Hakai

Hakai
[chapter 25-kencan²]



setelah turun dari wahana roller coaster itu,mual yang aku tahan langsung keluar dan membuat ku lemas.


ah sialan kenapa harus saat ini.


"maaf shiki-san, karena ku kamu... ehmfhmm"


mulut ku langsung di sumpal dengan kertas oleh shiki-san.


"sudahlah jangan menyalahkan dirimu sendiri, istirahat saja dulu dan tidur sejenak,aku akan membelikan obat dulu ya"


dia tersenyum dan pergi membeli obat.


ah bukannya marah dia malah berinisiatif untuk membelikan aku obat,aku mendapat pacar yang baik ya.


lebih baik aku turuti shiki-san saja.


aku tidur sejenak di salah satu tempat duduk di salah satu sudut.


ah aku sangat lemas.


..........


'enghh'


siapa yang mencolek ku?


aku membuka mataku dan menguap sebentar.


'ah siapa ini?'


mataku masih buram dan tidak jelas siapa yang ada di depan ku.


"bwah!"


"hihh apa ini"


aku langsung berbalik karena kaget.


"ahaha kamu sangat lucu sekali saat kaget itu ahahaha!"


shiki-san menepuk-nepuk pundak ku sambil tertawa keras.


"ah kamu shiki-san,bikin kaget saja"


"ahahaha kamu memang lucu sekali,ah sudah tertawanya ini obat dan roti makan dulu roti nya baru minum obat ya,ah dan ini air putih nya"


"ah baik aku makan roti nya dulu"


aku memakan roti yang dibelikan shiki-san,aku butuh beberapa menit untuk menghabiskan roti itu sepenuhnya.


shiki-san duduk di sebelahku sambil menunggu aku menghabiskan rotinya dan meminum obat.


yah dia tidak benar-benar menunggu,dia terus menganggu ku dengan mencolek-colek pipi ku sambil tersenyum-senyum.


aku mengabaikan nya dan tetap fokus sampai aku meminum obat.


"ah sudah baikan,jadi kita mau langsung kemana shiki-san?"


"beneran sudah baikan? jika begitu lebih baik kita bermain wahana yang cukup santai saja,ehm bagaimana kalau rumah hantu?"


kamu bilang itu santai shiki-san?


yah aku tidak percaya akan hantu dan tidak takut akan nya.


tapi jika itu orang lain yang merasakan apa yang aku rasakan saat ini,mungkin mereka akan pingsan karena mual yang baru saja sembuh akan di tambah dengan hormon adrenalin yang banyak.


yah lupakan lagian kejadian itu bukan yang akan aku rasakan saat ini.


"yah baiklah ayo kita ke wahana itu"


"yeay kamu memang terbaik asada~"


seperti biasa saat dia sedang sangat senang, shiki-san langsung mengandeng tangan ku sambil memelukku.


tapi itu yang terbaik,haha.


kami mencari peta taman bermain untuk melihat dimana letak wahana rumah hantu itu.


"ehm ah itu petanya, cukup dekat dari sini"


aku melihat peta yang berada cukup dekat dari tempat aku beristirahat tadi.


ah dimana,dimana ketemu itu belok kanan dari wahana roller coaster,itu berada di cukup ujung di taman bermain.


kami berjalan menyusuri wahana lain dan tentu saja padat dengan orang-orang yang sedang mengantre.


setelah berjalan beberapa menit akhirnya kami sampai di wahana rumah hantu dan seperti yang sudah aku duga itu penuh dengan orang dan antrean membludak hingga ke wahana sebelah.


"ah shiki-san apa tidak apa mengantre lagi,dan apa kamu tidak kelelahan?"


"tidak apa aku sudah terbiasa berdiri berjam-jam,aku ingin sekali merasakan bagaimana wahana rumah hantu itu, soalnya aku hanya sering ke taman bermain bersama mari dan rika,aku tidak egois memilih wahana yang hanya aku ingin mainkan sendiri"


ah begitu, memang benar jika kita ke tempat seperti taman bermain yang banyak pilihan untuk dipilih,kita tidak bisa egois memutuskan pilihan untuk diri sendiri.


