
lutut, pinggang,perut,dan leher.
wanita itu mengincar bagian-bagian yang bisa membuatku kalah dalam satu pukulan.
untuk mengantisipasi hal tersebut,aku terus mundur sambil membuat pergerakannya menjadi berantakan.
"heh,kau takut?"
"apa yang kamu maksud?"
"jika kau tidak takut jadi maju dan jangan bertahan seperti pengecut!"
wanita itu membuat ancang-ancang untuk memukul dengan keras.
dan aku membuat gerakan mengunci pergerakan lawan dengan mengapit leher nya dan menjatuhkan nya ke tanah.
'sial, tubuhnya tidak bisa di jatuhkan'
aku mencoba menjatuhkan nya sekuat tenaga dan tidak berhasil.
aku melompat dan kembali membuat ancang-ancang untuk memukul bagian kepala wanita itu dengan sekuat tenaga.
'suara tabrakan antar tangan'
"!"
wanita itu menahan pukulanku dengan sangat mudah dan langsung membalas pukulan di dagu dengan kencang.
.--------.
kiyoki terpukul dengan keras dan terlempar ke atas dengan jarak yang lumayan tinggi dari tanah.
tanpa disadari,kiyoki mengalami luka parah di dagu dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa di wajahnya.
'apa-apaan rasa sakit ini'
"kenapa? kamu sudah terluka parah sekarang jadi menyerah lah maka aku akan berbaik hati kepadamu dan melupakan apa yang terjadi tadi dan saat ini"
wanita itu,tetap memberikan kebaikannya kepada kiyoki,tapi kiyoki tetap menolak kebaikan nya itu karena tidak percaya apa arti kebaikan sesungguhnya.
kiyoki sendiri pun bingung,apa yang membuat dia dijauhi bahkan orang-orang selalu berbuat jahat kepadanya apa yang ia lakukan sampai mereka berbuat seperti itu.
dan pada akhirnya kiyoki memata-matai orang-orang yang sering berbuat jahat kepadanya dan ternyata,mereka semua hanya iseng melakukan itu semua.
hanya untuk kesenangan belaka dan membuat orang lain sengsara.
pada akhirnya kiyoki saat sekolah dasar tidak mempunyai teman sedikit pun.
tapi pada saat dia kelas 5 sekolah dasar,ada seorang perempuan yang kebetulan bertemu di sebuah jalan dan sedang kesusahan.
kiyoki menolongnya,dan setelah itu dia selalu mengajak berbicara kiyoki di sekolah atau luar sekolah jika mereka bertemu.
kiyoki juga berpikiran,apakah akhirnya dia bisa mendapatkan seorang teman untuk pertama kalinya.
tapi di suatu ketika,kiyoki melihat perempuan itu di belakang sekolah saat jam sekolah sudah berakhir.
kiyoki penasaran,apa yang perempuan itu lakukan di belakang sekolah.
dia mengikuti perempuan itu dari gerbang sampai ke belakang sekolah,dengan jarak yang lumayan jauh.
di jarak yang cukup jauh dari tempat perempuan itu berhenti,kiyoki bersembunyi di sebuah tembok pembatas dan mendengarkan apa dan sesekali melihat apa yang dilakukan perempuan itu.
"ahaha kamu sangat pintar berakting ya"
"ahaha benar sekali,aku sangat ngakak saat melihat wajah polos anak itu saat kamu mengajak nya ngobrol"
"..."
kiyoki terkejut dengan apa yang ia dengar tersebut,dan kiyoki pun menoleh ke arah tempat perempuan tersebut dan di tempat itu terdapat anak-anak yang sering berbuat jahat kepadanya.
"ck kenapa kalian meminta ku untuk mengobrol dengannya kamu tau seperti nya kecantikan ku memudar karena mengobrol dengannya"
"ahaha itu hanya perasaan kamu saja"
pembicaraan mereka terus berlanjut,dengan pembahasan seperti apa yang mereka rencanakan terhadap kiyoki dan lain sebagainya.
kiyoki yang mengetahui hal tersebut,untuk pertama kalinya menutup hatinya kepada orang lain.