Hakai

Hakai
[chapter 24-kencan¹]



kami berjalan beberapa saat untuk sampai ke halte.


dari rumah ku mungkin jika aku hitung jaraknya adalah sekitar 200 meter karena rumah ku yang berada di jalan gang-gang kecil dan sempit.


tapi meskipun begitu,di gang-gang itu terdapat banyak orang jadi jarang terjadi kejahatan di sini.


aku tidak terlalu dekat dengan beberapa warga tapi aku cukup dekat dengan sebagian warga,karena mereka menghormati ayah ku itu.


sudah lah mari kita fokus saja ke jalan-jalan ini,dan sebentar apakah ini bisa aku sebut sebagai "kencan" ?


"ahh kenapa bus nya tidak datang-datang sih~"


shiki-san cemberut dan merenggangkan badannya.


yah wajar saja perempuan tidak suka panas-panasan apalagimusim ini cukup panas.


"yah menurut jadwal sebentar lagi sampai kok"


dalam buku jurnal 'cara agar perempuan tidak sedih atau marah lagi' disebutkan bahwa caranya itu cukup gampang yaitu dengan berbicara seolah masalah yang sedang kita hadapi atau perempuan kita hadapi sebentar lagi akan selesai.


kau tau aku kenapa aku membaca jurnal itu bukan?


"ehehe~ tapi kupikir-pikir lagi lebih baik seperti ini, berduaan dengan mu itu sangat menyenangkan~"


ugh.


"tapi asada, kamu berbicara seperti itu karena salah satu jurnal yang kamu baca bukan? aku pernah dengar salah satu jurnal juga menyuruh melakukan itu~"


sial aku ketahuan.


dia terus menyolek pipi ku dan terus tertawa gembira.


ck aku terkena kesialan lagi hari ini.


ah itu suara bus nya kan?


karena jalanan disini agak sepi dari kendaraan jadi jika bus ingin sampai akan kedengaran meskipun kau berada agak jauh dari tempatnya.


"ah itu bus nya ayo kita naik asada"


seperti biasa shiki-san berdiri dan langsung menarik tangan ku dengan tenaga yang agak besar kurasa?


setelah itu kami menaiki bus nya dan pergi menuju taman bermain.


..........


'bos target sudah terlihat'


di bus yang dinaiki oleh kiyoki dan shiki terdapat dua orang berbaju hitam yang duduk dibelakang.


'baik,terus awasi target jangan sampai target terlepas dan masuk ke tangan musuh'


'siap bos'


...........


setelah satu jam perjalanan, akhirnya kami sampai juga ke tempat yang kami tuju,taman bermain.


dalam bus aku agak risih karena ada orang yang terus memperhatikan ku.


aku sempat melihat sekilas saat mereka ingin turun,mereka memakai baju dan pakaian yang serba hitam.


mereka turun di halte sebelum halte terakhir di taman bermain.


kebetulan?


aku rasa bukan,tapi aku mencoba bersikap tidak tahu dan tidak peduli dan fokus saja ke kencan ini.


"nee-nee~ bolehkah aku menggandeng tanganmu?"


sialannn,aku kalah start lagi dari shiki-san.


"a-eh ya baiklah"


kami mengantre untuk membeli tiket.


seperti yang sudah aku prediksikan pasti akan ramai sekali apalagi ini hari Minggu dan taman bermain ini adalah taman bermain paling bagus di kinki.


setelah mengantre selama dua jam kami akhirnya bisa masuk meskipun shiki-san cukup kegerahan karena panas yang agak terik.


"ah iya aku ingin istirahat sebentar,tapi aku beli minum dulu ya,kamu mau apa?"


"ehh kenapa kamu yang membelinya,biar aku saja yang membeli minumannya ya?"


dia menggelengkan kepalanya dan berkata.


"tidak apa,kamu mau minum apa?"


hahh aku sudah tidak bisa membujuknya lagi,lebih baik turuti saja kemauan shiki-san.


"soda saja"


"ehm~ baiklah tunggu sebentar ya pangeranku~"


sial dia berbicara terlalu keras,dan alhasil banyak orang yang menatap sinis kepadaku,dan laki-laki menatap dengan tatapan membunuh.


hahh aku sial lagi.


setelah beberapa menit menunggu akhirnya shiki-san kembali dan membawa jus dan soda.


"nih maaf ya agak lama tadi mesin minuman nya agak jauh dari sini"


"ah tidak apa, harusnya aku yang membeli minumannya agar kamu tidak capek seperti ini,hah..."


"ehehe maaf kalo aku memaksa,sudah ya mari kita minum minuman nya!"


"yee"


menghadapi shiki-san yang ceria,aku mengangkat tangan ku sedikit dengan wajah yang masam.


kami mengobrol dan kadang-kadang becanda satu sama lain.


di saat-saat ini aku terus berpikir, sampai kapan aku akan merasakan saat-saat bahagia ini.


satu hari?


satu bulan?


satu tahun?


aku tidak tau, tapi setidaknya biarkanlah aku merasakan kebahagiaan bersama shiki-san lebih lama lagi.


setelah itu kami berjalan kembali dan memikirkan wahana mana yang ingin kita naiki terlebih dahulu.


"ah ehm bagaimana kalo roller coaster?"


wow ini baru awal loh sudah mau naik wahana itu?


tapi nampaknya shiki-san akan senang jika aku turuti kemauan nya.


"baiklah kalo kamu mau"


"yeay~ kamu memang yang terbaik asada"


dia melompat gembira.


aku senang karena shiki-san senang.


melihat dia yang terlalu optimis dan gembira yang berbanding terbalik dengan ku,tapi bukankah ini saling melengkapi?


hehehe.


dan kami kembali mengantre karena antrean di wahana roller coaster itu sangat panjang dan padat.


kami terpaksa harus menunggu selama 2 jam,tapi karena waktu yang lama itu kami menghabiskan waktu dan semakin dekat satu sama lain.


dan akhirnya kami bisa menaiki wahana roller coaster ini setelah menunggu sangat lama.


kami duduk tepat di depan roller coaster,tempat yang terlalu ekstrim untukku yang baru pertama kali menaiki ini.


jelas saja sesaat setelah roller coaster bergerak aku langsung mual sangking cepat dan terlalu banyak berputar-putar.


aku melihat kesamping dan shiki-san sangat senang menaiki wahana ini.


meski aku mual tapi melihat shiki-san bahagia itu membuat mual ku tadi hilang.


.......