Different Love Story

Different Love Story
H-1



Hari demi hari berlalu dengan cepat. Hari ini adalah hari pertama sekolah di semester genap.


Terlihat Ruhy, Tania dan Juno datang bersamaan karna sekarang Juno selalu menjemput Tania ke sekolah dan mengantarnya pulang.


Sesampainya dikelas XII IPS 1


"Ya ampun Ruhy, gue lihat di Instagram lo. Lo di Paris sama Kak Adit iya." Ucap Ahmad dengan heboh.


"Owh gue juga lihat Juno gandengan sama Tania di Paris. Kalian pacaran?" Tanya Ahmad.


"Satu-satu okay." Ucap Ruhy


"Iya, gue pacaran sama Tania." Ucap Juno dengan ketus.


"Ya ampun, lo mau sama Juno yang cuek gitu." Ucap Ahmad yang mendapat tatapan tajam dari Juno dan seketika itu dia terdiam.


"Namanya juga cinta." Ucap Tania dan mendapat senyuman tipis dari Juno.


"Oya, Hy. Kok lo juga di Paris sama Kak Aditya?" Tanya Bella


"Iya, Hy. Kepo nih gue." Ucap Disa


"Iya, orang tua gue ngajak Kak Aditya sama Tania liburan ke Paris bersama." Ucap Ruhy


"Kok gue nggak diajak sih." Ucap Ahmad


"Apa hak lo buat ikut?" Tanya Juno dengan ketus.


"Jangan gitu dong, Yang." Bisik Tania dan mendapat senyuman dari Juno.


"Duh, ternyata Juno ganteng juga kalau senyum." Ucap Elisa


"Masih sayang nyawa nggak?" Bentak Tania


"Santai dong, Tan. Bercanda gue, tenang Juno sudah milik lo." Ucap Elisa


"Sudah jangan marah lagi, okay." Bisik Juno pada Tania


"Tapi aku senang kalau kamu cemburu kayak gitu." Bisik Juno lagi dan membuat Tania tersenyum malu.


"Ehem.. bisik-bisik aja dari tadi." Ucap Ruhy


"Eh, maaf." Ucap Tania


"Sudah-sudah semuanya. Gue itu ingat kalian kok, makanya gue sudah membelikan kalian semua oleh-oleh dari Paris." Ucap Ruhy sambil membuka tasnya.


"Wah benarkah?" Tanya Ahmad dengan heboh.


"Jangan alay deh." Ucap Disa


"Terserah gue dong." Ucap Ahmad


"Nih gue beliin miniatur Menara Eiffel langsung dari Paris buat kalian semua." Ucap Ruhy


"Wah bagus banget." Ucap Ahmad


"Kalian ambil satu-satu iya. Semua satu kelas dapat pokoknya." Ucap Ruhy


"Oya, khusus Bella, Ahmad, Disa sama Elisa ada oleh-oleh lagi nih." Lanjut Ruhy


"Wah apa itu?" Tanya Bella, Disa, Elisa dan Ahmad bebarengan


"Ini dia, macarons buat kalian." Ucap Ruhy


"Wah, pasti enak nih." Ucap Ahmad


"Iya kalau nggak enak pasti nggak dibeli lah." Ucap Disa


"Iya juga sih." Ucap Ahmad


Tiba-tiba bel masuk pun berbunyi dan pelajaran segera dimulai.


**********


Tidak terasa bulan telah berganti dengan cepat. Akhirnya Ruhy sudah melewati Ujian Nasional dengan lancar. Dan sudah dinyatakan semuanya lulus 100%.


"Nggak terasa iya, kita sudah mau lulus." Ucap Ahmad


"Iya nih. Waktunya cepat banget." Ucap Disa


"Iya." Ucap Ruhy


"Owh iya besok kan acara kelulusan iya?" Tanya Bella yang basa-basi.


"Iyalah, semua juga sudah tau kalau besok acara kelulusannya." Ucap Elisa


"Ya ampun, santai dong." Ucap Bella


"Sudah-sudah mending kita pulang aja." Ucap Tania


"Iya sudah yuk Tan. Juno pasti sudah nunggu di mobil." Ucap Ruhy


"Bye semua, gue sama Ruhy pamit dulu." Pamit Tania


"Bye, hati-hati." Ucap Ahmad dan yang lain.


**********


Sesampainya dirumah, ternyata udah ada mobil yang terparkir digarasi rumah Ruhy dan Juno. Mereka pun tau itu mobil siapa.


Ceklek..


