
akhh kenapa kepala sangat sakit dan sulit untuk digerakkan?
ah bukankah aku sedang bertarung dengan ilya itu?
apakah aku menang melawan dia atau kalah?
tapi dimana dan kapan sekarang ini?
"ah nee-chan kamu sudah bangun?"
"aoda-chann kamu sudah bangunnn~"
saat ingin melihat mereka,salah satu dari malah langsung menyergap ku.
'nyittt'
kepala ku langsung sakit dan ada bunyi yang mendecit di kepalaku.
ah sudah hilang untung saja sakit yang tadi aku rasakan tidak bertahan lama.
yah mereka adalah dua sahabat ku dari kelas 1 sekolah dasar dan sampai sekarang aku masih berteman dengan mereka.
mari dan rika.
mereka juga adalah eksekutif dari gangster wanita yang aku buat,unity of kinki.
tapi yah meskipun aku bilang gangster yang aku buat adalah gangster khusus wanita tapi itu sudah berubah setelah mulai menaklukkan yakuza dan gangster lain.
jadi sekarang sudah tidak menggunakan sistem pemilihan berdasarkan gender seperti itu.
dan juga sudah ada eksekutif bekas yakuza yang sekarang menjadi elite unity of kinki.
"nee-chan kamu sudah baikan?"
"ah mungkin sudah baikan,hanya saja kepala ku masih sedikit sakit"
"ah begitukah,jadi lebih baik istirahat saja nee-chan kami akan pergi sebentar jadi gunakan waktu ini ya~"
"osu benar itu,jadi kami duluan ya aoda-chann~"
setelah mengucapkan beberapa kata,mereka pergi dan menghilang dari pandangan ku.
meskipun sikap mereka seperti itu,aku tetap mencintai mereka,mereka sederhana dan akan melakukan apapun untuk orang yang mereka sayang,dan aku ingin sekali menjadi seperti mereka.
ya kalian tau lah kenapa,aku ingin kiyo-kun menyadari perasaan ku ini,aku ingin menyatakan ini setelah mengenal lebih dalam lagi tentang kiyo-kun.
aku juga sudah mendapat pencerahan,dan aku tidak akan menolak perasaan ini lagi,dan aku hanya berpikir apakah aku layak merasakan ini dan mendapatkan apa yang aku inginkan.
aku juga akan berusaha semampu yang aku bisa dan baru kali ini aku berharap kepada tuhan.
jam tiga malam aku terbangun karena mendengar suara pintu terbuka.
dan aku melihat itu....
ah mata ku masih buram.
"ah anu aoda-san?"
eh kiyo-kun?
"kamu kiyo-kun?"
"ah iya,aku mendengar kamu masuk rumah sakit karena aku,dan eee etto aku ingin sekalian menjenguk mu"
"ehhh kenapa kamu menjenguk? bukankah kamu sendiri masih sakit nanti kamu tambah sakit loh"
aku ingin duduk tapi tubuhku tidak kuat untuk bangun.
tapi aku langsung ditahan oleh kiyo-kun.
"jangan seperti itu,aku tau kamu berusaha keras jadi lebih baik kamu istirahat saja"
dia tersenyum lembut ke arah ku.
"ahhh terimakasih"
sialannnn kenapa aku malah tersipu!!!!
"boleh aku duduk?"
"ah i-iya"
kiyo-kun duduk di salah satu meja.
"ah aku... boleh bertanya sesuatu hal?"
bertanya apa?
aku penasaran.
"ah kenapa kamu melakukan sampai segininya? aku hanyalah pria tak berguna kenapa kamu sampai melakukan hal ini, kenapa........"
kiyo-kun menangis,dia menumpahkan semua emosi yang ia pendam sampai saat ini.
aku mendekat dan memeluk tubuh mungil itu, tubuh yang lebih mungil dari tubuh ku yang merupakan seorang wanita.
yang menjadi alasan ku untuk selalu melindunginya.
aku berbicara.
"kamu..... aku tidak tahu,hanya saja aku.... ada semacam perasaan.... seperti itu,aku.... ingin sekali...... melindungi mu dari apapun itu....."
ah aku tidak bisa langsung bicara dan malah berbicara dengan terbata-bata.
"ah perasaan? apa itu,itu bukan hal.... yah itu kan?"
dia berbicara dengan tenang dan karena jarak wajah kami yang tidak cukup jauh aku mendengarnya dengan jelas.
"ah ehmm aku..... sebenarnya..... suka.... kepadamu..... hanya saja..... aku tidak tau..... apakah aku...... pantas dapat merasakan perasaan ini...."
kiyo-kun tertawa dengan tenang dan melanjutkan percakapannya.
"aoda-san,aku juga menyukaimu,tapi... aku bahkan tidak berharap kamu mau menerima ku sebagai teman,dan.... aku juga bingung.... kenapa kamu malah memberi harapan seperti itu......"
kiyo-kun menunduk lagi dan mengatakan dengan pelan tapi sangat terdengar jelas.
"aku... tidak memberi harapan... yah aku hanya bilang bahwa aku... suka kepadamu,ini perasaan tulus,aku mencintaimu,aku ingin melindungi mu dan semua hal lain... jadi... kamu.... mau..... berpacaran dengan ku.....?"
mendengar itu kiyo-kun langsung menangis dan terus menunduk saat aku peluk.
"akhh aku masih saja sampah, wanita yang aku suka,adalah yang pertama menyatakan perasaan nya duluan,tapi aku tidak mau jadi sampah kembali,aku..... ingin sekali menjadi pacar mu"
ahhhh aku tidak bisa menahan perasaan sedih ini, perasaan yang bukan kesedihan melainkan kebahagiaan.
"ya, terimakasih"
aku tersenyum di ruangan gelap ini.
meskipun aku tidak bisa melihatnya,aku tahu bahwa kiyo-kun---- bukan aaaaa----sada ya itu.
dia tersenyum bahagia saat ini,senyum yang ingin aku lihat terus menerus dan melindungi senyum ini.
aku.... senang.
note
niatnya,aku penulis yang menulis novel ini berniat membuat hanya sampai vol satu,karena aku ingin beristirahat sejenak dan memperbaiki semua typo dan kata kata yang tidak pas atau tidak baku dalam bahasa Indonesia atau bahasa ketentuan yang berlaku.
tapi karena ada sebuah keharusan,aku memutuskan akan melanjutkan terus novel ini sampai ke vol 3 bahkan, jika aku mendapat penulis lain atau bahkan editor,aku bisa membuat novel ini langsung tamat di sekitar vol 15 karena novel ini akan lumayan brutal dan penuh drama,dan yang aku maksud brutal bukan penuh itu melainkan hanya ceritanya saja yang akan lebih intens dan lebih berat dari sekarang.
terimakasih sudah membaca novel ini sampai sekarang,salam.