
"Barisan depan yang terluka mundur."
Bern mengatakan itu dan membuat banyak prajurit di depan yang terluka mundur termasuk Ailen dan Uen.
"Sekarang kita hanya bertahan sebelum memberikan serangan balasan. Kita harus menunggu Putri Faura dengan prajuritnya."
Banyak yang prajurit yang terkorban ketika bertarung dengan manusia gurita. Tapi banyak dari mereka baik-baik saja kerana tidak punya kesempatan untuk bertarung.
Bern mengalahkan belut listrik dengan sangat mudah hingga mereka bahkan tidak punya waktu untuk trampil.
Mereka harus mundur dan bertahan sekarang. Ketika Faura tiba, itu akan menjebak mereka dari kedua pihak.
Mereka hanya pengkhianat kota hingga tidak mungkin bagi mereka untuk membuat masalah bagi kerajaan lain jika mereka terbunuh.
Semua orang mundur seperti yang di perintahkan Bern walau awalnya mereka tidak ingin menurutinya. Tapi melihat Felix mendukung keputusannya dengan berdiam diri, mereka tidak punya nyali untuk menolak.
Lagian, itu masih daratan walau pusat kota itu di kedalaman laut. Bagi warga Sebasta, bertarung di darat sangat tidak menguntungkan.
Bern melangkah mundur bersama Alastair dan berkumpul dengan temannya yang lain. Dengan terlindunginya rakyat biasa, para prajurit dapat bertarung dengan lebih bebas yang membuat situasi lebih terkendali.
{Bern, kamu gila!}
Althea langsung memarahi Bern ketika dia melihatnya. Kondisi Bern benar benar mengenaskan!
"Aku baik baik saja."
Althea menggertak giginya ketika mendengar itu. Bagaimana Bern bisa baik baik saja dengan kondisi organnya seolah di hancurkan juga racun mematikan di dalamnya!? Walau dia bisa menyembuhkannya, kerana Bern adalah pemiliknya, itu bukan situasi yang bisa membuatnya merasa lega.
Dia tidak akan bisa menyembuhkan racun sekuat itu dengan kekuatannya, jika Bern bukanlah tuannya. Kekuatan penyembuhannya tidak maha kuasa bagi orang lain.
Jika Bern kehilangan tangannya, dia bisa menyembuhkannya, tapi dia tidak bisa melakukan itu pada orang lain. Kekuatannya tidak maha kuasa seperti dewa.
Pupil mata Althea yang cantik bergetar ingin menangis. Alastair menundukkan kepalanya memahami perasaan Althea.
Mantel hitam yang di kenakan Bern adalah untuk menunda serta mengurangi 30% rasa sakit paling sedikit. Alastair sudah menggunakan seluruh kekuatannya untuk mengambil 50% kesakitan Bern, dan dia batok sedikit darah kerananya. Dia tidak merasakan sakitnya, namun dampak dari pengurangan rasa sakit mengenainya jika rasa sakit seseorang terlalu besar.
Namun dia tidak bisa menunda rasa sakit jika itu sudah sampai dia batuk darah. Betapa sakitnya Bern hingga dia batok darah?
"Bern, tangan kau!"
Anton panik melihat tangan kirinya yang hitam.
"Tenanglah. Althea bisa menyembuhkan ku bahkan jika itu mengambil waktu yang sedikit lama."
Althea menggigit bibir bawahnya merasa frustasi mendengar itu. Dia harap dia lebih kuat hingga bisa menyembuhkan Bern walau seteruk apapon dia terluka.
"Abaikan aku saat ini, bagaimana dengan kalian?"
Bern bertanya melihat temannya memiliki banyak luka kecil maupon besar. Kleio tidak di sana sedang memantau situasi.
"Jangan bercanda, kami tentu saja baik baik saja."
Ailen mengatakan itu dengan angkuh. Di bandingkan luka luar mereka, tubuh Bern yang tampak baik baik saja di depan mereka lebih parah kondisinya.
Bern menatap wajah sedih mereka dengan bingung. Memang sudah tugas orang dewasa untuk menunjukkan contoh yang baik.
Tapi, seperti yang di jangkakan semua orang, Bern bahkan merasa dia tidak lagi kuat untuk berdiri, tidak, dia sebenarnya tidak tahu bagaimana dia masih bisa terjaga dengan kesakitan yang dia rasakan.
'Sepertinya, kebiasaan lama ku kembali.'
Bern memikirkan itu ketika pandangan matanya perlahan menjadi redup seolah kehabisan baterai.
