
aku dan keluarga shiki-san mengobrol di ruang tamu dengan suasana yang nyaman.
dan tiba-tiba saja di pintu ruang tamu ada pria yang berdiri di situ dengan wajah bahagia.
"ah sayang~ kemari kamu ingin menyapa kiyo-kun bukan?"
ah itu ayah shiki-san?
ayah shiki-san tidak terlihat seperti ia sudah 'tua'.
jika melihat dari sudut pandang ku.
ayah shiki-san malah lebih terlihat seperti pria lajang berumur sekitar yah mungkin 20 atau 21 tahun.
dan tidak terlihat bahwa ayah shiki-san telah mempunyai dua anak yang sudah dewasa seperti shiki-san dan kakak.
"ah aku tidak mau mengganggu perbicangan kalian jadi aku hanya memperhatikan saja,dan kamu adalah pacar shiki?"
ayah shiki-san mendekati kami dan duduk di sebelah bibi.
"ah iya paman,aku kiyoki"
aku bangun dan membungkuk ke ayah shiki-san.
"ah kiyoki tidak usah seformal itu kepada ku"
"baik"
"jadi bagaimana hubungan mu dengan shiki-san? apakah baik"
"yah mungkin kami ada sedikit masalah tapi itu sudah selesai"
"ah begitu,dan kiyoki aku boleh minta tolong sesuatu kepadamu,kamu boleh menolak nya jika kamu tidak mau"
apa itu?
aku menoleh ke kakak shiki-san dan dia menggelengkan kepalanya.
"sederhana saja,aku ingin kamu menjaga shiki"
"menjaga?"
bukankah shiki-san sudah cukup kuat untuk melindungi dirinya sendiri?
"kamu pasti bertanya-tanya mengapa aku malah meminta kamu untuk menjaga shiki,ada alasan untuk ini"
ayah shiki-san menoleh ke kakak.
"begini kiyoki, shiki-san itu sebenarnya anak yang baik,tapi dia selalu bertingkah seakan ia kuat menghadapi masalah apapun,akan tetapi kami khawatir ia akan terjerumus ke dalam arah yang salah"
ayah shiki-san melanjutkan.
"ya dan aku juga takut kalau shiki terlibat dengan orang-orang itu"
ah jika seseorang menggunakan kata 'orang-orang itu' dan merujuk ke suatu organisasi.
itu artinya mereka menyebut emperor.
mereka adalah orang-orang yang harus aku lawan nantinya,tapi mereka itu sangat tersembunyi dan sangat licik sekali.
bahkan pemerintah suatu negara tidak berani melawan mereka dan lebih memilih menjadi bawahan mereka dan menjadi anjing yang patuh kepada mereka.
dan aku harap orang tua shiki-san tidak termasuk orang-orang yang seperti itu.
"aku tau bahwa 'orang-orang itu' sangat berbahaya,akan tetapi kenapa kalian bisa memprediksi bahwa shiki-san akan berhubungan dengan 'orang-orang itu' ?"
keluarga shiki-san terkejut mengetahui bahwa aku mengenal atau tahu tentang 'orang-orang itu' .
"bagaimana kamu mengetahui 'orang-orang itu'? apakah kamu berhubungan dengan mereka?"
ayah shiki-san berbicara dengan wajah serius.
"tidak,aku mungkin berhubungan dengan 'orang-orang itu' tapi hanya saja aku berteman dan beraliansi dengan mereka,aku memakai kesadaran penuh dan aku yang memanfaatkan 'orang-orang itu' dan bukan mereka yang memanfaatkan aku"
"aku akan mencoba mempercayai mu karena shiki sangat mempercayai sepenuhnya dirimu,tapi belum mempercayai sepenuhnya dan sekarang pilihan mu adalah mau membuktikannya kepada kami atau tidak"
jadi pilihan utama yang ayah shiki-san berikan adalah, apakah aku ingin mendapatkan kepercayaan keluarga shiki-san,atau membiarkannya saja tanpa perlu melakukan apapun tapi aku tidak akan mendapat kepercayaan keluarga shiki-san dan berpotensi hubungan aku dengan shiki-san, berakhir.
