
Hai readers, nama-nama tokoh, tempat dan kejadian di novel ku hanya fiktif belaka. Saya minta maaf jika ada salah dalam ejaan kata tempat.
Diharap bijak yaπ
**
Happy reding..
**
Pesanan datang! Gaga terlihat kelaparan dan menyantap langsung makanan itu tetapi Nadine, dia telat sarapan. Selera makanpun berkurang jadi dia makan sedikit saja. Setelah mereka selesai makan, waktu menunjukan pukul 16.20. Gaga mengeluarkan rokok dan korek api dengan santainya ia menawarkan kepada nadine seolah menyuruhnya untuk merokok. Tapi nadine menolak.
"Kenapa? Aku kan udah tau.." ucap gaga yang sekarang begitu akrab dengan Nadine.
"Aku udah mau berhenti. Mungkin aku akan beralih ke vape atau sejenis nya " Ucap Nadine takacuh, namun Gaga terus menyodorkan rokoknya.
"No !" Ucap nadine nada kesal.
"Kenapa kamu bisa ngerokok?" Tanya sambil menghembuskan asap dari mulutnya.
"A Aku cuma ngerasa enak saja kalo merokok." Ucap nadine sambil mengotak-atik ponselnya
"Karena pergaulan?"
"Apa? Enggak sih, Aku yang mau. Teman-temanku udah sering negur untuk berhenti. Tapi aku masih banyak fikiran kemarin nyusun skripsi.." ucap Nadine ia menjeda dengan menarik nafas. "Lagian aku ngerokok kalau lagi pusing aja"
"Aku pusing mencerna jawabanmu" ucap Gaga menatap nadine sambil menyerngitkan dahinya. Nadine hanya bisa memutarkan matanya memasang wajah kesal
Dia kepo banget sih! Batin nadine.
π¦π¦π¦
Nadine dan Gaga jalan menyusuri pantai. Menunggu sunset yang akan mereka saksikan sore itu.
"Aku capek" ucap gaga sambil menarik tangan nadine untuk duduk.
"Lemah" ucap nadine sambil menepiskan tangan gaga.
"Nad.. menurut kamu, apa alasan perempuan bila berselingkuh?" Ucap gaga. Nadine hanya bengong dan bingung mencoba mencerna pertanyaan lelaki tampan itu
"Aku malah pernah dijadikan selingkuhan haha" ucap nadine sambil tertawa seolah percakapan itu hanya candaan saja.
"Aku serius"
"Aku belum pernah diselingkuhi. Hanya saja aku diacuhkan. Karena dunia ku dengannya udah beda. Padahal yaa gitu deh udah janji-janjian udah kemana-mana bareng, udah apa-apa sama dia danlain sebagainya. Kalo kata sekarangtuh bucin akut. Ada aku ya ada dia begitupun sebaliknya. Seudah duluan dia lulus dia beda tapi dia masih jagain aku dan aku juga masuk kuliah trus waktu dia wisuda aku liat dia dicium sama perempuan lain dan cowok aku cium balik. Aku datang dan temen-temen si cewe dan cowo aku liatin aku seolah aku itu benalunya cowok aku. Aku cuma senyum kasih bunga dan kasih hadiah ke dia udah gitu aku pulang dan aku dapet pesan singkat dari dia kalo dia capek dan dia putusin aku" ucap nadine bercerita ke Gaga. Gaga hanya bisa jadi pendengar dan menatap mata nadine seolah didalamnya ada luka, juga nadine hanya fake a smile.
"Mau tau yang paling sakit apa? Ternyata dia udah berhubungan sama perempuan itu dari awal dia jadi maba.. ternyata mereka sekosan bareng makanya dia gada waktu buat aku" tutur nadine lagi sambil menatap gaga dan tersenyum tetapi matanya berkaca-kaca.
"Itu sama aja kamu diselingkuhi oon!!" Ucap gaga. Nadine hanya bisa tersenyum. "Kamu belum move on ya?" Ucap Gaga lembut
"Ahh enggak kok. Aku nyesel aja. Buang-buang waktu sama orang yang bukan jodoh aku haha" ucap Nadine yang masih ingin terlihat baik-baik saja. "Ahh iya cerita dong tentang makntan kakak, gimana?"