"Aku perlu rehat segera."
Bern bergumam perlahan, namun semua orang bisa mendengarnya dengan jelas. Tapi, tidak ada yang bisa mereka katakan untuk meminta Bern berehat. Jika Bern kehilangan kesadarannya, mantra perisai Bern akan menghilang.
Bern tidak bisa berehat. Fakta itu membuat temannya menjadi frustasi.
Grrrr!!!
"!!?"
Tanah tiba tiba bergetar dengan kuat hingga ramai orang kehilangan pijakan mereka.
Bern yang sudah tidak punya tenaga sebenarnya, dengan cepat kehilangan pijakannya dan di bantu Uen yang berada di sampingnya.
["I, ini!"]
Aura gelap yang terlihat seperti garisan kerana kecepatannya membuat Alastair merinding. Aura yang sangat mencengkam hingga dia ingin tunduk dan melutut.
Sebagai iblis kuno, tentu saja dia tahu existensi apa itu.
["Iblis dominated!"]
Bern mengerutkan keningnya mendengar itu. Sebagai seseorang yang hampir membaca buku di perpustakaan dan mengingat semuanya, dia tahu maksud iblis dominated itu.
Iblis yang mampu memberikan mimpi buruk bagi orang di zaman kuno, kerana kehadirannya saja, bisa membuat orang ketakutan tanpa sebab yang munasabah.
Bahkan orang yang tidak takut akan kematian, akan tunduk dan tidak bisa melakukan apapon selain ketakutan.
"Sial....."
Lewis dan Anton mengutuk ketika kaki mereka menyerah kerana ketakutan bahkan sebelum melihat existensi yang menakutkan itu.
Aura hitam itu bergerak dan berhenti di puncak istana yang merupakan tempat tertinggi di sana. Sosok seperti anjing hitam sebesar 10 meter, dengan duri tajam di sekujur tubuhnya juga bersayab selebar 15 meter terlihat sangat mengancam. Mata merah dan giginya yang tajam menambahkan lagi kengerian dari sosok itu.
Semua orang di sana melutut secara paksa kerana ketakutan. Hanya 9 orang dari organisi yang dengan santainya berdiri seolah tidak terpengaruh dengan hal itu.
"Akhirnya, dia muncul!"
Seorang dari organisasi itu berbicara dengan gembira. Apa yang mereka inginkan dari Sebasta adalah membangunkan iblis kuno dengan kekuatan dominated yang tertidur sangat lama dengan kekacauan.
Telor naga hanyalah bonus dari tindakan mereka. Sedangkan untuk wabah di kota Narda, ketua organisasi Satan hanya ingin bersenang senang melihat penderitaan orang di sana dan berpikir akan bagus menjadikan kota itu tempat uji cobanya.
Kota yang mati kerana wabah tidak akan menerima kunjungan dan banyak orang yang akan ketakutan untuk kembali ke kota itu bahkan jika kota itu sudah bersih dari wabah tersebut.
Berpikir untuk mendapatkan iblis kuno dominated dan naga pada waktu yang sama membuatnya berpikir untuk membuat experiment dengan kedua hal itu di kota Narda.
"Kalian sudah tidak berguna."
Mereka tersenyum melihat ke arah 5 penyihir yang benar benar tidak berguna di sana.
"Apa yang kalian ingin lakukan!?"
"Ini tidak benar!"
"Kita di sisi yang sama!"
Penyihir yang terpojok melakukan upaya terakhir mereka dengan sia sia.
"Sisi yang sama? Kalian bercanda?"
Orang itu membuka jubah hitam mereka dan di bawah jubah hitam, terdapat jubah ungu kehitaman dengan lambang tengkorak iblis yang sama, namun memiliki corak bintang berbeda. Para penyihir memiliki bintang 4 bucu sedang yang berjubah ungu kehitaman memiliki 3 bintang kecil yang mengelilingi tengkorak iblis.
"Kami memiliki pangkat yang lebih tinggi dari alat tidak berguna seperti kalian."
Salah seorang dari mereka mengejek dan membunuh para penyihir dengan sadis. Walau mereka berteriak, tidak ada yang dapat fokus pada mereka kerana ketakutan.
Darah penyihir yang mati dengan tebasan pedang bergerak menjadi sebuah rune yang rumit dan menghilang. Mata kumpulan 3 bintang menjadi merah darah seketika sebelum kembali normal.
Alasan mengapa kekuatan iblis adalah kekuatan terlarang adalah kerana mereka menggunakan pengorbanan dan darah segar untuk menjadi lebih kuat. Berapa banyak orang yang akan di korbankan hanya untuk satu orang menjadi lebih kuat? Itu pasti tidak sedikit.