"maaf asada,aku jadi egois seperti ini"


shiki-san menunduk,aku serasa sedih melihat shiki-san seperti ini,mengapa shiki-san optimis adalah karena dia tidak ingin menjadi egois dan mementingkan dirinya sendiri dengan memaksakan keinginan nya kepada orang lain.


ya memang benar aku lebih baik melihat shiki-san yang menjadi dirinya sendiri, daripada dia menjadi orang lain dan membuat dirinya sendiri tersiksa.


"be-begitukah? terimakasih asada kamu... memang pasangan yang terbaik.."


'glup'


aku sedikit menelan ludah karena situasi yang berat ini.


"ya-yah mari kita tunggu antrean ini sambil mengobrol ya?"


"ehm aku ingin mengetahui lebih banyak tentang mu asada"


terlalu dekat terlalu dekat.


'tapi shiki-san,jangan terlalu dalam untuk mengenal ku lebih jauh,karena jika kamu terus tau tentang semua hal diriku ini,kamu akan terluka'


aku berbicara dalam hati mendengar perkataan shiki-san,aku akan menjaga 'hal itu' agar shiki-san tidak mengetahui nya.


..........


'ah akhirnya selesai.'


setelah beberapa jam menunggu antrean dan selesai bermain wahana rumah hantu.


kami memutuskan untuk makan sebentar di food court.


meskipun ramai kami menemukan meja kosong dengan dua bangku.


"ah shiki-san,kamu mau pesan makanan apa?"


"kamu mau membeli nya sendiri?ehm baiklah aku ingin memesan escargot dan Coq Au Vin minuman nya aku pesan kopi yunnan saja"


"okehh..."


aku menghafal nama makanan itu dan ayolah kenapa nama makanan itu susah sekali untuk disebut bahkan di ingat.


aku mengantre di tempat pesan makanan dan akhirnya giliran ku tiba juga.


"anda mau memesan apa?"


yang melayani adalah pria berpakaian jas rapi dengan kata-kata yang sangat sopan untuk logat Jepang.


"ah aku pesan escargot,coq au Vin,chankonabe,dan minuman nya kopi yunnan dan cola"


"ah baiklah,anda berada di meja berapa?"


"23"


"baik silakan menunggu pesanan anda di meja yang ada tempati kami akan secepatnya mengatarkan makanan itu ke meja anda"


"ah ok"


sekali lagi aku tidak bisa berurusan dengan orang yang mempunyai logat sopan seperti itu.


aku kembali ke meja dan menunggu makanan bersama shiki-san.


tidak terasa makanan sudah di antarkan.


"ini pesanan anda, silakan dinikmati"


"ah iya terimakasih"


aku melihat makanan yang di hidangkan dan makanan yang di pesan shiki-san agak yah...


bagaimana bilangnya itu tidak terlihat seperti makanan,tapi lebih ke seperti makanan ringan bagi ku.


"makanannya enak shiki-san?"


"ehm~ enak,kamu mau mencobanya?~"


dia mengambil makanannya dan menyodorkannya ke arah ku.


"nih aaah~"


"aaaa"


wah baru kali ini aku disuapi oleh perempuan selain awa dan ibuku.


apalagi yang menyuapi ku dengan ekspresi yang sangat imut.


ah aku sangat bahagia sekarang ini.


apalagi sekarang aku sedang bersama dengan pacarku yang sangat cantik,imut,dan sangat keren.


setelah makan kami melanjutkan bermain di wahana lain.


dan malam pun tiba tanpa aku sadari, meskipun begitu kami tetap bermain hingga ingin larut malam.


tapi karena ingin larut malam dan hujan deras kami memutuskan untuk menginap di hotel untuk sementara.


ah sebentar-sebentar hotel?


.......