kota emas ."
Louren "apakah ini semua isi kota ini emas ?"
Guru "Louren apakah cincin penyimpanan mu cukup?"
Louren "cincin penyimpanan ku cuma berisi pedang,jubah emas itu saja."
Guru "aku memiliki cincin cadangan yang kosong."
Louren "guru kita akan kaya ."
Guru Woh "ini cukup memberi makan semua penghuni dunia kecil tanpa harus memikirkan uang sebelum itu ayo kita lanjutkan perjalanan."
Di dalam ruangan bawah tanah terlihat kota emas dan terlihat juga 2 sosok sedang menyusuri kota tersebut, sambil berjalan mereka kesenangan kegirangan karena sudah menemukan sebuah harta Karun .
Guru Woh "tunggu sebentar , kalau kota ini emas berarti ada benda berharga yang lebih daripada Emas."
"Senjata itu di lukisan itu (senjata terkuat)."ucap Louren dan Guru woh secara bersamaan.
2 jam berlalu mereka memasuki kota lebih dalam , perlahan kuil besar menyambut pandangan mereka .Louren dan Guru Woh yang melihat kuil besar itu segera memasuki nya ,
Guru Woh "simbol simbol ini terlihat sama dengan batu sebelum nya ."
Louren "jadi apa yang dikatakan lukisan ini guru?"
Guru Woh "disini tertulis orang yang diselimuti ular bisa dibilang sosok penting, melindungi manusia dari Kematian,dan mencegah kehancuran?"
Louren "siapa orang itu ?"
Guru Woh "tidak ada , sebaiknya kita lanjutkan perjalanan ."
Louren "baik guru. "
Setelah beberapa saat mereka berjalan , Louren dan guru Woh melon kuil lain nya namun kuil yang satu ini sedikit berbeda dan tidak terbuat dari emas melainkan kayu biasa. Perlahan mereka berdua memasuki kuil tersebut , setelah beberapa langka mereka akhirnya tiba di dalam kuil.
Guru Woh "disini menceritakan ,di saat bulan Bertemu dengan matahari maka akan terjadi gerhana dan mata ketiga akan terbuka ,semua bumi menjadi abu , matahari akan sendirian saat semua hancur ditelan 1 bintang.
Guru Woh "dan yang ini juga terlukiskan kota ini di bangun untuk melindungi benda berharga yang telah diperebutkan ratusan juta tahun lama nya,bagi siapa yang membaca ini maka ambillah semua yang ada disini dan segera pergi karena dunia akan Hancur.."
Setelah guru Woh membaca semua lukisan perlahan sebua peti keluar dari dalam tanah , guru Woh perlahan membuka peti tersebut dan terlihat sebuah senjata berukiran Ular melingkari matahari .
Louren "akhirnya kita mendapatkan nya ."
Guru Woh "jangan senang dulu , segera simpan senjata ini lalu ambil semua emas disini sebisa mu."
Louren " apa yang akan terjadi guru ?"
Guru Woh "dunia ini akan segera hancur ,cepat lari dan ambil semua emas semampu mu."
Louren "apa , baiklah ."
Setelah mendengar itu mereka berdua langsung membuka sayap emas mereka dan melesat dengan cepat ,sambil Melesat dengan kecepatan 1 juta kilometer/jam mereka terus memasukkan semua emas yang mereka lewati Tanpa tersisa satupun.
Dengan wajah panik bercampur senang terlihat di wajah kedua orang itu ,
"Guru awas ."teriak Louren , puluhan tombak melesat ke arah Guru Woh .
"Tubuh emas ."ucap guru Woh ,"DUARR ."
Guru Woh "ayo lebih cepat ,dan hati hati."
Louren "baik guru ."
Kini Louren dan guru Woh menambahkan kecepatan terbang nya menjadi dua kali lipat dari sebelumnya ,5 jam terbang akhirnya mereka melihat lubang yang sebelumnya mereka gali .
Tidak lama kemudian mereka sudah berhasil keluar namun mata mereka disambut Ratusan meteor berjatuhan dari langit ,suara Ledakan menggema dimana mana .
Louren "bagaimana ini ."
Guru Woh " aku akan membuka pintu Dimensi,dan kamu cobalah tahan meteor yang mengarah kesini."
Louren "baik guru."
Louren pun langsung melesat ke arah langit "tebasan bulan" ucap Louren dingin , setelah melesat satu jurus 10 meteor yang mengarah ke mereka terbelah dan Hancur.
1 jam sudah berlalu kini Louren sudah menghancurkan ratusan meteor "batu batu ini tidak habis habis."gumam Louren sambil memegang tongkat nya ,"bertahanlah sedikit lagi terbuka."teriak guru Woh ,"baik guru ."ucap Louren yang berdiri di Kehampaan.
Louren pun langsung melesat untuk menghancurkan batu yang mengarah ke tempat mereka, "Sudah selesai segera kembali ."teriak guru Woh ,Louren yang mendengar itu segera melesat ke arah pintu dimensi .
"Ayo kita masuk bersama ."teriak Louren sambil mendorong gurunya ke dalam pintu dimensi.
Bersambung...