Hakai

Hakai
[chapter 9-hubungan yang tercipta]



Aku telah berpacaran dengan ao-- tidak-tidak, maksudku shiki-san.


Ah setelah aku menyatakan perasaan ku,aku baru ingat bahwa makanan yang aku bawa terlempar saat aku berlari,cih sialan itu makanan mahal kenapa aku harus jatuhkan,kenapa!!!!


"Anuu~ asada-kun,kamu kenapa?"


Shiki-san yang berada di samping ku penasaran,kenapa aku sedih di hari yang bahagia ini?


Ah tidak,aku tidak ingin menjadi pria sampah lagi,aku tidak harus memikirkan uang,aku bisa cari itu di kemudian hari.


"Ah tidak apa,hanya saja,eee... Aku baru ingat bahwa aku menjatuhkan makan malam tadi saat mengejar mu,ah tapi ini bukan salah....."


"Maafkan aku yang egois dan tidak mendengar penjelasan lengkap mu,tapi daripada sedih baik kita beli makanan lagi!!"


"Aku ingin pizza dan cola kita akan merayakan nya!!!"


Tidak..... aku melihat banyak bintang yang mengelilingi kepalaku,berapa hari aku bisa menebus uang yang aku habiskan saat ini?


Ah siapa yang peduli.


"Baiklah,lebih baik ke rumah ku dulu dan pesan pizza nya secara online,kamu punya aplikasi nya kan? Dan untuk cola nya,kita beli saja di minimarket yang kita lalui?"


"Ehhh...."


Ada rasa kecewa di raut wajah shiki-san,eee apa aku melakukan kesalahan?


"Baiklah,ayo kita kabarkan ini ke adik mu!"


"Tung..."


Kenapa tenaganya Sangat kuat? Aku tau shiki-san punya tenaga dan kekuatan yang sangat kuat,tapi ini setara seperti pegulat WWE terkenal,jangan bandingkan dengan om om berotot itu,shiki-san punya proporsi tubuh yang sangat cantik,sekian penjelasan yang singkat ini.


...........


Yah siapa yang peduli,kami menikmati masa masa berduaan ini,baru kali ini ada yang menggandeng tangan ku?


Wajah shiki-san bahagia dia selalu tersenyum dan bersenandung sesekali,sudah ku putuskan,aku akan melindungi senyum shiki-san, meskipun harus mengungkapkan rahasia yang tidak ingin aku alami lagi.


"Ah onii-chan,kenapa kau lama sekali cepat~ aku sudah lapar... Ah onee-san!"


Adikku awa kiyoki,kelas 6 sekolah dasar,di sangat manja kepada shiki-san dan kadang-kadang dia juga manja kepadaku,tapi dia bekerja keras sebelum aku bertemu shiki-san, maksud nya dia sering sekali belajar,aku mengetahui niat dia sebenarnya ingin membatu ku yang bekerja terlalu keras,aku menghargainya tapi,aku tidak ingin adikku tidak menikmati masa mudanya.


"Ahh! Kenapa kalian sangat dekat sekarang,bukankah kemarin kalian lebih mirip kakak adik daripada pasangan!? Ehhh! Apa kalian pacaran?! Sungguh?! "


"Diam dulu, kita bicarakan di dalam dan jangan berisik ini sudah malam"


"Ah maaf aku terlalu bersemangat, ayo kita masuk kedalam!!!"


"Sudah kubilang jangan berisik bukan?"


"Te-hee~"


"Mau onee-san ceritakan tentang apa yang kita alami hari ini?"


"Ehmm mau ayo cepat"


Mereka berdua tersenyum bahagia,mereka berdua adalah orang paling berharga bagiku,aku akan mengorbankan apapun demi menjaga senyum tulus mereka,bahkan jika harus memusuhi seluruh dunia ini,aku tidak peduli,orang yang paling berkemungkinan merusak senyum mereka adalah,bajingan henry,tapi aku tidak peduli,aku akan menghancurkan bajingan itu jika dia berani menyentuh ujung rambut shiki atau awa.


Siapapun itu,dimana pun itu,aku akan menghancurkan mereka yang akan merusak senyum mereka.


..............


Catatan penulis


(Meskipun aku melebelkan novel ini dengan genre shounen atau remaja,tapi cerita akan berkembang ke arah yang lebih dalam dari ini, silahkan menikmati cerita ini,dan terimakasih)