
setelah keluar dari bandara,aku berangkat pergi menggunakan sebuah bus umum untuk pergi ke wilayah,Shandong.
wanita tadi,dia berpamitan kepadaku dan pergi ke arah Beijing.
aku tidak tau apakah orang tua wanita itu adalah orang yang cukup berada hingga bisa tinggal di kota besar seperti ini.
lupakan saja,tidak ada yang berubah jika terus berhipotesis, apalagi aku tidak tahu siapa dia dan hanya baru bertemu baru-baru ini.
dan sampai mana tadi.
menurut informasi dari beberapa informan dari China,aku mengetahui bahwa ada indikasi bahwa ibuku berkerja disitu.
karena sebagai model di China,mereka harus berangkat dari wilayah satu ke wilayah lainnya.
dan kebetulan,di tempat itu juga terletak di pinggiran China dan disitu sangat cocok untuk sesi foto.
apalagi katanya disitu adalah cabang utama dari perusahaan model terkenal.
itu sangat menyebalkan mengenai bahwa aku harus berurusan dengan orang dewasa.
salah-salah aku bisa langsung diusir olehnya jika mereka adalah ba***** sialan.
.......
setelah beberapa jam perjalanan,aku tidak tau kapan karena aku belum menyetel jam smartphone ku ke waktu bagian China.
tapi rasanya beberapa jam sudah berlalu.
akhirnya,aku dan yang lainnya sampai juga ke wilayah Shandong.
disini,mungkin bisa kubilang adalah tempat tinggal impian.
disini,ada gedung.dan berbagai macam gedung pencakar langit lainnya.
tapi disisi lain,terdapat taman yang cukup besar dan terdapat beberapa tempat seperti sungai dan danau.
kesampingkan itu, bagaimana cara aku menemukan ibu di tempat sebesar ini?
memang aku bisa langsung ke tempat cabang perusahaan itu tapi itu terlalu gegabah.
"ah kiyoki-san,kita sudah sampai disini jadi apakah kita perlu mengamankan penginapan dulu?"
ah,aku hampir lupa sesuatu yang penting saat baru pertama kali tiba di negara lain.
"kau benar,jadi semuanya kita akan cari tempat penginapan dan sisanya kita bicarakan saat kita sudah di tempat penginapan"
kami mencari tempat penginapan,yang tidak terlalu mahal dan makanan nya enak.
dan akhirnya,setelah mencari selama 3 jam kami menemukannya.
"Hǎo de, wǒ yùdìngle jiē xiàlái 2 zhōu de 3 gè fángjiān]
[baiklah,aku memesan 3 kamar untuk 2 Minggu kedepan"
"Shì de, fèiyòng yuē wèi 10,859.17 Yuán"
"ah kiyoki-sama, untuk biayanya sekitar 193,180.06 Yen"
hah?! itu setara dengan biaya hidupku dan awa selama 3 bulan.
"ugh sebanyak itukah?"
"ya,eh mungkin kita harus mencari penginapan yang lebih murah lagi?"
"ti-tidak usah,ini saja aku berikan uang nya kita akan menginap selama dua Minggu disini"
"baik"
setelah itu dia memberikan uang yang sudah ku tukarkan di bandara.
hahh lupakan.
aku tidak tau bahwa ada orang dari negara China di gang rullers of the world ku ini.
aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan,aku sangat bersyukur bahwa ada orang yang bisa aku andalkan sebagai translator.
hah,apa?
kalian berpikir aku adalah orang bodoh hah.
tidak membawa seorang penerjemah saat perjalanan ke negara asing.
ya memang sih,aku tidak menduga bahwa bahasa Jepang dan China sangat berbeda.
dan aku lihat-lihat juga biaya untuk translator itu sangat mahal.
aku akan menangis jika biayanya semakin membengkak dan jangan terjadi peristiwa konyol dimana aku dan lainnya kehabisan uang di negara asing.