"Dia selingkuh. Aku marah dan pergi.." Nadine hanya menghela nafas panjang karena ia malas sekali bila harus mendengar kasus perselingkuhan.
"sabar ya" ucap Nadine sambil mengelus punggung Gaga. "Ohiya kenapa kakak setuju sama pernikahan ini?" Ucap Nadine
"Aku pernah jawab kan" Ucap gaga dingin
"Kenapa gak nikah aja sama mantan kakak itu?"
"Menurut kamu bagaimana? Kamu memergoki pacarmu di apartemen pacar kamu sendiri dan kamu masih ingin menikahi dia?" Ucap gaga jengah.
Dan ada alasan lain nad. Bukan waktunya untuk menjelaskan semuanya padamu. Ucap gaga dalam hati
"Eh hai lihat!! Indah banget" ucap nadine mengalihkan percakapan. Menunjuk langit bagian barat dan memotret keindahan sunset itu.
"Iya indah" Gaga menoleh ke sunset itu dan melihat wajah Nadine yang detik itu sangat cantik, dengan pancaran sinar matahari membuat kulit Nadine bercahaya. Angin yang berhembus membuat Nadine semakin cantik!
"Kamu cantik nad." Ucap gaga sambil memandangi Nadine. Nadine menoleh ke Gaga seolah tak percaya orang sedingin Gaga bisa mengucapkan kata-kata indah itu!
"Semua wanita juga cantik kak" ucap Nadine sambil tersenyum. Ia mencoba tidak menyukai Gaga karena dia masih meragukan lelaki angin-anginan itu.
Nadine meminta Gaga memotretkan dirinya. Nadine berdiri disana seolah fotonya itu backlight. Dengan siluet Nadine yang indah seperti terukir.
Gaga juga membuat story melampirkan tag ke instagram milik Nadine. Entahlah Gaga sangat suka membuat story bila bersama Nadine, entah memang ia sengaja untuk dilihat mantan kekasihnya agar cemburu.
Mereka berdua menikmati waktu sore itu. Menatap langit yang sangat indah membuat keduanya terpaku. Hingga matahari terbenam dengan tuntas.
"Malam ini kita tidur lagi saja di vila. Besok pagi baru kita ke Bandung." Ucap Gaga
"Kenapa kita gak pulang sekarang?"
"Aku masih betah.."
"Yaudah kita ke villa aja yuk. Disana juga kan kita bisa liat pantai dari kejauhan. Aku kedinginan disini" ucap nadine. Gagapun mengiyakan nadine. Mereka berjalan ke villa.
π¦π¦π¦
"Apa kamu punya gitar?"
"Ada. Aku ambil sebentar" ucap Gaga dan kembali membawa gitar akustik.
Mereka duduk di kursi dekat jendela yang langsung menunjukan view laut, melihat langit sembari mendengarkan desiran ombak. Gaga menyuguhkan jeruk panas dan camilan.
Nadine memegang gitar dan memainkan musik. Nadine memainkan musik tetapi dia ingin Gaga yang bermain gitar. Nadine menyuruh Gaga memainkan gitarnya, Nadine menyuruhnya memetik gitar untuk lagu anyer 10 maret dari slank.
Malam ini
Kembali sadari aku sendiri
Gelap ini
Kembali sadari engkau telah pergi
Malam ini
Gelap ini
Kata hati ingin kau kembali
Hembus dinginnya angin lautan
tak hilang ditelan bergelas-gelas arak
yang kutenggakkan... ooo...
aoo...