"Tuh kan bener dugaanku, pasti Kak Aditya." Ucap Ruhy. Sedangkan Tania dan Juno sudah berjalan menuju ruang keluarga.


"Kenapa? Nggak mau kalau Kakak disini?" Tanya Aditya


"Iya, nggaklah. Ruhy malah senang Kakak disini. Kangen tau." Ucap Ruhy yang memeluk Aditya


"Kakak juga kangen sama kamu." Ucap Aditya dengan membalas pelukan Ruhy.


Setelah berpelukan cukup lama. Ruhy pun pamit untuk kekamarnya untuk mandi dan Tania pun sama, dia mandi di kamar tamu. Karna Ruhy sangat lama jika mandi.


Aditya pun duduk di meja makan bersama Juno yang sudah membersihkan badannya tadi.


15 menit berlalu, Tania dan Ruhy menghampiri mereka dimeja makan.


"Owh iya, hari ini kita mau ambil baju di butik, kan Kak?" Tanya Juno


"Iya, tadi Kakak udah buat janji sama pemilik butiknya." Ucap Ruhy


"Iya, sudah cepetan yuk. Aku nggak sabar lihat bajunya." Ucap Juno


"Ya ampun nih anak. Segitu pengennya bisa couple-an sama Tania yang pakai kebaya?" Goda Ruhy


"Apaan sih, Hy. Nggak usah gitu deh, lebay tau nggak." Ucap Tania


"Lebay juga, aku sayang kok." Ucap Aditya


"Iya itu sih, lo nya aja yang mau Dit." Ucap Juno


"Iya, sih." Ucap Aditya dengan cengengesan sedangkan Ruhy hanya tersipu malu.


Setelah selesai makan siang, mereka pergi ke butik bersama.


"Mbak permisi, saya sudah buat janji sama pemilik butiknya. Atas nama Ruhy Regina." Ucap Ruhy kepada pelayan butik.


"Owh mbak Ruhy, sudah ditunggu didalam. Silahkan." Ucap pelayannya


"Makasih." Ucap Ruhy yang memasuki butik dengan menggandeng tangan Aditya. Sedangkan Juno dan Tania dibelakang mereka.


"Oh, Ruhy." Ucap pemilik butik yang langsung memeluk Ruhy.


"Tante, gimana butiknya?" Tanya Ruhy yang melepas pelukan


"Lancar. Ayo sini, ini Tante buatin khusus buat kamu." Ucap pemilik butik


"Wah bagus banget, Tante. Warnanya abu-abu tapi kesannya mewah walaupun nggak glamour gitu. Ruhy suka, Tan." Ucap Ruhy


"Nah kalau buat Juno sama Tania, nih." Ucap Tante


"Ya ampun, Tan. Bagus banget warna Maroon, Juno suka." Ucap Juno


"Gimana Sayang?" Tanya Juno pada Tania


"Bagus banget, sesuai sama apa yang aku pengin." Ucap Tania


"Bagus deh kalau kamu suka." Ucap Juno


"Owh iya, Tan. Ada batik couplenya nggak sama kebayanya Ruhy." Ucap Ruhy


"Pasti ada dong. Ini Tante buatin spesial buat Adityamu." Ucap pemilik butik


"Gimana, Kak? Suka nggak?" Tanya Ruhy


"Kalau kamu suka Kakak juga pasti suka, Ruhy Sayang." Ucap Aditya


"Owh So Sweet nya kalian." Ucap pemilik butik


"Iya sudah, Tan. Makasih banget iya, sudah buatin kebaya sama batik buat kita semua. Desain Tante memang terbaik." Ucap Ruhy sambil memeluknya.


"Iya, Sayang sama-sama. Tante kan sudah anggap kamu sama Juno kayak anak Tante sendiri." Ucap pemilik butik


Pemilik butik itu sebenarnya adalah sahabat Mamanya Ruhy dan Juno.


"Kalau gitu kami pamit dulu iya, Tan." Ucap Juno


"Iya, hati-hati iya." Ucapnya


"Owh iya, Tan. Soal pembayarannya Ruhy transfer iya." Ucap Ruhy


"Eh nggak usah, itu hadiah dari Tante buat kalian karena kalian udah lulus sekolah." Ucapnya


"Ya ampun Tan, jadi ngerepotin." Ucap Ruhy


"Iya nggaklah, sekali-kali buat baju untuk anak sendiri sama calon menantu." Goda pemilik butik


"Sekali lagi kami semua, terimakasih iya Tan." Ucap Juno


"Iya, sama-sama." Ucap pemilik butik