
Eliza dan Raka
Mempertemukan Raka, mantan bos Inara
Raka yang pernah ada rasa sama Inara.
Kikiuk
Hadir dong di pernikahan sahabat nya.
Tanpa Eliza sadari.
Raka mulai berani berbicara pada orang tua mereka. , Rama hendak membicarakan sesuatu saat kumpul bersama keluarganya.
"Pah, Mah, Raka sudah mengenal Eliza "
"Lalu"
"Kami juga saling mengenal "
Orang tua tidak tau hubungan. Eliza denga n Raka. Tidak tau kedekatan nya
pikir ia hanya bercanda namun kemudian ia melanjutkan kata-katanya
“Aku mencintaimu Eliza "
Orang tua nya tak percaya dengan semua ini. Sebuah hal yang tidak pernah terbayangkan sekarang menjadi kenyataan.
Keluarga Raka berkumpul, termasuk Eliza yang saat ini sedang menemui raksa lebih tepatnya Raka, yang sudah mengisi hari-hari nya.
"Raka jaga bicara mu, Eliza itu calon adik iparmu " tutur sang
"Selagi belum menikah, tidak apa-apa, kita berdua saling mencintai" ucap Raka dengan entengnya.
Sontak kedua orang tua Raka dan raksa terkejut mendengar penuturan anak nya.
Sang ayah ingin marah namun anak terakhir nya berkata.
"Ayah, lagian raksa belum ingin menikah, raksa juga sedang mencintai seseorang tolong jangan halangi impian raksa" ucap raksa dengan berani.
Awalnya raksa ragu mengatakan sebenarnya namun melihat sang ayah akan memarahi kakak nya dia jadi berani.
"Yah,kita terlalu memikirkan raksa pah, lihat anak kita Raka, sudah dewasa belum menikah nanti jadi perjaka tua gimana " ucapan sang ibu seperti menohok Raka sampai Raka terbatuk.
Eliza segera memberinya minuman.
'perjaka tua'otak Eliza jadi hiling.
Raka menatap tajam Eliza seolah tau apa yang ada di otak pikiran nya.
Ayah menghela nafas nya panjang
"Terus gimana kita bicara nya ke orang tua Eliza "
"Biar itu jadi urusan Raka. Yah" ucap Raka menimpali
"Nikahkan saja mereka " ucap raksa tak sabaran
....
Beberapa hari kemudian.
"Ciye yang mau nikah" goda Inara lalu paham mencoba menggoda eliza.
Eliza tersenyum kikuk.
"Gimana cerita nya sih tiba-tiba kamu mau nikah aja "
Eliza pun dengan bahagia menceritakan semua nya pada Inara.
"Jadi bukan yang mau di jodohnya dengan kamu, tapi akhirnya dengan kakak nya yang mau di jodohkan sama kamu" ucap Inara dengan detail.
"Namanya Raka, Inara, calon suami aku"ucap Eliza dengan malu-malu.
"Jangan lupa Dateng yah nar, sama cowo Lo itu" ucap Eliza.
"Cowo yang mana "
"Yang dingin ituloh kayaknya dia kaya banget tau nar, dilihat dari gayaknya sih kaya nya dia CEO CEO gitu deh" kata Eliza.
Otak Inara jadi mengingat Danish, dia memang CEO.
Apalagi Danish mengajaknya serius.
"Bang Raka Mau jemput gue nar, katanya udah di depan " ucap Eliza membutakan pikiran Inara.
"Oh ya"
"Yuk kita ke depan "
Begitu sampai dedepan Eliza langsung cium peluk kekasihnya.
Inara hanya menatap nya ikut bahagia melihat teman baru nya akan menikah.
"Oh yah sayang, dia Inara" lantas Raka yang semula bersama Eliza menatap Inara.
"Inara " ucap Raka kaget, ternyata Inara sahabat calon istrinya.
Eliza bingung kenapa Raka jadi mengenal Inara.
Inara tersenyum kikuk.
Dunia ini terlalu sempit.
Jantung Raka berdetak dengan kencang.
Seperti ada yang menelisir di dadanya saat menatap wajah cantik Inara.
"Apa kabar Pak Raka " ucap Inara dengan sopan sambil sedikit menunduk hormat.
"Wah kalian saling kenal rupanya "
"Siapa yang mau menjelaskan "
"Eliza, pak Raka dulu itu mantan bos aku waktu kerja di tempat nya pak Raka,"
Eliza hanya ber oh iya.
"Yuk sayang pulang" Eliza menarik raka. Raka masih menatap Inara.
'dia sekarang sudah berbeda, makin manis dan cantik''batin Raka tersenyum melihat perubahan Inara,