
Akhir dari Perang
Di dunia Asal Kini pertempuran 5 orang telah terjadi, Keadaan dunia asal kini sudah bukan dunia, 5 orang bertarung selama 5 tahun dengan ratusan situasi berubah ubah sebagai prajurit ada yang tewas dan sebagian melarikan diri.
Louren memutar badan nya sambil mengayunkan pedang ke arah 4 orang di depan nya, setelah berhasil terlihat langit terbesar menjadi dua bagian. Diatas langit sosok buah mata menyaksikan pertarungan mereka, mata itu ditemukan Louren di dalam mimpi nya.
Tetua Jin dan Gu Jin menggabungkan kekuatan nya
"Pedang Bunga 1 juta pedang." setelah merapalkan jurus jutaan pedang muncul di langit.
Yin yang melihat itu langsung mengeluarkan jurus terakhirnya " Pedang petir Awan mendung." sosok buah pedang besar melayang di atas kepala Yin.
Louren "kalian kira aku tidak punya, baiklah."
Louren "Pedang Kuno Bangsa Lou dan bangsa Ran." perlahan satu buah mata di langit pengeluaran Pedang kembar Berwarna Putih dan yang satu berwarna hitam.
Tetua Jin terkejut ketika mendengar nama itu "Pedang ini, bagaimana bisa ada di tangan mu."
Gu Jin pedang "apa yang terjadi."
Tetua Jin "ini pedang Milik Dewi perang jutaan tahun lalu."
Louren "Itu benar dia adalah aku."
Raut wajah Tetua Jin menjadi pucat,dia tahu pemilik pedang ini adalah sosok terkuat di masa lalu,kini tetua Jin, Gu Jin, dan Yin menjadi sangat panik.
Louren Mengangkat Mengalihkan pandangannya ke arah 3 orang di depan nya,
"Pedang bunga."
"pedang petir"
"Hitam putih Keabadian ."
3 kekuatan besar pun bertabrakan ,saat itu terjadi waktu terhenti ,Sosok Louren berjalan ke arah 3 sosok .
Louren "sudah berakhir ."perlahan Louren memunculkan 1 mata di depan mereka dan mata itu langsung menyerap semua kekuatan mereka , beberapa menit kemudian suasana kembali seperti semula kini Yin,Gu jin, Tetua Jin benar benar kehilangan kekuatan .
Louren "kalian pulang lah , sekarang kalian tidak memiliki kekuatan dan aku bukan orang yang kejam membunuh yang Lemah."
Setelah mendengar itu 3 Sosok segera berbalik tanpa mengatakan sebuah kata apapun .
Akhir Dari Perang 19 dunia berhasil di hentikan oleh Sosok Louren dan semua orang dari dunia kecil , Louren melihat sekeliling nya perlahan disambut Dengan Jutaan Mayat bergeletakan.
Louren "Kalian Manusia bodoh yang hanya ingin memenuhi ambisi kalian saja Perang bukan lah segala nya kalau itu terjadi Berarti emosional sudah dikendalikan oleh keadaan ."Perlahan Louren Menjentikkan Jari Nya dan menyapu semua mayat dan berbalik melihat pasukan nya di gerbang dimensi.
Di dalam kapal Louren Pergi ke arah Perawatan,di sana Louren melihat 3 orang masih belum sadarkan diri .
Louren "sudah 5 tahun kita berperang ,akhir nya kita berhasil menghentikan perang ini."
Louren memanggil pimpinan medis "berapa lama lagi mereka akan bangun?"
Medis " sekitar 1 tahun lagi ."
Louren "baiklah , Terima Kasih ."ucap Louren sambil berbalik ke depan awak kapal .
Di dalam kapal di adakan pertemuan terlihat 4 sosok sedang duduk di meja yang mewah.
Louren "akhirnya kita bisa menghentikan perang ini , berapa banyak dari pasukan kalian yang tewas."
Pemimpin assassin "50 ribu orang ."
Ratu lebah " 200 ribu ras hewan ."
Jendral utama " 300 Ribu prajurit."
Pemimpin kapal "10 ribu Kapal hancur."
Louren "baiklah, aku Lore sangat berterimakasih atas kesetiaan semua nya ."
Assassin "Ya Mulia , bagaimana cara kita melaporkan ke mereka kalau dunia asal telah hancur?"
Louren "aku hampir saja melupakan itu ."
Louren pun terdiam sesaat , meski dia berhasil hentikan perang ini namun dia tidak berhasil menyelamatkan Dunia Asal.
Ratu " cara satu satu nya ,ajaklah mereka tinggal di Dunia kecil."
Jendral utama "kalau begitu saudara kita bertambah lagi."
Louren "setuju , terima kasih atas pendapat kalian kalau begitu pertempuran selesai dan kalian beristirahat lah ."
Bersambung
Pesan :
"Kalau ada seorang meletuskan perang , hancurkan dia lebih dulu .kalau tidak kalian yang akan hancur ."ucap Louren
Perang pasti terjadi ,perang tak bisa di hindari itu adalah ucapan logika Tokoh dunia persilatan ,Namun berbeda dengan Logika Louren (Perang tidak akan terjadi kalau kalian tidak ada yang melakukan nya.) . Membanggakan kekuatan dan menekan yang lemah itu ada mahluk hidup paling rendah dari segala makhluk.