"aku akan membuktikannya dari detik ini juga paman"
ayah shiki-san tersenyum dan menanyakan.
"jadi apa alasanmu untuk menerima pilihan yang susah itu? mau menguasai harta keluarga aoda?"
ah jadi ayah shiki-san mengira bahwa aku adalah orang yang mendekati seseorang dengan sebuah maksud.
"sayang sekali paman,aku tidak tertarik dengan harta benda"
ayah shiki-san terkejut dan melanjutkan perkataannya.
"jadi kalau bukan harta,kau menginginkan apa?"
ayah shiki-san tidak mau menebak-nebak dan langsung bertanya maksud dan tujuannya.
"paman,tanpa shiki-san aku tidak akan sampai pada aku yang sekarang ini"
"shiki mengubah hidupmu?"
"ya,jika aku tidak bertemu shiki-san aku tetap akan menjadi aku yang pesimis dan tidak ada motivasi sama sekali"
ya... memang aku dulu cukup berpikiran sempit,asal hidup ku tenang aku tidak ingin menunjukkan kekuatan ku kepada orang lain.
bahkan aku tidak akan pernah bertujuan agar hidupku lebih menyenangkan karena bisa mempunyai posisi tinggi dan berhak mengatur orang lain tanpa ada yang bisa menggangu gugat hal itu.
"begitu,aku menghargai hal itu,dan aku juga sangat bersyukur shiki menemukan pasangan yang sangat baik seperti mu"
ayah shiki-san membaca pikiranku dan tidak bertanya apa-apa lagi tentang hal itu,dan langsung pergi meninggalkan ruangan meninggalkan bibi dan kakak shiki-san.
"ah maafkan suami ku kiyo-kun, meskipun via tampak acuh tak acuh kepada orang lain,tapi sebenarnya ia sangat peduli bahkan rela mengorbankan apapun demi seseorang yang ia sayangi dan dekat dengan dirinya"
ah,paman itu sama sepertiku,aku ingin sekali berbicara lebih lama dengannya.
"ah iya bibi,aku tau tentang hal itu dan aku akan berusaha untuk memenuhi harapan nya itu"
bibi tersenyum dan sedikit mengeluarkan air mata.
"terimakasih,aku pergi dulu ya, silakan berbicara dengan saki ya"
bibi pergi meninggalkan ruangan,dan ruang tamu menjadi sangat sunyi.
"terimakasih kiyoki telah menemani shiki sampai saat ini,dan aku berharap kamu akan membahagiakan nya selama-lamanya,karena aku belum pernah melihat dia bertingkah selemah itu dihadapan orang lain seperti itu...dan aku berharap kamu juga mau melindungi nya"
"tenang saja kakak,aku akan melindungi nya dan akan terus bersamanya... asal shiki-san masih memiliki perasaan terhadapku"
ya.. jika shiki-san sudah tidak memiliki perasaan terhadapku,aku tidak akan memaksakannya.
tapi tetap.. aku melindunginya dari bayang-bayang untuk memastikan ia tidak terluka.
kakak shiki-san tertawa terbahak-bahak.
"ah kiyoki kamu tau shiki itu setiap malam selalu berdoa untuk selalu bersama mu,dan wallpaper hp nya,kamarnya,dan semuanya itu dia memakai foto dirimu,yang artinya dia sudah tergila-gila dengan mu"
ah... eh...
"ahaha selamat ya kamu sudah mendapatkan pacar yang sangat tergila-gila dengan mu, apalagi ia itu sangat cantik dan kuat yang merupakan idaman semua lelaki ahaha"
kakak shiki-san pergi meninggalkan ku sendiri dengan tertawa terbahak-bahak.
ah... entah kenapa aku sangat bahagia mendengar itu,karena aku selalu khawatir suatu saat shiki-san meninggalkan ku dengan pria lain.
tapi itu semua sudah hilang dan semua beban ku menghilang.
aku sangat mencintai shiki aoda.