Malam ini
Kubernyanyi lepas isi hati
Gelap ini
Kuucap berjuta kata maki
Malam ini
Bersama bulan aku menari
Gelap ini
Ditepi pantai aku menangis
Tanpa dirimu ada disisiku
Aku bagai ikan tanpa air
Tanpa dirimu dekap dimataku
Aku bagai hiu tanpa taring
Tanpa dirimu dekap dipelukku
Aku bagai pantai tanpa lautan
Kembalilah... kasih ooo
Kembalilah kasih
aaaa...
kembalilahkasih
Suara Nadine yang merdu, juga alunan petikan gitar membuat suasana itu terasa romantis. Setelah lagunya selesai Nadine menyuruh Gaga bernyanyi dengan 1000 jurus akhirnya Gaga mau bernyanyi. Dia bernyanyi lagu summer paradise.
Nadine menatap Gaga dengan tatapan yang kagum. Nadine menyadari bahwa Gaga sangat tampan, keren, maskulin, gagah. Saat dia menyanyikan lagu itu Gaga terlihat mempunyai jiwa yang hangat juga penuh perhatian. Nadine sunggu terkagum dan jatuh cinta. Gaga pun menoleh kepada nadine yang sadar akan pandangannya.
"Ada apa?" Ucap gaga memberhentikan petikan gitarnya
"Ahh eng enggak kok " ucap nadine sambil memalingkan mukanya.
"Ohiya nad=.. Ayah kamu bebasin kamu?"
"Enggak juga sih. Ayah selalu perhatiin aku malah tapi dia selaluΒ mendukung apa yang aku suka dan aku jalani. Apalagi waktu aku SMA karena katanya dia merasa bersalah membuat aku harus beradaptasi lagi di Indonesia. Ayah juga sering pergi keluar kota atau keluar negeri dan aku dititip ke tanteu Fahrani. Sekarang dia udah menetap di yogjakarta sih" ucap nadine sambil meminum jeruk "Tapi kenapa ya ayah aku enggak biarin aku aja disini sama bibi? Malah mau nikahin aku" nadine seolah berfikir.
"Ya mungkin kamu udah tau jawabannya Nad. "
"Kadang apa yang ada difikirannya aku gak tahu" ucap nadine sambil kembali menatap keluar jendela dengan menyandarkan dagunya diatas jendela
"Yang pasti semua ini yang terbaik untuk keluarga kita nad." Ucap gaga
π¦π¦π¦
Tok tok tok
"gaga bangun!" Ucap Nadine yang sudah bersiap untuk pulang. Tapi Gaga masih setia memejamkan matanya yang enggan untuk bangun. Beberapakali Nadine mengetuk pintu, tapi gaga tak keluar juga. Akhirnya nadine memutuskan untuk masuk dan membangunkan sang empunya vila.
"Gaga bangun, ini udah hampir siang!" Ucap Nadine sambil menggoyang-goyangkan badan Gaga
"Iyaiya.." ucap Gaga sambil beranjak dari kasur. Dia duduk mengumpulkan nyawanya dan melihat Nadine sudah rapi dan cantik.
"Kamu mau kemana?.." ucap gaga sambil tersenyum meledek
"Pulang lah! Aku sangat sibuk tau!" Ucap nadine dengan nada kesal. "Lagian kan kita mau tunangan weekend ini gimana si!"
"Kan kamu yang siapin semuanya? Kenapa aku yang ribut" ucap Gaga sambil menguap dan meledek lagi Nadine yang semakin kesal
"Ya emang aku! Yaudah aku pulang sendiri!" Ucap nadine kesal. Dia langsung keluar kamar dan Gaga memperhatikan punggung Nadine yang beranjak meninggalkan ruangan itu. Gaga hanya tersenyum geli karena Nadine ngambek.
π¦π¦π¦
Nadine dan Gaga berangkat untuk pulang. Diperjalanan Nadine sibuk mengotak-atik ponselnya karena ia harus memilih gaun, warna tema dan lain-lain. Nadine sudah menyiapkan semuanya, dibantu oleh eo temannya. Jadi nadine hanya tinggal memilih design.
"Kamu lebih suka warna merah maroon atau cream?" Tanya Nadine
"Cream" jawab gaga singkat. Nadine hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti. "Oiyaa, kita mampir kerumah aku di Bekasi ya sebentar." Ucap gaga
"Ok" jawab nadine.
***
Sorry for typo
Tbc-