"Sekarang, mari tangkap makhluk itu untuk tuan."
Sementara kumpulan 3 bintang memanjat istana, Bern di bawah sudah menarik perisainya. Tidak ada gunanya melemparkan perisai jika tidak ada yang menyerang.
["Kita.... perlukan saint..."]
Alastair bergumam perlahan merasa kekutan di tubuhnya menghilang kerana di selimuti ketakutan.
{Di mana kita bisa mendapatkan saint!?}
Althea memarahinya, namun dia juga ketakutan. Menutup kedua telinganya, meringkuk ketakutan di atas kepala Alastair.
Hanya ada 2 existensi yang bisa melawan ketakutan iblis dominated. Itu adalah naga dewasa yang setidaknya berumur 300 tahun yang sudah memiliki dragon fear sendiri yang tidak jauh beda dengan ketakutan yang di berikan iblis dominated.
Sedang existensi lainnya adalah saint. Saint mrmiliki kekuatan penyembuhan yang lebih kuat dari roh penyembuhan. Namun keberadaan saint sudah menghilang sejak peperangan kuno sendiri berakhir. Tidak ada saint baru yang muncul di dunia itu.
Saint adalah existensi yang di lindungi dewa, jadi ketakutan seperti itu tidak berpengaruh pada mereka juga mereka dapat memberikan keberanian pada orang lain untuk bertempur.
Bahkan kerana langkanya keberadaan saint, mereka bisa di kategorikan bersama naga yang sangat sukar di temui. Juga hanya ada 3 saint yang pernah di tulis dalam sejarah ketika peperangan manusia dan monster iblis yang berlaku lebih dari 10 ribu tahun yang lalu.
Di mana mereka ingin mendapatkan saint sekarang? Bahkan di waktu di mana banyak orang membutuhkan saint, hanya 3 yang muncul. Apa lagi sekarang yang hampir damai jika mereka tidak pergi ke area monster iblis itu sendiri.
Bahkan Faura yang lari 50 meter dari istana tidak bisa bergerak, berlutut di tanah dengan kepala tertunduk, menggigit bibir bawahnya dengan kesal dan ketakutan.
Tidak ada seorang pon yang bisa mengangkat kepala mereka untuk melihat existensi yang membuat mereka ketakutan.
'Tapi kenapa....'
Bern yang tubuhnya dari awal sudah lemah, mengangkat kepalanya merasa bingung.
'Aku tidak merasakan ketakutan dari anerginya?'
Bern, yang bahkan tidak percaya akan dewa, bagaimana mungkin akan memiliki kekuatan saint? Itu tidak masuk akal sama sekali.
'Apa ada sesuatu yang aneh di tubuh ku?'
Bern mencari di tubuhnya yang kemungkin ada pusaka atau sesuatu untuk melawan aura dominated iblis tersebut.
Namun dia tidak menemukan apapon di tubuhnya, bahkan tidak memiliki tato di manapun. Dia hanya punya tahi lalat biasa di betis kanannya.
Tentu, dia melihatnya ketika dia mandi. Tidak mungkin dia membuka pakaian di waktu seperti itu.
Bern mengerutkan kening kerana merasa bingung dan menoleh melihat grimoirnya yang tergeletak di tanah kerana dia berhenti menggunakan sihir.
[Hari kekacauan yang muncul, pahlawan juga akan muncul.]
Mantra di halaman ke 4 grimoirnya tiba tiba bermain di benak Bern.
Kekacauan, pahlawan?
Bern mengambil grimoirnya dan melihat permata hijau di tengahnya. Kebanyakan grimoir hanyalah buku yang terlihat kuno. Sangat jarang ada grimoir dengan perhiasan di sampulnya.
Bahkan untuk grimoir Zion, itu hanya memiliki sulaman emas, tidak lebih dari tu.
Permata hijau yang sangat indah di tengahnya.
'Apa takdir sedang bermain dengan ku?'
Bern merasa sedikit kesulitan melihat grimoirnya. Mantra yang dia lafalkan juga membuat orang takut seperti oura iblis dominated.
Bern menatap semua orang yang meringkuk ketakutan dan bahkan tidak melihat pergerakannya termasuk Uen yang berada di samping.
Iblis dominated adalah sebuah ancaman.
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
...**Bersambung**...
Hai lagi!
Cuman mau ingatin buat like, coments dan fav biar aku bisa terus update dengan semangat! 😆