
setelah kejadian itu,kiyoki kembali di rawat karena patah tulang lainnya dan butuh penanganan lebih lanjut untuk bagian lainnya.
dan kiyoki juga tidak akan tersadar dalam beberapa hari kedepan, karena pikiran stress yang terjadi sebelumnya, membuat cedera otak ringannya berlangsung lebih lama dari biasanya.
"ah untung saja tidak separah itu keadaan kiyoki"
kazaki bernafas lega,karena kiyoki tidak terluka parah karena hal tadi dan masih bisa kembali hidup dengan normal seperti biasanya.
"ah baiklah,kami ingin pergi sebentar untuk mengurus beberapa hal tolong jaga kiyoki agar dia tidak ceroboh seperti tadi"
kazaki melihat ke arah shiki dan ayane yang sedang saling menatap itu.
"ah baiklahx2"
ayane dan shiki malah terus-menerus menatap satu sama lain tanpa bergerak sedikit pun.
"ya-yah baiklah kami pergi dulu"
kazaki berjalan keluar dari rumah sakit dengan perasaan yang tidak enak.
......
shiki dan ayane berjalan berdampingan menuju ruangan tempat kiyoki dirawat.
di sepanjang lorong mereka berjalan,tak ada satupun dari mereka yang memulai obrolan.
dan hasilnya suasana canggung dan sunyi terjadi.
"hei"
"apa"
shiki memulai obrolan dengan ayane.
"kau tau,kita mencintai satu orang yang sama"
"ya, dan kita tidak bisa menjadi teman, dan akan terus menjadi rival"
"ya benar,akan tetapi bagaimana jika rivalitas kita berdua tidak boleh ada yang mengganggunya dan anggota gang"
shiki mengajukan sebuah usulan agar rivalitas mereka berdua terhadap kiyoki tidak ada yang menggangu kiyoki dan anggota grup nya.
karena jika meraka memainkan rivalitas dalam anggota gang,maka mereka akan terpecah menjadi dua kubu dan akan menyebabkan perang saudara.
jika seperti itu,maka bukannya menguntungkan salah satu pihak,malah membuat semua pihak termasuk kiyoki di rugikan.
"usulan yang bagus,aku menyetujui nya dengan syarat jika salah satu dari kita gagal dengan usulan ini maka berhak mundur dari tujuan utamanya"
"hem baiklah"
......
"agh"
'apa-apaan rasa sakit ini?!'
bahkan ini lebih sakit daripada saat aku bangun tadi.
suara yang sudah cukup aku hafal dan dengar selama ini.
aku membuka mataku perlahan dan melihat ke arah suara itu.
ya,itu adalah ayane yang duduk di sebelahku dan disebelahnya shiki-san sedang tertidur.
aku melihat ada kantung mata di wajahnya,dan sepertinya dia merawat ku semalaman.
'terimakasih'
"kau cepat sekali bangun nya huh"
"hm? memangnya berapa jam aku tertidur"
"hah? kau bukan tertidur melainkan koma dan menurut perkiraan dokter kau akan bangun dari koma selama 2 bulan tapi bahkan ini baru setengah bulan sejak hari itu"
setelah mendengar ucapan ayane,aku melihat tubuhku dan menggerakkannya.
"hmm memang sudah baikan dan tidak terasa sakit seperti saat bangun tadi"
"hah?! tu-tunggu sebentar aku akan panggil kan dokter"
ayane terkejut dan langsung berlari keluar ruangan untuk mencari dokter?
"engh"
hm?
aku melihat ke arah shiki-san yang sudah terbangun karena suara berisik ayane tadi.
"eh kamu sudah bangun asada!"
eh....
setelah bangun, shiki-san langsung memelukku erat dan menangis sebentar.
"hm tak apa tak apa,aku tidak akan pergi kemana-mana"
setelah beberapa menit, shiki-san berhenti menangis dan melepaskan pelukannya.
"kamu memang selalu mengejutkanku,dokter bilang kamu akan sadar setelah perawatan intensif selama dua bulan,akan tetapi hanya perawatan setengah bulan kamu sadar"
"ya-yah itu aku juga tidak tahu kenapa bisa seperti itu"
"hmm sudahlah,lebih baik kamu istirahat saja terlebih dahulu dan aku akan memanggilkan dokter.."
"ah tidak usah shiki-san,ayane tadi sudah memanggilkannya tadi"
"ah begitu.."
beberapa menit kemudian dokter dan ayane datang.
setelah di periksa,kiyoki sudah sehat seperti semula,tapi butuh perawatan lebih lanjut selama beberapa hari dan baru di perbolehkan pulang.
....