
Zontus kembali menyelami pekatnya danau penghisap nyawa, bertemu dengan berbagai mahkluk yang hanya berani berdeais dan segera kabur begitu melihatnya. Banyak dari mahluk-mahluk sihir itu yanh langsung lari terbirit-birit ketika menyadari kehadiran Zontus. dia masih terus berenang sampai ke ceruk paling dalam Di dasar yang paling kelam di mana dia yakin sudah menemukan pedang perak King Alzov yang digunakannya untuk menyegel pintu dunia bawah. Pantulan cahaya dari pedang perak itu memang sangat menarik untuk membuat siappaun mendekat.
Namun Zontus tidak bodoh untuk mengetahui jika pedang yang masih dilindungi kekuatan sihir King Alzov tersebut akan menyerang bahkan menghisab mahluk apapin yang coba mendekatinya, apalagi berani menyentuhnya.
Jika hanya darah yang selalu diinginkan sebuah pedang maka dirinya mungkin memiliki darah yang paling diinginkan di muka bumi inj.
musnahkan kalian sebagai mahluk tak berguna! "
Zontus kembali menyelami pekatnya danau penghisap nyawa, bertemu dengan berbagai mahkluk yang hanya berani berdeais dan segera kabur begitu melihatnya. Banyak dari mahluk-mahluk sihir itu yanh langsung lari terbirit-birit ketika menyadari kehadiran Zontus. dia masih terus berenang sampai ke ceruk paling dalam Di dasar yang paling kelam di mana dia yakin sudah menemukan pedang perak King Alzov yang digunakannya untuk menyegel pintu dunia bawah. Pantulan cahaya dari pedang perak itu memang sangat menarik untuk membuat siappaun mendekat.
Namun Zontus tidak bodoh untuk mengetahui jika pedang yang masih dilindungi kekuatan sihir King Alzov tersebut akan menyerang bahkan menghisab mahluk apapin yang coba mendekatinya, apalagi berani menyentuhnya.
Jika hanya darah yang selalu diinginkan sebuah pedang maka dirinya mungkin memiliki darah yang paling diinginkan di muka bumi inj.
musnahkan kalian sebagai mahluk tak berguna! "
Zontus kembali menyelami pekatnya danau penghisap nyawa, bertemu dengan berbagai mahkluk yang hanya berani berdeais dan segera kabur begitu melihatnya. Banyak dari mahluk-mahluk sihir itu yanh langsung lari terbirit-birit ketika menyadari kehadiran Zontus. dia masih terus berenang sampai ke ceruk paling dalam Di dasar yang paling kelam di mana dia yakin sudah menemukan pedang perak King Alzov yang digunakannya untuk menyegel pintu dunia bawah. Pantulan cahaya dari pedang perak itu memang sangat menarik untuk membuat siappaun mendekat.
Namun Zontus tidak bodoh untuk mengetahui jika pedang yang masih dilindungi kekuatan sihir King Alzov tersebut akan menyerang bahkan menghisab mahluk apapin yang coba mendekatinya, apalagi berani menyentuhnya.
Jika hanya darah yang selalu diinginkan sebuah pedang maka dirinya mungkin memiliki darah yang paling diinginkan di muka bumi inj.
musnahkan kalian sebagai mahluk tak berguna! "
darah kotor yang kali ini mengalir di tubuh kekasihnya itu, darah yang selama ini James kutuk dengan seluruh jiwanya, Luise tau hal itulah yang di inginkan Zontus untuk menghinanya.
"Pergilah bersama Ratuku, dan patuhlah padanya."
"Hentikan Zontus !" kecam Luise tidak main-main.
Pangeran James dengan patuh mengikuti perintah Zontus, kali ini dia sudah berdiri di sisi Luise.
"Dia juga bisa kau bawa ke tempat tidur, my Lady."
Luise tidak tau apa seorang penyihir bisa gila, tapi kali ini dia yakin Zontus memang sudah gila.
*****
kelanjutan cerita ini hanya bisa di baca di ****** dengan judul MY LORD dan THE NEXT KING gratis juga, tinggal pencet Love untuk menyimpan