KING IN THE NORTH

KING IN THE NORTH
bab 34 My Kingdom



Dialah King Alzov, Raja dari seluruh peradaban Utara, bersama kuda hitam dan pedang yang masih meneteskan sisa kekejiannya setelah membantai hampir separuh penghuni hutan terlarang dengan brutal. King Alzov membakar memusnahkan seluruh istana Latuza, dan menghabisi seluruh pengikutnya yang sudah berani membangkang.


"Dengarkan baik-baik!" triak King Alzov saat mengangkat pedangnya yang masih meneteskan sisa darah kotor iblis-iblis hutan,"tidak ada kewajibanku untuk mematuhi kalian. Akulah Raja kalian tetaplah setia padaku atau kalian akan berahir sama seperti mereka!!! "


Tidak pernah ada yang berani menentang Raja Utara tersebut selama ini dan kehancuran Latuza telah membuktinya.


Meski amarahnya belum usai King Alzov akhirnya tetap memilih kembali ke Utara, kembali ke singgasananya....


King Alzov bisa membakar seluruh hutan terlarang beserta mahluk-mahluk di dalamnya, tapi jika Olive sendiri yang memilih bersama Artur dia tidak bisa berbuat apa-apa.


                            *****


Baru kali ini Gabriel menyadari keanehan Rajanya, sebagai wanita yang mengurusnya dari kecil tentu dia tau Rajanya yang keras kepala itu tidak akan mengalah untuk siapapun, bahkan dengan dirinya sendiri. Karena itulah sulit untuk membuatnya mengeri jika masih ada yang benar-benar menyayanginya.


"Ma'af, apa Yang Mulia ingin saya membuatkan sesuatu? "


"Tidak, tidurlah Gabriel ini sudah larut."


"Trimakasih, My Lord... "


"Kau tidak perlu mengucapkannya."


"Sudahlah, pergilah Gabriel sepertinya kau memang sudah waktunya beristirahat, sudah cukup kau mengurusku. Bawalah beberapa pelayan dan tingallah di kastil yang telah kuhadiahkan untukmu.


"Tidak Yang Mulia, saya masih cukup sehat untuk melayanimu Rajaku"


"Kau sudah membesarkanku seperti seorang ibu, bahkan saat ibuku sendiri tidak pernah melakukannya. Karena aku pula kau harus kehilangan satu-satunya putrimu, kau boleh membenciku Gabriel."


"Sungguh aku tidak pernah membenci Anda, My Lord. Demikian pula dengan Pangeran Artur."


"Kau tidak perlu khawatir tentang Artur."


"Dia juga menyayangi Anda, Rajaku."


"Dia akan tetap tinggal jika semua itu benar," King Alzov sadar dia tidak seberuntung Artur yang akan selalu di cintai semua orang, bahkan loyalitas para bala tentaranyapun mungkin hanya karena rasa takut belaka, sebagaimana semua orang gentar hanya dengan mendengar namanya.


Gabriel adalah wanita yang paling mengerti dengan ke sendirian yang di rasakan Rajanya. Entah sejak kapan Al kecil adalah anak laki-laki yang keras hati, dia hampir tidak pernah tersenyum atau menangis sebagaimana Artur atau Claire yang kadang masih suka bermanja-manja. Claire yang tumbuh lebih dekat dengan Artur semakin membuat Al kecil lebih suka melakukan apapun sendiri. Dari dulu dia hanya peduli pada adiknya, Pangeran Artur. Saat Yang Mulya King Hary meninggal usia Al baru enam belas tahun dan dia sudah sanggup memimpin sebuah kerajaan besar. Al muda tumbuh dengan tuntutan yang memang mengharuskannya menjadi laki-laki yang kuat, bahkan lebih kuat dari manusia seharusnya.


Meski semua orang takut dan mungkin rela mengutuknya, tapi bagi Gabriel, King Alzov tetap sosok yang pantas untuk di cintai. Terlepas dari segala kebrutalannya, tapi dia masih sangat menyayangi adiknya, Artur. Memang hatinya sangat keras tapi King alzov tetap sosok yang menawan dengan cara yang mungkin tidak semua orang pahami. Raja muda mereka memang memiliki kelebihan fisik yang luar biasa, meski dibalut dengan kebiadapan sedemikian rupa tetap tak menghalangi karismanya yang tidak mampu ditolak mata manapun yang memandangnya.


*****