
7 Mei 2013 restoran prancis.
Terdapat beberapa orang di satu meja,orang paling penting di wilayah ini,dan merupakan penyokong kinki.
Ilya,futamatsu,D,dan shiki.
Saling berhadapan dengan suasana yang berat.
Dan keheningan terus terjadi selama beberapa menit,dan D memecah keheningan itu dengan memulai perundingan itu.
"Baiklah,semua sudah ada disini,jadi bisa kita mulai saja?"
D yang sudah berumur, berbicara dengan suara berat.
Dia mempunyai badan yang besar,bekas luka di wajah nya,kulitnya yang hitam menjadikan nya sangat menakutkan seakan dia adalah raja rimba disini.
Sedangkan ilya dan shiki yang merupakan seorang perempuan,tidak terlihat menakutkan malah jika laki-laki melihat mereka,ia mau enggan untuk melayangkan pukulannya,karena takut wajah yang sangat indah itu rusak.
Futamatsu yang terlihat seperti pembual,tidak cocok dibandingkan dengan D, apalagi sifat futamatsu yang kekanakan menyebabkan dia tidak menakutkan sama sekali.
"Silakan dimulai saja"
Shiki menjawab dan perundingan ini dimulai.
"Baiklah bagaimana jika hal yang pertama kita bahas adalah,kenapa perang ini dimulai,silakan untuk menjawab dimulai dari?"
"Silakan kau duluan,aku akan mendengar alasan mu dan ilya terlebih dahulu baru aku akan jawab alasan ku"
Futamatsu kesal dengan shiki karena dirinya tidak di anggap,tapi dia memikirkan dengan kepala dingin,jika dia membuat masalah disini,perang akan semakin meluas dan panjang,jadi lebih baik diam saja untuk saat ini
"Baiklah,alasan ku membantu ilya karena futamatsu yang memintanya,aku punya hutang budi,dan aku juga ingin mengalahkan mu,orang yang mengalahkan yakuza sendirian"
Shiki yang mendengar hal itu tertawa.
Bukan karena dia meremehkan D,hanya saja dia memikirkan betapa bodohnya dia saat ini karena hanya mengalahkan om om itu dirinya bisa seterkenal ini.
"Hohh begitukah,baiklah aku akan serius dengan perang ini,jadi persiapkan dirimu"
Shiki menjawab dengan senyum sinis yang membuat dia sangat seram seperti iblis.
"Kukuku terimakasih sudah menjawab tantangan ku,jadi ilya-san silakan sebutkan alasan mu memulai perang ini"
Semua pandangan yang tadinya terarah ke D, sekarang beralih ke ilya.
Dengan rambut putihnya yang seperti salju,dia membuat ekspresi kosong,dan menjawab dengan kosong .
"Alasan aku memulai perang ini,karena aku tidak terima jika kau merebut kekuasaan ku di ryo"
Ilya menunjuk ke arah shiki,shiki senang dan tersenyum sinis lagi.
"Lalu? Bukankah banyak alasanmu untuk memulai perang ini,itu hanya masalah sepele bukan?"
"Ya memang,alasan ku yang sesungguhnya,aku muak melihat mu dekat dengan kiyoki,jika aku tidak memiliki nya,orang lain pun tidak akan memiliki nya"
"Oi oi tenanglah ilya,jangan membuat masalah disini,ah aoda-san jika tidak keberatan apakah boleh futamatsu duluan?"
D meminta dengan sopan kepada shiki,tidak baik membuat marah dia sekarang,D memang lah seorang monster,tapi shiki adalah sesosok makhluk yang ditakuti oleh monster itu sendiri.
"Aku tidak keberatan,lanjutkan"
Futamatsu bahagia shiki mengizinkan nya untuk berbicara duluan,ia menjadi sombong hanya karena hal itu.
"Kekeke baiklah,alasan aku ingin mengikuti perang ini,dan bahkan meminta bantuan D, karena aku ingin membuat kesepakatan dengan aoda"
Deg.
Tiba-tiba,aura membunuh memenuhi ruangan.
Itu berasal dari shiki yang marah.
"OI SUDAH AKU BILANG KAN JANGAN MENYEBUT NAMA KU SECARA LANGSUNG DENGAN MULUT KOTORMU ITU!!!"
Semua orang yang ada di ruangan itu seketika menggigil hebat karena satu orang saja.
"Ah tolong maafkan futamatsu aoda-san"
D yang sigap langsung meminta maaf dan membungkuk kepada shiki.
Futamatsu menjaga ketenangan nya,tapi aslinya dia sangat ketakutan dan trauma karena hal ini,dia juga mengompol.
"Eee---eee aku ingin membuat kesepakatan--- jangan ganggu ilya lagi hanya itu----"
Futamatsu sangat gugup saat ini,dia tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya,dia selalu berada di puncak dan dia selalu diperlakukan sopan dan tidak ada orang yang berani menentang nya.
Tapi saat ini dia di bentak dan di ancam oleh seseorang dengan kasar dan untuk pertama kalinya dia Ketakutan.
"Ehem ehem,jadi yang terakhir,apa alasanmu memulai perang ini?"
D berbicara cukup canggung karena hal tadi.
Futamatsu yang berada disebelahnya menggigil dan ketakutan.
Ilya tetap memasang muka kosong sampai sekarang ini.
"Hahh baiklah,alasan ku sederhana,aku ingin futamatsu dan ilya,tidak menganggu kiyoki lagi,hanya itu"
"Hahhh baiklah,kita longkapi saja langsung,kita akan memulai kesepakatannya"
Kesepakatan yang mereka sepakati,adalah hal yang sangat berat untuk diterima di khalayak umum.
karena kesepakatan ini,akan menyebabkan kekacauan besar di kinki dan pastinya akan memakan korban jiwa yang besar