Louren The Goddess Of War

Louren The Goddess Of War
Pertarungan sengit



Pertarungan Sengit


Di kediaman walikota mereka sedang menikmati hidangan, putri lin si yang memiliki kecantikan seperti dewi membuat Wei Jin tergila gila.


“seperti nya dia menyukai putri ku. “ucap walikota


“ah paman, emm itu, itu ya mungkin saja. “Jawab Wei Jin sambil tertawa


“benarkah,? “ ucap Huatan


“mereka sama saling menyukai, bagaimana kita menikahkan mereka. “ucap walikota membujuk


“menurut ku belum saatnya, Wei Jin perlu latihan dengan serius saat ini. “jawab Huatan


Lalu Wei Jin berkata lagi “benar, aku memang menyukai putri lin si tapi aku belum cukup kuat untuk melindungi nya. “


“baiklah aku mengerti, lin si ajak lah Wei Jin berkeliling di sekitar sini sebentar. “ucap walikota


Lin si dan Wei Jin pun berjalan keluar, sebelum menikmati makanan di Huatan memasukkan serbuk api yang membuat nafsu seseorang meningkatkan.


Di luar rumah, Wei Jin dan lin si saling memandang satu sama lain “ikut aku. “ucap lin si, lin si mengajak Wei Jin ke kamar nya.


“ini kamar mu? “tanya Wei Jin, lin si pun menjawab “benar. “ lin si dengan cepat menarik tangan Wei Jin, Wei Jin yang tidak sempat menghindar terjatuh di tempat tidur lin si, lin si pun membuka baju Wei Jin perlahan, Wei Jin yang merasakan ancaman membuat wajahnya sangat pucat saat ini.


“seperti nya aku tak mampu bertahan, tekanan ini terlalu kuat. “ucap Wei Jin


“jurus butiran cinta. “ucap lin si melompat ke arah Wei jin


“naga surgawi, tingkat surga. “


Pada akhirnya terjadilah pertarungan sengit di kamar lin si.


1 jam lebih berlalu akhirnya mereka berdua menyudahi pertarungan nya dan segera kembali ke aula utama, “kalian sudah kembali ya. “ucap walikota


“sepertinya kami harus melanjutkan perjalanan. “ucap Huatan pelan


“baiklah, aku sudah menyiapkan kereta kuda untuk kalian. “


“terimakasih atas kebaikan mu, aku akan mengingat nya. “ ucap Huatan


Wei Jin mendekati lin si “aku pergi dulu.”


Lin si “baiklah, hati hati. “


Mereka pun akhirnya berangkat, Perlahan menghilang dari kejauhan.


Putri lin si melamun sejenak “tadi itu aku kenapa ya. “ sambil kebingungan, pada akhirnya putri lin si kembali ke kamar nya.


3 minggu berlalu, akhirnya mereka sampai di ibu kota.


Di depan gerbang Huatan dan Wei jin sedang mengantri untuk masuk ke kota tersebut, setelah beberapa menit akhirnya giliran mereka.


Wei Jin “wah indah sekali kota ini. “


Huatan “biasa saja. “


Wei Jin “ aku tidak mengerti pikiran kamu kek. “


Huatan “ sudah, ayo cari penginapan dulu.”


Beberapa menit akhirnya mereka menemukan penginapan, penginapan tersebut bernama Penginapan Cahaya suci.


“nama penginapan ini sedikit bagus. “ucap Wei Jin ke arah Huatan


Perlahan mereka masuk dan berdiri di depan pintu, mata semua orang langsung melihat ke arah Huatan dan Wei Jin dengan dingin “abaikan pandangan mereka dan kita langsung duduk disana.” Ucap Huatan


Mereka pun duduk di dekat jendela, namun suara pemuda terdengar “tunggu dulu tempat ku, menyingkir lah atau kalian mati disini.”


Wei Jin mengalihkan pandangan nya “berani sekali kamu bajingan, Apakah kamu sudah bosan hidup. “enek Wei jin


“haha, pria miskin sepertimu bisa berkata sombong, aku qian yang tuan muda klan Yang. “ucap pemuda itu


“hanya sekedar tuan muda kamu sudah berani berkata begitu. “balas Wei Jin


“rasakan ini, tinju api. “


“langkah bayangan tendangan ganda. “ DUARRRR, tuan muda klan yang terlempar jatuh pingsan dalam sekali serang.


Wei Jin pun kembali duduk sambil melihat pemuda itu pergi kesakitan “ayo habiskan makanan. “ ucap Huatan.


20 menit kemudian mereka duduk kekenyangan sambil memandang ke arah jendela penginapan, Tiba tiba Udara di dalam penginapan menjadi Kacau, tetua pertama klan yang datang untuk membalas orang yang sudah melukai anak nya.


“siapa orang nya, aku akan membunuh nya disini. “ucap tetua klan


“disana ayah. “jawab pemuda tadi


“dia lebih dulu Menyerang ku. “ucap Wei jin


Disisi lain Huatan memejamkan mata nya, di sisi lain perdebatan Wei Jin terus berlanjut.


“Matilah kamu bocah. “ucap tetua yang


Perlahan suara terdengar “Siapapun orang yang ingin menyentuh Wei Jin murid ku harus mati. “ Ucap Huatan dengan dingin


Sosok panah tingkat Langit muncul Di tangan Huatan, kemunculan panah tingkat langit membuat seluruh penginapan dan sekitarnya bergetar hebat.


Mata semua orang Terbelalak melihat senjata tingkat langit muncul di tangan Huatan , yang hampir tidak sembarangan orang bisa melihat nya.


“panah tingkat langit. “ucap meja paling ujung


“panah tingkat langit. “ ucap meja satu nya


“panah tingkat langit hanya ada satu di dunia ini.”ucap meja dekat pintu


“guru, siapa kamu sebenarnya. “gumam Wei jin


Tetua klan yang melihat kemunculan Panah tingkat langit wajah nya pucat seketika, tetua klan yang pun langsung bersujud meminta ampunan kepada Huatan dan Wei Jin.


“Ampuni aku tuan, aku tidak tau dengan identitas mu. “ ucap tetua klan


“semua orang di penginapan membungkuk memberi hormat kepada Huatan, untuk tidak melibatkan mereka. “


1 anak panah Yang dikeluarkan Huatan mampu Meratakan 1 kekaisaran, karena itulah semua orang menjadi ketakutan, Bahkan kekaisaran sekarang tidak akan mampu menyaingi kekuatan tersebut.


“wei jin kembali duduk,kalian aku maafkan segera tinggalkan tempat ini. “ucap Huatan dingin sambil duduk menikmati arak


“terimakasih tuan, apakah saya boleh tau siapa tuan sebenarnya?”tanya tetua yang


“hanya 3 orang yang berhak mengetahui identitas ku di seluruh alam ini. “jawab Huatan


Ketika mendengar jawaban Huatan, tetua yang hampir jatuh pingsan dan segera pergi meninggalkan penginapan.


Bersambung