Hakai

Hakai
[chapter 39-penguasa]



'hahh'


aku menghela nafas dan meludahkan darah yang ada di mulutku.


aku yang sudah mengalahkan pemimpin kelas 2,duduk di atasnya dengan sangat santai.


bukannya aku ini sombong atau apa,tapi ini untuk membuktikan kepada semua orang bahwa orang yang di atas selama ini sedang berada di bawah ku.


"eee kalian semuanya tolong bangun dan duduk di depan ku"


aku menyuruh bawahan orang ini untuk duduk dan diam mendengarkan perkataan ku.


"baik!"


mereka semua serentak berteriak dan membuat telingaku sakit,mereka semua juga serentak bergerak dan membuat 4 barisan dengan semua bawahan orang ini berbaris dengan rapih dan tertib.


"jadi... hanya kalian saja bawahan dari orang ini? apa ada yang orang lain selain kalian? ee tolong angkat tangan jika kalian tahu,dan jangan coba-coba untuk menipu aku ok"


mereka semua terdiam sebentar dan.. salah satu dari mereka ada yang mengangkat tangan.


"ada tuan,kami berasal dari divisi ryo,dan masih banyak divisi lainnya selain divisi kami tapi... mereka berasal dari sekolah lain"


ah jadi orang-orang ini satu divisi dan masih banyak divisi lain tapi... mereka semua bukan berasal dari sekolah ini.


"baiklah terimakasih sudah menjawab pertanyaanku,dan silakan maju ke hadapanku"


aku menyuruh orang yang menjawab pertanyaan ku untuk maju ke depan.


"ya tuan"


dia melangkah maju dan berdiri di hadapan ku dengan gugup.


"kalian semua akan masuk dan menjadi divisi baru,yaitu divisi enam dari total lima divisi yang sudah aku bentuk,kalian akan berperan sebagai informan dan kunci dalam semua perang yang aku ikuti... dan kau..."


mereka semua terkejut sekaligus senang.


aku tidak tau mengapa mereka semua senang tetapi,aku mendengar kabar bahwa kelas ini lebih bisa disebut sebagai neraka di banding kelasku.


ya, perbudakan,pembully-an,perampokan dan hal buruk lainnya mereka lakukan seakan-akan mereka semua bukanlah anak smp seperti pada umumnya.


tapi itu semua bukan terjadi karena mereka semua mau melakukannya,tapi ini semua karena orang yang aku duduki ini.


semenjak kepemimpinannya,banyak hal buruk terjadi pada kelas ini,dan menyebabkan keluarnya murid-murid lain dan banyak dari mereka yang trauma akan hal ini.


aku menggaruk tengkukku sebentar dan melanjutkan kata-kataku.


"jadi kau akan menjadi pemimpin dari divisi ini,dan kalian aku tekankan patuhi perkataan nya,dan oh kau boleh memilih wakil sendiri"


aku bangun dan berjalan pergi setelah memilih ketua dari divisi ini.


"ah sebentar siapa namamu?"


"ah-itu aku Takashi maki"


"ok salam kenal Takashi"


sialan,aku lupa menanyakan namanya.


tidak ada cerita bahwa seseorang memilih bawahan tanpa mengetahui tentangnya,bahkan tidak mengetahui namanya.


orang itu adalah yang terburuk ckckck.


eh sebentar, bukankah itu aku?!


.....


setelah kejadian membingungkan itu aku langsung pergi ke kelasku.


aku melihat kelas yang kosong dan sunyi...


apakah... aku tadi terlalu berlebihan?


aku melihat ke sekeliling hanya ada beberapa murid yang masih duduk tenang di bangkunya masing-masing.


mereka adalah murid yang di bully dan tidak masuk ke dalam orang yang aku hajar tadi.


"ah kiyoki terimakasih sudah menyelematkan ku ya"


"iya aku juga berterimakasih telah mengubah kelas ini lagi"


mereka semua menghampiriku dan mengucapkan terimakasih sambil memeluk dan memegang tanganku.


