
aku kembali ke penginapan dengan sedikit ketidak enakan ku kepada temen-temanku petinggi rullers of the world.
-sebelumnya-
'baiklah,aku akan memulai masa latihan mu besok atau lusa dan setelah persiapan itu selesai aku akan mengabari lewat telepon'
"ah baiklah,tapi apa kau tau nomer telepon ku?"
"tidak,tapi pasti akan mudah untuk mendapatkan nya karena kau memakai no telepon umum"
"...?!"
"lupakan,kamu kembali ke tempat penginapan terlebih dahulu saja dan istirahat untuk latihan besok dan lebih baik kamu menyuruh teman-teman mu untuk pulang terlebih dahulu kembali ke Jepang"
"kenapa memangnya?"
aku menerka-nerka apa alasan aku harus membawa para petinggi rullers of the world untuk pulang kembali ke Jepang.
"sederhana saja,saat kau ikut campur ke permasalahan pemberontakan di China itu artinya kau sudah masuk kedalam masalah itu sendiri dan pasti akan banyak orang yang mengincar kamu dan orang-orang terdekat mu"
"ah.. baiklah,aku akan menyuruh mereka untuk pulang ke Jepang duluan dan apakah aku bisa memberitahu mereka tentang hal ini?"
"itu terserah kepadamu,tapi aku sarankan untuk membuat mereka terlibat sama sekali dalam hal ini"
"baiklah"
.....
suasana tampak canggung antara Kiyoki dan teman-temannya.
"ada yang ingin aku bicarakan kepada kalian"
semua nya terdiam,dan saling melihat satu sama lain selama beberapa saat.
"a-apa itu?"
Kyaka dengan suara yang agak gugup bicara karena tidak ingin memperpanjang situasi canggung ini.
"aku ingin kalian pulang terlebih dahulu tanpa ku besok,dan untuk tiket pesawat aku sudah membeli nya jadi kalian bisa langsung berangkat besok sore"
semua nya kaget,dengan ucapan Kiyoki tadi.
"kenapa anda menyuruh kami untuk pulang terlebih dahulu?"
"ada beberapa hal,tapi lebih tepatnya aku ingin kalian pulang ke Jepang tanpa aku untuk menjaga dan melakukan beberapa hal..."
Kiyoki menatap semua petinggi rullers of the world dan kembali melanjutkan ucapannya.
"aku ingin meminta kalian,untuk melatih anggota rullers of the world dan melindungi shiki-san dan adikku karena aku masih ada urusan disini jadi aku tidak bisa pulang bersama kalian"
Kiyoki tidak menyiratkan apapun tentang kesepakatan yang dibuat oleh Azanami,dan memilih untuk diam.
"begitu,tapi anda tidak apa kan berada di China sendirian? apalagi menurut informan tadi China sedang mengalami bentrok besar secara internal..."
"tidak apa tidak apa,aku disini hanya ingin menunggu ibu untuk siap pergi kejepang jadi aku tidak akan terlibat dalam masalah apapun apalagi masalah internal negara China"
Kiyoki lupa dengan informan itu yang menyebutkan China sedang berada dalam masalah internal,dia langsung memikirkan hal yang masuk akal untuk dibuat menjadi alasan.
mereka semua menatap satu sama lain,dan tersenyum.
"ah begitu,ya baiklah kalau begitu untuk malam ini kita akan melakukan pesta"
"... hah?"
Kiyoki yang sedang kebingungan dengan sikap teman-temannya itu dibawa keluar menuju sebuah tempat makan mewah yang ada di dekat situ.
"hah sebentar,kenapa kalian mengajak ku kesini?"
"ya kami tau,anda sedang mengalami banyak masalah dan kami juga tidak akan menanyakannya lebih lanjut tentang hal itu jadi mari kita habiskan hari ini tanpa memikirkan masalah tersebut"
Kyaka dan yang lainnya menyodorkan minuman kesukaan Kiyoki, yaitu soda.
tanpa mengeluh,Kiyoki hanya mengikuti ajakan teman-temannya tersebut.
karena dia tahu,situasi semacam ini kedepannya tidak akan terjadi lagi.