
'huakk'
kiyoki merentangkan tangannya di jalur pacu pesawat di salah satu bandara di Tokyo.
"bagaimana rasanya pesawat pribadi keluarga ku? sangat enak bukan?"
"tidak sama sekali,itu sudah seperti aku terlempar ke sebuah tempat futuristik bahkan aku khawatir salah satu kata yang aku ucapkan Akan membuat pesawat ini hancur"
"kenapa memangnya kamu bisa berpikir seperti itu?"
"yah,aku melihat kartun di tv 7 jam dan itu sama dengan pesawat ini dan aku takut kejadian sama terjadi di kehidupan nyata..."
Azanami yang melihat kiyoki bercerita tentang tontonan yang kiyoki tonton saat kecil, membuat kiyoki sangat malu dan memotong ucapannya.
"eh,kenapa berhenti? lalu-lalu setelah itu apa yang terjadi pada karakter utamanya?"
"su-sudahlah ayo kita berangkat ke kinki aku ingin cepat-cepat bertemu adikku setelah setahun empat bulan lamanya"
"hmm? baiklah,aku juga ingin melihat adikmu itu ayo kita berangkat menggunakan mobil yang sudah disiapkan paman Yon"
seorang pria berkumis dengan jas hitam berdiri di hadapanku dan azanami, disebelahnya juga terdapat mobil Porsche 911.
'mobil yang mahal,aku tidak kepikiran untuk menghabiskan semua asset dan uangku untuk membeli satu mobil ini saja'
"kenapa kamu bengong saja? ayo masuk"
Azanami yang kesal melihat kiyoki yang diam saja akhirnya menyeret kiyoki kedalam mobil.
.........,
setelah masuk ke wilayah kinki,kiyoki merasa janggal karena jalanan yang biasanya ramai tiba-tiba sepi dari kendaraan.
dan bahkan setelah masuk ke dalam perkotaan nya, terlihat sepi dan tidak ada seorangpun yang berjalan di sekitaran.
"apakah biasanya kinki sesepi ini kiyoki?"
"tidak,biasanya jalanan dan trotoar itu sangat ramai, apalagi ini adalah hari sibuk tidak mungkin tidak ada pejalan kaki dan kendaraan sejauh ini"
"hmm..."
"ban mobil?"
Azanami yang penasaran kemudian keluar dari mobil dan melihat sekitar dengan seksama.
kiyoki juga karena penasaran ikut keluar dari mobil dan mencari sumber ban mobil tersebut.
'.!!'
di saat kiyoki dan Azanami sedang melihat sekitar, tiba-tiba sebuah pisau kecil terlempar kencang dan menuju ke arah kiyoki.
dengan sigap,kiyoki menangkap pisau tersebut tanpa tergores sedikit pun.
"pisau? dan cairan apa ini?"
kiyoki melihat di ujung mata pisau tersebut, terdapat cairan transparan yang menetes saat di pegang.
"itu bukankah racun arsenik?"
"ya,tapi bagaimana orang yang melempar pisau ini mendapatkan racun mematikan seperti ini?"
kiyoki yang sedikit kesal berteriak dan menantang orang-orang yang bersembunyi ntah dimana,di tempat tersebut.
"OI KALIAN PARA BAJING*N,JANGAN MENGGUNAKAN CARA PENGECUT SEPERTI ITU,JIKA INGIN MENCELAKAIKU SINI HADAPI AKU DENGAN BERANI!"
suara angin berhembus dari segala arah,dan ratusan atau ribuan orang keluar dari semua bangunan di sekitar kiyoki.
"ahaha pengecut? hey kau memang adalah pemimpin berandalan besar di Jepang sekarang,tapi era mu sudah berakhir dan kau juga akan mat* saat ini juga kiyoki-sama kekeke.."
"menurut perhitungan ku,ada sekitar 1100 lebih berandalan disini kau mau hadapi mereka sendirian?"
"untuk kali ini,aku ingin meminta bantuanmu agar masalah ini cepat selesai dan aku bisa kembali pulang kerumah"
"hahah baiklah"
kiyoki dan Azanami membelakangi satu sama lain dan berlari ke arah para berandalan tersebut.