Look at me, please

Look at me, please
#32 - ULAH MANTAN



HAPPY READING🖤🖤


🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋


Gaga terbangun dari tidurnya. Membuka mata dan mencoba beradaptasi dengan cahaya dari luar jendela kamar utama. Melihat kesebelahnya ternyata Nadine tidak ada disana. Ia melihat jam dinding menunjukkan pukul 07.20. Ia langsung bangun dan menuju kamar mandi hendak membersihkan diri.


Nadine yang sudah membersihkan diri terlebih dahulu sehingga rambutnya masih sedikit basah tetapi ia sudah menggunakan pakaian rapi, melakukan aktivitas dapur untuk menyiapkan sarapan. Padahal ada banyak pembantu disana namun Nadine ingin dirinya yang memasak setiap hari bila dirinya ada dirumah.


Nadine berencana akan pergi ke salon miliknya yang berada di cabang Jakarta. Ia memang bosan dirumah yang hanya melakukan aktivitas itu itu saja selain pergi keluar untuk taekwondo.


Aroma masakan Nadine menguar di setiap penjuru ruangan lantai satu. Pagi ini ia masak sayur asem dan tempe goreng. Gaga turun dari kamarnya dan menghampiri istrinya yang sedang memasak.


“Masak apa nih? “ ucap Gaga sembari duduk meletakkan tas kerjanya dan membetulkan jam tangan juga ujung kancingnya.


“Sayur asem.. kak “ ucap Nadine. Entah kenapa semenjak kejadian semalam, Nadine jadi merasa malu bila berhadapan dengan suaminya. Gaga sudah menebak itu dan benar bahwa Nadine menjadi makin pemalu. Gaga hanya tersenyum dan mengangguk tanpa dilirik Nadine.


Nadine mengalas piring Gaga dengan tangan mungilnya yang dihiasi cincin kawin di jari manis sebalah kanan. Gaga yang tersadar akan pakaian Nadine yang rapi, sedikit heran.


“Kamu mau kemana? Udah rapi juga.. “ ucap Gaga


“aku mau ke homecare kak..” ucap Nadine lembut sambil meletakkan piring yang sudah terisi penuh dengan masakannya.


“Mau saya antar? “ ucap Gaga lagi lagi dengan nada lembut dengan suara baritonnya yang khas. Jantung Nadine mendadak berdegup kencang lagi. Gaga hanya mengulum senyum melihat pipi Nadine yang sedari tadi memerah merona.


“Eh.. gausah kak.. aku pake mobil sendiri aja lagian ini juga udah lumayan siang kan takutnya kamu telat sampe kantor..” ucap Nadine menolak. Gaga mengerti mungkin Nadine juga butuh waktu untuk meminta bantuan apapun pada suaminya.


“ok.. kalau gitu jangan pulang malam-malam. Kalau mau lanjut pergi kemanapun, kabari saya “ ucap Gaga. Nadine megangguk dan mereka sarapan dengan keheningan.


Setelah makanan Gaga habis, ia langsung berpamitan dan pergi untuk berangkat ke kantor. Nadine mencoba mengatur nafasnya dan minum air putih untuk penenangan dirinya. Ia berpamitan pada Fitri dan langsung pergi dari rumah dan menuju ke homecare nya.


Hari ini entah kenapa Gaga sangat berenergi. Entah mungkin karena bisnisnya yang lancar


atau karena keberhasilannya pada tadi malam. Tersadar dari sekertarisnya


Keisha.


“Bapak.. tadi pagi Pak Bobi menelfon, anda disuruh ke Bandung besok untuk meeting bersama penginvest baru di kantor cabang yang ada di Bandung. Juga weekend nanti anda harus mengurus masalah kapal laut yang rusak ke pelabuhan.” Ucap Keisha. Hanya anggukkan yang Keisha terima dari CEO tampan idaman para wanita dan pegawai itu.


Gaga memutuskan untuk menelfon Jo. Jo yang masih tidur dan terbangun akan panggilan Gaga sedikit kesal. Namun dia tetap mengangkatnya.


“Apaan? “ ucap Jo dengan suara parau.


“Besok gua ke Bandung ... “ ucap Gaga


“hm “ ucap Jo yang hanya berdeham mengiyakan Gaga.


“Oy bangun! Udah siang dih gila kalah sama ayam “ ucap Gaga meledek.


“Apaan si lo, udah ah gua mau tidur aja “ ucap Jo


“Yaudah sono  ... “ ucap Gaga. Gaga hendak menutup telfonnya namun Jo teringat ada sesuatu yang ia harus sampaikan.


