
Bertemu Teman lama
Di benua Asal Huatan dan Eras menerima sebuah surat yang dibawa seekor burung merpati, isi dari surat itu menyuruh mereka berdua untuk datang ke gua di tengah hutan.
Setelah menerima surat Huatan dan Eras berangkat menuju hutan yang ditunjukkan di dalam isi surat tersebut, tidak lama kemudian mereka berdua telah sampai di depan gua.
Huatan "Ashura teman lama ku, aku sangat merindukanmu."
Ashura " saudara ku aku juga merindukanmu dan yang lain nya."
Tidak lama kemudian mereka menghapus kerinduan terlihat Eras dengan pakaian seperti seorang pengemis berjalan di kehampaan,
Eras " kalian apakah itu Ashura dan ini Huatan? "
" iya benar." jawab mereka berdua,"
Eras " aku tidak menyangka setelah ribuan tahun yang ku tunggu akhirnya terwujud, saudara ku bagaimana kabar kalian. Apakah kalian sudah punya istri dan sudah berapa anak? "
Ashura " aku belum menikah sebelum kita menyelesaikan tugas, yang terpenting kita bertemu lagi? "
Huatan." saudara Eras lama sekali akhirnya kita bertemu juga, aku merindukan seruling mu. "
Eras" ayo kita masuk terlebih dahulu. "
Ashura" jangan lupa Eras gua ini milik ku, kamu tak boleh seenaknya. "
Eras" sudahlah saudaraku kita lama tak bertemu dan kamu masih perhitungan dengan ku. "
Mereka pun segera masuk ke dalam gua untuk melanjutkan percakapan, setelah beberapa saat mereka sudah duduk di dalam gua di tengah hutan.
Huatan "Dimana Louren ,kemana dia?"
Eras "benar juga ,aku belum melihat nya ?*
Ashura "aku mendapat kabar sepuluh tahun lalu ia ditangkap kaisar dewa dan berhasil melarikan diri , setelah nya tidak ada kabar sama sekali."
Huatan "Dimana dia ?"
Eras "mungkinkah berada di dunia lain ?"
Ashura "seperti nya begitu, karena aku tidak merasakan keberadaan nya di Dunia ini,namun beberapa bulan yang lalu dalam satu hari aku merasakan kehadirannya di dunia asal ."
Eras "aneh sekali, apa yang dilakukan anak itu."
Mereka bertiga terdiam sesaat,
Ashura "tinggal lah untuk sementara di gua ini ?"
Huatan "hmm ,aku memilih penginapan karena lapar."
Ashura "baiklah aku akan mengikuti kalian."
Mereka pun keluar dari gua dan menuju desa terdekat untuk tinggal di penginapan sementara , tidak lama kemudian mereka tiba di depan penginapan .
"Pelayanan bawakan makanan dan arak."ucap Eras,
Sambil menikmati makanan mereka juga mengingat masa kecil mereka saat di kejar kejar seekor monyet , sambil tertawa bersama tidak terasa mereka menghabiskan semua makanan.
Eras "kenyang sekali ."
Huatan "benar makanan ini enak sekali ."
Ashura "sudah lama aku tidak menikmati makanan enak , terimakasih saudara Eras telah mengajak aku makan ."
Eras "sebentar ,aku tidak punya uang ."
Huatan "apa ."
Ashura "kamu yang mengajak tapi tidak ada uang,Eras bagaimana kita membayar semua makanan ini ."
Mereka pun menepuk jidatnya, mereka tidak menyangka setelah lama tidak bertemu salah satu teman nya menjadi semakin aneh.
Pelayanan "tuan semua harga 50 koin emas ."
Ashura " maaf nona uang kami ketinggalan dan kami tidak bisa membayar nya ,kami bisa menawarkan diri untuk jadi penjaga penginapan sementara ."
Huatan "aku bisa memasak hidangan dengan resep andalan ku ."
Eras "aku bisa mengantarkan arak dan makanan ke meja mereka."
Pelayanan "bagaimana bisa kalian makan disini tapi tidak membawa uang sama sekali , baiklah kamu kamu kamu menjadi anak buah ku sementara."
Mendengar itu mereka pun akhirnya lega,satu persatu mereka ikut pelayanan itu ke dapur ,Huatan menjadi Koki penginapan,Eras bertugas pelayan ,Ashura bertugas menjaga di depan penginapan.
"Aku tidak menyangka , pendekar kuat seperti ku menjadi seperti ini ."ucap Eras
Huatan "langit mungkin merubah misi kita perlahan."
Ashura "sudah lakukan saja pekerjaan kita dulu."
Pada akhirnya ke 3 sosok legendaris di dunia persilatan menjadi pekerja sementara di penginapan.
bersambung...