Hakai

Hakai
[chapter 3-perasaan yang bangkit]



Ah,sudah berapa lama aku tertidur?


kejadian-kejadian yang terjadi sebelumnya langsung membanjiri otakku.


aku sangat tidak menyangka aoda-san yang merupakan orang sepenting itu mau menolong dan berteman dengan ku.


mengesampingkan aoda-san yang mempunyai tujuan tertentu,aku cukup senang dengan ini semua.


aku terlalu banyak berpikir dan membuat kepalaku sakit.


hahh..


sudah cukup memikirkan hal-hal itu,yang paling penting mari kita pastikan waktu untuk saat ini.


aku mencari dimana letak jam nya.


aku menoleh ke arah kiri dan kanan dan menemukan di mana letak jam itu berada.


jam berapa sekarang?


sekarang waktu menunjukkan pukul 18:28 sore.


aku tertidur selama dua jam lebih,tapi itu membuat tubuhku lebih baikan daripada yang tadi itu.


hal-hal yang terjadi sampai saat ini,hmm dari hal yang terjadi dari kelas dua kemarin sampai saat ini,hal runyam terus terjadi kepadaku,hanya saja,aku juga tidak tahu kenapa aku mendapat masalah ini?


dari aku dibully oleh teman sekelas ku, mendapatkan masalah dengan ilya dan futamatsu,hingga di selamatkan dan berteman? [mungkin] dengan shiki aoda,sang queen of kinki,orang terpenting dan yang paling berpengaruh di kinki.


orang yang mengalahkan gangster di kinki,orang yang menguasai semua sektor di kinki,dan juga mempunyai kelompok terkuat dan dia juga mempunyai kekuatan yang sangat kuat,hingga bisa mengalahkan semua gangster dan menaklukkan semua kinki di umur yang sangat muda itu.


sudahi tentang itu.


Kesunyian ini membuat ku berpikir aneh aneh.semoga saja dokter atau siapapun datang dan melepas kesunyian ini.


Di depan pintu terlihat aoda-san yang memakai pakaian kasual nya.


"Ah kau kembali lagi? Ku kira kau tidak akan kembali sampai jam 7 nanti"


Jam 7 adalah jam makan malam yang di gunakan oleh masyarakat di wilayah ku.


"Ahh,aku hanya bosan,tidak ada hal seru yang terjadi,jadi aku berkunjung lebih cepat dari yang aku bilang tadi,oh ya bagaimana tubuh mu,apa sudah baikan?ahh maksudku apa kau sudah bisa menggerakkan salah satu tubuh mu?"


"Sebelum itu,kenapa kau mengganti pertanyaan?"


"Ahh tidak,hanya saja tidak mungkin seseorang yang semua tulang nya retak bisa sembuh hanya dengan sekali tidur,bahkan untuk diriku juga mustahil"


Ya memang sih,tulang di bagian muka,tangan,badan,dan kaki retak,dan itu membutuhkan waktu yang lama untuk pulih,bahkan bagi seorang petarung itu adalah hal mustahil.


"Ah aku sudah merasa baikan,tangan ku sudah bisa ku gerakkan, badan ku juga sudah lebih baik,tapi memang masih agak sakit bila ku gerakkan"


"Eh-seriusan? mustahil itu mustahil"


Hmm,dia terkejut ya.


"Ah aku lupa memberi tahu,aku mempunyai regenerasi 2x lebih cepat ketimbang orang biasa,karena itu aku bisa bekerja setiap hari tanpa kelelahan sedikit pun"


"Hahh? Seriusan,wah tidak ku sangka,jadi mungkin kau bisa keluar setelah 2 Minggu perawatan kah? sebelum itu aku akan panggil dokter dulu, untuk mengeceknya nya"


"Baiklah,akan kutunggu"


Dia keluar dengan anggun,yah memang jika dilihat kalau kita bersama rasanya agak mustahil,kau tau aku bukan aktor yang tampan seperti Justin,bukan juga orang kaya seperti elon, meskipun dia sudah bilang bahwa tidak ada alasan khusus,tetap saja rasanya mustahil dia mendekati ku tanpa alasan.


Benar begitu bukan?