"e-eh ada apa sebenarnya?"


aku bingung kenapa mereka malah berterimakasih kepadaku?


"aku sangat berterimakasih sudah membalaskan dendam kami yang sudah lama kami pendam"


"iya aku sangat puas saat kamu memukul mereka hingga babak belur seperti itu pung pung"


salah satu perempuan yang ada di kelasku dan sangat dekat dengan ku dulu,saat ini sangat gembira.


dia menjadi murid yang dibully,karena aku.


dia menyelamatkanku dari ilya yang ingin memukulku di belakang sekolah,dan karena itu dia menjadi target bully oleh yang lain.


dia menyelamatkanku,karena dia mempunyai keadilan besar akan kebaikan,tapi karena itu juga dia menjadi sial dan menjadi seperti ini.


"begitu ya.."


"kamu adalah penyelamat kami!!"


hahh... aku tidak menyangka bahwa kekuatan yang aku gunakan bisa mempunyai pengaruh baik kepada yang lain.


cih.


........


setelah pulang sekolah,aku mengumpulkan semua anak berandalan di sekolah ini untuk mengumumkan sesuatu kepada mereka.


"jadi apa sudah semuanya?"


"YA TUAN!"


1,2,3,4,5,6,7......


sekitar 450 murid sudah berkumpul.


4 murid lainnya yaitu kazaki,natsume,kyaka dan.. siapa nama orang itu,ah takashi ya.


"baiklah,aku akan mengumumkan beberapa hal jadi dengarkan dan simak baik-baik"


"YA TUAN!"


baik jadi pertama-tama..


"pertama-tama,aku akan membentuk unit khusus yaitu persatuan divisi ryo yang diisi oleh semua divisi yang ada disini"


aku bangun dan melanjutkan kembali kata-kataku.


"kedua,setiap divisi berisi kurang lebih 50 orang dan masing-masing divisi memiliki perannya masing-masing"


aku telah memikirkannya,karena jika aku membuat satu divisi berisi 100 orang,itu terlalu tidak efisien menurutku,tapi aku akan memakai sistem yaitu satu divisi berisi kurang lebih 400 orang setelah aku sudah menguasai sekolah lain.


"ketiga, ketua masing-masing divisi akan dipilih oleh pemimpin persatuan divisi"


aku melihat sekeliling sebentar dan melanjutkan perkataanku.


"keempat,ketua divisi akan aku pilih secara pribadi dan siapa yang menjadi ketua akan memimpin semua divisi yang berjumlah 10"


sebenarnya jumlah divisi ini adalah 9,tapi aku genap kan menjadi 10,dengan tambahan 1 itu adalah divisi khusus yang aku bentuk sendiri dengan berisi anggota khusus yang akan melakukan misi berbahaya.


"kelima dan yang terakhir,aku akan memberitahu tujuan ku membuat masing-masing dan membuat persatuan divisi ryo"


aku berjalan mendekat ke arah mereka dan mengucapkan.


"adalah untuk menguasai sekolah lain,menguasai kinki dan menguasai seluruh jepang"


Yakuza sudah di taklukkan oleh kinki dan sisanya adalah gangster keroco dengan anggota yang hanya 100 anggota saja.


"aku menamai kalian sebagai special forces, rulers of the world!"


"OOOHHH!!!"


mereka semua berteriak dengan kencang.


jadi langkah kedua sudah selesai ya...


meskipun sedikit lama tapi akhirnya aku berhasil menaklukkan akademi ryo.


aku tidak seperti shiki-san yang mampu langsung menaklukkan sekolah dalam waktu singkat.


tapi meskipun begitu, shiki-san tidak bisa menyatukan semua berandalan yang ada di sekolah ini.


karena memang tujuan shiki-san bukan menaklukkan sekolah ini sepenuhnya,hanya ingin membuat pengaruh yang kuat untuk memerintah yang lain.


jadi mari kita ke langkah ke tiga,menguasai sekolah yang ada di distrik ini.


.....