“Apaan si lo ga penting.. gua udah jarang main stagram, isinya udah bukan manusia semua! “ ucap Gaga. Ya memang karena banyak fans GagaElsa yang kecewa akan pernikahan Gaga karena dirinya menikah dengan Nadine yang mereka anggap tidak sebanding dengan Elsa.


“Ihh cek dulu.. liat dia upload apa! Foto kalian berdua dan caption parah banget! “ ucap Jo


“Serius?” ucap Gaga. Tanpa harus dibayangkan, Gaga sangat terkejut dengan berita ini. Ia langsung menutup  telfonnya dan langsung mengecek stagramnya.


Gaga angsung membuka stagram Elsa yang sebenarnya ia blokir. Disana Elsa dengan postingan terbarunya memposting foto Elsa dengan Gaga yang sedang liburan di Belanda satu tahun yang lalu. Isi kolom captionnya adalah “Maaf telah mengecewakanmu dan telah membuat kau menikah bukan atas kehendakmu sendiri. Aku akan terus bersamamu dan membawamu kembali”.


Gaga hanya bisa menganga dan menepuk pipinya berkali-kali. Ia sudah tak mengerti sebenarnya apa yang ada di fikirnya. Ia langsung menelfon Elsa dan tentu saja langsung diangkar dengan kesigapan mantan kekasihnya yang  gila itu.


“Gimana sayang? Udah yuk main-mainnya.. “ ucap Elsa ria


“Sehabis pulang dari Bandung, mari kita bertemu “ ucap Gaga dan langsung menutup telfonnya. Elsa di seberang sana tersenyum sinis merasakan kemanangan yang  sebentar lagi akan ia dapatkan.


Tring


Ponsel Nadine berbunyi saat Nadine sedang berada dijalan. Saat lampu merah, ia langsung membaca pesan singkat tersebut.


Zahwa: Nad lo gapapa kan?


Nadine yang merasa aneh dengan pesan sahabatnya itu, hanya bisa menatap layar ponselnya


dengan memicingkan matanya.  Karena Zahwa tahu pesan yang dikirim kepada Nadine sudah dibaca namun belum dibalas, Zahwa langsung menelfon sahabatnya itu.


“Apaan?” ucap Nadine dengan nada yang datar.


“Lo.. lo gak papa kan dude?” ucap Zahwa mengkhawatirkan


“Lah emang gue.. kenapa?” ucap Nadine heran


“Lo belum liat ya?” ucap Zahwa yang meragukan bahwa temannya ini belum melihat postingan perempuan yang pernah menamparnya.


“Liat apaan? “ ucap Nadine. Zahwa pun menjelaskan dan membacakan caption di telefon. Nadine terkejut hingga ia tak sadar bahwa lampu sudah hijau. Nadine tersadar akan suara klakson mobil belakang yang ia halangi jalannya. Dengan cepat ia memajukan mobil dan menepi sebentar.


“Lo.. yang sabar ya Nad. Jangan emosi! Inget kalo mau ngelabrak, gue ikut! “ ucap Zahwa


“emmm jah, gue lagi dijalan, gue mau lanjut jalan dulu yaa.. nanti gue telfon” ucap Nadine dan menutup telfonnya. Ia menenangkan diri sebentar dan berniat untuk mengecek kebenaran postingan tersebut.


Saat ia log in kembali akun stagramnya, banyak pesan masuk yang menghujat atau bahkan mendukungnya menjadi wanita kuat. Tak terasa followers nya pun sudah bertambah 200k dari sesudah naik pada saat rilis video cover. Nadine mengetikkan nama Elsa di pencaharian dan yap Nadine membeku melihat apa yang dikatakan sahabatnya sendiri itu benar adanya.


Entah kenapa dadanya tiba-tiba sesak dan matanya berat. Kepalanya pusing dan badannya pun bergetar. Tanpa ditahan ia meneteskan air matanya. Dengan tangan kanan menutupi mulutnya seolah menunjukkan ekspresi terkejut, matanya membulat tak menyangka. Ia meletakkan ponselnya dengan kasar ke kursi samping. Menyandarkan punggungnya dan menarik rambutnya kebelakang.


Bagaimanapun juga Nadine sangat tak terima dengan pengakuan Elsa di sosmed. Terlebih suaminya ada di dalam foto. Sakit sangat sakit, luka yang perempuan itu goreskan padanya. Nadine seolah berfikir lagi bahwa pernikahan ini harusnya tidak pernah terjadi.


🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋


Tbc-