KING IN THE NORTH

KING IN THE NORTH
bab 17



Setelah sekian tahun akhirnya hari itu tiba ....


Pangeran Artur yang menghilang selama hampir delapan belas tahun akhirnya kembali.


"Selamat datang kembali saudaraku," sambut King Alzov dengan begitu bangganya.


"Lihat, betapa kau sudah tumbuh menjadi pria yang luar biasa, Artur," rasanya tidak percaya saat melihat adik kecilnya benar -benar sudah tumbuh dewasa, begitu cepat waktu berlalu. King Alzov turun dari singgasananya untuk memeluk saudara laki-lakinya.


"Tidak ada yang berubah dari dirimu," Artur balik menilai.


"Karena aku tidak butuh siapapun, lihatlah kita akan jadi saudara yang hebat."


King Alzov benar-benar bangga, karena saudara laki-lakinya sekarang sudah nampak setara dengan dirinya.


"Aku tidak ingin membuatmu kecewa."


"Aku tau kau datang bukan untuk ku."


Artur berusaha menyembunyikan keterkejutannya...jika ternyata itu rencana saudaranya.... Artur sedikit lega karena itu artinya Olive akan baik-baik saja.


"Dia begitu mirip, tak heran kau rela datang jauh kemari untuk gadis itu."


"Biarkan dia pergi,"pinta Artur.


"Aku hanya ingin kau kembali, saudaraku."


"Itu tidak mungkin."


"Apa itu artinya kau tidak akan pernah memaafkanku?"


"Aku tidak pernah membencimu, Al."


"Aku kemari hanya ingin memastikan apa dia baik-baik saja."


"Tentu aku menjaganya dengan baik, kau tidak pelu khawatir."


"Biarkan aku membawanya," pinta Artur sekali lagi, dan King Alzov masih menggeleng ringan. Artur kenal sifat saudaranya, pasti dia akan menemukan berbagai cara untuk menahannya di sini jika memang itu tujuannya.


"Kembalilah," bujuknya.


"Kau tidak akan memaksaku."


"Dia begitu muda dan aku sudah cukup menahan diri untuk tidak menyentuhnya karenamu, saudaraku."


"Kau tidak mengerti," Artur tidak bisa mengatakannya, karena Artur tiba-tiba sadar jika akan lebih baik apabila saudaranya itu tetap tidak tau.


"Kau benar dia masih terlalu muda," Artur mulai berpikir mungkin Al benar ini adalah tempat teraman untuk Olive, untuk sementara waktu. Olive akan lebih aman berada di sini dibanding harus tinggal bersama saudara kakak laki-laki brengseknya yang bahkan tega menjadikannya barang taruhan. Artur yaki Al akan menjaga Olive dengan cara apapun selama dia masih mengira melakukan hal mulia itu untuk dirinya.


Selama Al tidak tau dan dia tidak boleh tau, "Tolong jaga dia untukku, karena aku akan segera kembali untuknya."


"Maksudmu kau tetap akan pergi?"


"Aku percaya kau bisa menjaganya untukku."


King Alzov nampak bingung dengan permintaan saudaranya kali ini. Sebenarnya Artur sendiri juga masih bingung harus membawa gadis itu kemana, masalahnya dengan Mara belum usai dan mengembalikan Olive pada orang tuanya sepertinya juga bukan tindakan cerdas mengingat kakak laki-laki berengseknya itu. Karena itu Artur memutuskan Olive lebih baik tetap ada di sini, paling tidak sampai masalahnya dan Mara selesai. Artur yakin Mara tidak akan keberatan jika nanti membawa Olive tinggal bersama mereka.


Masalah Artur sekarang adalah bagaimana dirinya harus segera memikirkan cara untuk mengatasi hubungannya dengan Mara. Karena Artur tau wanita yang di cintainya itu sekarang pasti sudah sangat murka dan Artur sendiri belum tau bagaimana harus menghadapinya. Artur memang sudah menyuruh beberapa orang pengawalnya untuk menjemput Marra, karena Artur tidak bisa membiarkan gadis itu tinggal seorang diri di tengah hutan sementara dirinya pergi ke Utara.


*****