Hakai

Hakai
[chapter 76-perubahan]



suara hujan yang mengguyur tanah dengan sangat deras.


pohon-pohon yang sangat kering,menjadi segar kembali karena hujan yang turun tersebut.


dan disini, terlihat seseorang yang sedang duduk di tengah-tengah tanah lapang yang cukup luas tersebut.


'gluk³ ah..'


orang itu duduk bersila,sambil meminum sebotol minuman bersoda.


di depannya, terdapat puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu orang yang sedang menuju ke arah dirinya.


"OI APA-APAAN INI,HANYA SATU ORANG EMPEROR CINA MEMANG SANGAT PENAKUT SEKALI YA!"


orang yang berada di depan batalion yang berisi ratusan ribu orang tersebut berteriak ke arah orang yang sedang duduk tersebut.


-suara nafas yang berhembus panjang-


orang itu berdiri dan memperbaiki posisi badannya.


"merepotkan,jika kalian bisa melawanku aku anggap itu adalah kekalahan terburuk bagi emperor China"


orang itu tidak takut akan ucapannya barusan dan malah melakukan pemanasan untuk menghadapi mereka.


"cukup basa-basinya,maju"


tanpa rasa takut sedikitpun,orang itu menyuruh ratusan ribu orang tersebut untuk menghadapinya yang hanya seorang diri.


'suara teriak yang menggema sampai ke langit'


'hah..'


orang itu juga berlari ke arah mereka dengan cepat menutup jarak.


.......


satu tahun sudah berlalu,suasana politik china saat ini sedang tidak baik-baik saja.


banyak sekali masalah pemberontakan yang terjadi di hampir semua wilayah perbatasan di China.


dan bukan hanya itu saja,angka kriminalitas dan angka kemiskinan menjadi sangat naik akibat pemberontakan yang lama tersebut.


pemerintah berserta emperor China sedang mengusahakan yang terbaik untuk menangani hal tersebut demi keamanan serta kedamaian bagi semua warga negara China.


seseorang sedang melihat siaran langsung di sebuah toko tempat makanan cepat saji tentang pemberontakan di China.


setelah membayar makanan,dia keluar dan berjalan menuju gedung parlemen pemerintahan China.


'wah,apa dia idol?'


'ya,dia sangat tampan sekali'


orang itu berpenampilan sangat tampan, dengan badan yang berotot dan tinggi.


mempunyai rambut dan kulit yang putih seperti susu.


dia berpakaian celana hitam panjang serta mengenakan Hoodie dan masker yang juga berwarna hitam.


'kenapa orang-orang melihatku seperti itu,apa aku berpenampilan aneh?'


tanpa memperdulikan mereka,orang itu kembali berjalan dan 10 menit berlalu dia sampai ke depan gedung parlemen.


"ah mohon untuk tunjukkan kartu tanda pengenalmu tua--"


salah satu petugas keamanan tersebut menanyakan tanda pengenal orang itu,dan petugas keamanan lainnya menyadari orang tersebut adalah seseorang yang penting dan menghalangi petugas keamanan tersebut berbuat sembrono.


"a-ah maafkan aku tuan,dia adalah petugas keamanan yang baru bekerja disini jadi dia tidak mengenali siapa tuan sebenarnya"


"hmm? tidak apa,jadi apa sekarang aku boleh masuk?"


"i-iya silahkan masuk saja tuan maafkan atas kesalahan bawahan ku ini"


"tidak apa,aku tidak mempermasalahkannya"


orang itu kemudian masuk,dan ada deretan orang yang membentuk garis lurus di jalan menuju lift lantai atas.


"SELAMAT DATANG TUAN!"


orang-orang itu kemudian menunduk dan memberi salam dengan kencang.


"? ya-ya tolong bangunlah"


orang itu kemudian berjalan sambil ditemani 2 orang berbadan kekar menuju ke lantai atas.


tempat dimana Azanami bekerja sekarang.


'banyak yang berubah setelah setahun berlalu ya,aku penasaran apa yang terjadi kepada mereka tapi aku harap mereka baik-baik saja'