Hakai

Hakai
[chapter 6-hari yang berubah]



Sudah 15 hari sejak aku dirawat di rumah sakit, mungkin aku bosan saat di rumah sakit,tapi karena aoda-san selalu menjenguk ku,dan itu membuat kebosanan ini hilang.


yah aku meskipun begitu,aku agak khawatir dengan adikku yang sendirian di rumah,tapi aoda-san bilang kalau dia sering mengantarkan makanan dan menginap di rumah ku.


tapi sebentar, bagaimana dia tau dimana rumah ku itu?


akhh lebih baik aku lupakan saja hal itu.


dan kemarin aku sudah di nyatakan sembuh dan boleh keluar,tapi tetap harus kontrol beberapa bulan sekali,itu merepotkan tapi yah itu tidak masalah.


akhirnya masalah-masalah yang ada tidak lagi mengganggu,aku merasa bebas dari makanan yang tidak enak (yah meskipun aku tiap hari memakan makanan yang tidak enak,tapi itu lebih baik daripada aku makan makanan rumah sakit,itu lebih berbumbu daripada di rumah sakit yang tidak ada rasa apapun hanya bubur yang tidak ada bumbu minumannya pun hanya air putih saja dan aku bahkan tidak boleh bergerak, hahh sungguh menyiksa)


meskipun begitu, setiap hari aoda-san mengatarkan makanan, saat jam pulang sekolah, kadang-kadang dia membawakan makanan berat seperti pizza,burger dan kadang-kadang dia membawa makanan luar negeri dan ya,lidah ku tidak terbiasa dengan makanan itu.


aku lupa nama makanan itu,tapi yang pasti itu berasal dari china dan korea,tapi aku sedikit menyesal, kehidupan mewah itu berakhir.


tapi tetap aku tidak bertemu dokter sialan itu,dia selalu menyuruh suster untuk mengelap muka ku padahal tidak ada masalah dengan mukaku,dia juga kadang tiba tiba datang dengan heboh dan pergi dengan sendirinya,itu sungguh merepotkan.


aku berangkat sekolah seperti biasa, setelah membuat sarapan adikku,aku berangkat seperti biasa,tidak ada yang berubah---


aku masuk ke kelas,setelah membeli minuman soda di kantin.


dan setelah beberapa saat,aku tertegun saat masuk kelas,kenapa mereka semua diam?


Padahal jika aku sudah melewati koridor,dan ingin masuk kelas,mereka sangat berisik dan langsung menatap ku,dan langsung mencemooh ku dan langsung menghampiri ku,kenapa sikap mereka berubah sekarang?


Sekarang Mereka tidak religius kan?


Jika tiba-tiba saja,mereka berubah jadi orang yang taat agama,aku lebih tersiksa daripada mereka membully ku.


Benar,lebih baik di cemooh, daripada aku di nasehati tentang berbuat baik setiap hari.


mereka akan terus bilang bahwa surga akan memberkati mereka yang taat pada kebaikan,hanya saja,orang yang religius akan lebih mudah dibodohi dan membuat mereka menyebalkan.


Setelah bel berbunyi.


Guru masuk dengan muka ceria atau lebih dibilang masam? Ah aku tidak bisa menebak apakah ada hal baik atau buruk?


Yah baiklah mari kita dengarkan dan simak untuk saat ini.


"Aaa anak-anak kita mendapat teman baru atau murid baru, mungkin kalian sudah tau,tapi berteman baiklah dengan dia, terutama kau kiyoki"


Hah aku?


setelah mengucapkan hal itu,semua orang resah dan ketakutan.


sebenarnya ada apa ini?


dan Kenapa mereka menatap tajam kepadaku?


Siapa murid pindahan itu?


Aku tidak bisa menebaknya.


Lalu pintu dibuka,wanita cantik berambut pirang,masuk ke kelas.


Meski dia cantik,auranya sangat tak masuk akal, seakan jika kau menyentuh ujung rambutnya,maka,semua anggota badan mu akan hilang dalam sekejap.


Ya,bisa kau tebak,itu adalah--------


"AODA-san!?"


____________