Hakai

Hakai
[chapter 73-perkenalan]



wanita itu-- Liu eh azanami.


yah pokoknya dia memperkenalkan dirinya secara formal dan baik setelah apa yang aku perbuat padanya dengan frontal.


"ahaha kamu memang hebat bisa mendaratkan sebuah pukulan fatal padaku"


dia mengedipkan mata dan kedua tangannya berada di tengkuk lehernya.


'ah---'


"ah aku ingin berbicara berdua denganmu apakah boleh?"


"ah teman-teman,mari kita keluar terlebih dahulu,dan memesan makanan cepat saji"


"baiklah kalau begitu hati-hati kiyoki-dono"


kyaka yang mendengar hal itu langsung berinisiatif untuk membawa semua petinggi rullers of the world untuk pergi keluar sementara dengan alasan memesan makanan.


setelah itu,kyaka dan lainnya sudah pergi ke lantai atas dan keluar dari gedung ini.


"ah tolong biarkan kami berbicaralah sebentar"


"ah tapi nyonya--"


"jangan membantah!"


azanami menggertak dengan keras dan pria itu pun langsung mematuhinya dan keluar dengan terburu-buru.


'...'


"jadi,apa yang kamu mau bicarakan?"


"sebelumnya aku minta maaf telah lancang kepadamu tadi,aku berniat untuk membuat sebuah derajat yang dilihat bawahan mu seperti aku bukan orang yang bisa mereka permainkan"


itu adalah niat ku sebenarnya,Jika aku tetap mematuhi apa yang dikatakan azanami aku akan dianggap remeh dan menjadi bahan permainan bagi orang-orang bawahan azanami.


"ah tidak apa,aku juga mengerti akan hal itu jadi apa maksudmu kau ingin membuat sebuah kesepakatan yang menguntungkan kita berdua?"


itu adalah taktik mengelabui saat pertempuran kerajaan.


"ah untuk itu,aku memohon agar kamu mau aku membawa ibuku pulang kembali tanpa kendala sedikit pun dari pihak luar,dan sebagai gantinya aku akan melakukan apapun asal masih dalam batas kemampuanku"


aku menundukkan kepalaku ke arah azanami,kenapa aku melakukan hal memalukan seperti itu?


karena aku adalah orang biasa saat ini,jika dia mau.aku bisa saja mati dibunuh disini sekarang ini juga.


dengan dia tidak melakukan hal itu aku sangat bersyukur bisa membawa ibu pulang tanpa hambatan sedikit pun.


"yah tidak usah seperti itu aku akan mempersiapkan kepulangan ibumu dalam 1 bulan"


.


"kenapa selama itu?"


"kamu bilang,akan melakukan apa saja untuk memulangkan ibumu ke Jepang kan?"


"... ya itu benar,jadi apa syarat yang kamu berikan?"


"itu cukup sederhana,kamu cukup membantuku dalam 1 bulan kedepan dan aku juga akan membantumu melatih seni bela diri mu agar tidak diremehkan oleh orang lain seperti halnya yang terjadi barusan"


".... aku tidak tau kamu meminta bantuan seperti apa,asal aku bisa melakukannya akan kulakukan"


"itu baru bagus aku menyukainya,jadi kamu akan membantuku dalam memberantas pemberontak yang mencoba melawan pemerintahan China dan emperor"


hah?!


"maksudmu membereskan *******?"


"ya itu,dan tenang saja aku akan menyiapkan beberapa persiapan dan melatih mu secara pribadi agar kamu tidak menjadi beban saat membantuku nanti"


"... yah baiklah,tapi teman-temanku tidak ikut terlibat dengan hal ini bukan?"


"itu terserah kepadamu,kalau kamu dan teman-temanmu mau kalian boleh ikut bersama tapi aku sarankan jangan karena ini berkaitan dengan sindikat penjahat internasional aku takut kami tidak bisa melindungi kalian dan terjadi hal buruk kepada teman mu"