Hakai

Hakai
[chapter 83-pulang]



kiyoki yang sangat shock berat akibat kejadian tadi memutuskan untuk langsung pulang ke tempat penginapan untuk menenangkan pikiran nya.


'... aku tidak tau apa di kehidupan dahulu aku mempunyai banyak dosa yang belum ditebus,dan sekarang semua kesalahan itu harus kutebus sekarang atau tidak aku tak mengerti'


kiyoki memikirkan hal ini semalaman hingga tidak tidur hanya untuk memikirkan apa kesalahannya sampai dia diterpa banyak cobaan seperti ini.


jam 12.00.


kiyoki masih berbaring di ranjang dan termenung.


"kiyoki aku bawakan makanan dan soda kesukaan mu..."


Azanami yang masuk ke kamar kiyoki dengan niat menghiburnya ikut termenung melihat kiyoki yang hanya termenung dengan wajah yang sangat pucat karena tidak minum,makan ataupun tidur seharian ini.


melihat hal itu Azanami mencoba meraba bagian dahi dan sela-sela leher kiyoki untuk mengecek suhu tubuh Kiyoki.


"aww,kau tubuhmu panas sekali kiyoki sebentar aku akan membeli beberapa barang agar demam mu turun"


"..."


Azanami berlari keluar untuk menuju ke apotek kiyoki yang terus terlarut dalam pikirannya tidak bisa merespon apa-apa...


.....


setelah membeli beberapa barang Azanami kemudian mengkompres menggunakan alat kompres agar demam kiyoki menurun.


"ck aku harus membuatkan kiyoki bubur agar saat dia bangun langsung bisa memakan makana,lebih baik aku mengecek kulkas apakah ada bahan-bahan untuk aku membuat bubur"


Azanami mengecek isi kulkas dan tidak ada makanan selain mie instan dan minuman bersoda saja.


'hah kiyoki kamu tidak sehat sekali ya'


Azanami langsung keluar kembali untuk membeli bahan-bahan di minimarket.


....


'hah baiklah,ayo kita bubur untuk kiyoki'


Azanami mengeluarkan bahan-bahan seperti beras,garam,daun bawang,santan dan lain sebagainya.


'kalau tidak salah seperti ini ya'


Azanami memasak dibantu oleh resep yang ia cari di internet.


beberapa menit kemudian, akhirnya bubut itu jadi dan siap untuk di sajikan ketika kiyoki bangun.


"hah.. aku harap kiyoki menikmati makanan ini dan juga aku harap ini enak"


setelah memasak bubur Azanami duduk di salah satu bangku dan memindahkannya dekat dengan tempat kiyoki tidur.


"terimakasih Azanami-san.."


dengan suara yang cukup pelan,kiyoki berbicara kepada Azanami yang terlihat kelelahan.


"eh,kamu sudah bangun sebentar aku cek suhu tubuhmu terlebih dahulu.."


"uhuk²... tidak apa Azanami-san,aku hanya ingin berbicara sebentar dengan dirimu"


Azanami memaksa kiyoki agar kembali tidur tapi kiyoki terus menolak hal itu.


"baiklah kau menang,aku memang kesini untuk menanyakan 2 hal kepadamu dan tenang saja, ini hanya pertanyaan pribadi ku dan tidak ada hubungannya dengan hal lain"


"ya,tanyakan saja asal aku bisa menjawabnya"


Azanami terlihat ragu-ragu karena keadaan kiyoki saat ini terlihat sangat buruk tapi jika dia tidak menanyakan apa yang ingin dia tanyakan, Azanami takut kiyoki akan kepikiran kembali dan membuat sakitnya bertambah parah.


"itu,kamu di jepang sudah mempunyai pasangan ya?"


kiyoki terkejut dengan pertanyaan Azanami,tapi ia hanya bisa tersenyum dan menjawab pertanyaan nya.


"ya,itu benar"


Azanami sedikit sedih mendengar jawaban kiyoki.


"begitu,dan ini pertanyaan terakhir tapi sebelum itu tolong jangan lupa untuk istirahat setelah aku menanyakan hal ini ok?"


"ya tenang saja aku akan istirahat setelah menjawab pertanyaan mu"


'hah....'


Azanami menarik nafas panjang dan mengeluarkan nya kembali.


"itu,aku ingin menanyakan perempuan seperti apa yang membuat mu menyukai nya? apa rambut nya yang panjang atau pendek atau dia artis atau orang terkenal..atau semacamnya..."


setelah mengatakan hal tersebut Azanami tertunduk dan tidak berani melihat ke arah Kiyoki.


melihat hal itu,kiyoki hanya bisa tersenyum dan menjawab pertanyaan Azanami tersebut.


"tipeku yah,tidak banyak aku hanya ingin mempunyai pasangan yang perhatian dan bisa menerima kekurangan ku,yang lebih penting dia orang yang bisa menerima aku apa adanya"


"itu saja? kamu tidak mau mencari wanita cantik diluaran sana untuk dijadikan pasangan?"


"untuk apa?"


"eh..!"


Azanami terkejut dan hanya bisa memikirkan tipe pasangan idaman kiyoki hanya seperti saja.


"kenapa terkejut,aku banyak kekurangan,aku orang yang protektif, terlalu banyak berpikir negatif,orang yang sangat datar dan sangat tidak bisa memberikan reaksi khusus saat berbicara,dan lain sebagainya jadi aku tidak berharap ada perempuan yang menerima semua kekurangan ku itu"


"..."


Azanami sedikit lega dan bersemangat kembali setelah mendengar jawaban kiyoki.


"baiklah, sekarang kamu istirahat cepat!"


"iya iya"


dan begitulah kisah kiyoki hari ini, meskipun batin dan mental nya tertekan hebat oleh banyak masalah,tapi ada orang yang peduli dengannya dalam keadaan susah.


....