
"Baik semuanya, karena kalian sudah berada di tempat duduk masing masing. Saya ingin kalian memperkenalkan diri kalian di depan agar kalian saling mengenal satu sama dengan yang lain" ucap Guru tersebut yang bilang murid murid nya yang sudah duduk dengan rapih untuk memperkenalkan diri di depan
"Tapi sebelum saya tunjuk untuk maju kedepan, saya akan memperkenalkan diri terlebih dahulu... Perkenalkan nama saya Vania panggil saja Guru Nia" ucap Vania yang memperkenalkan diri ke hadapan murid nya
Perkenalan pun di mulai dari murid yang duduk paling depan
Dania, Davina, Devian, Sheren, Shena, Sora menunggu giliran untuk di panggil dan maju kedepan
Tak terasa sudah 13 Murid yang sudah memperkenalkan diri mereka di depan
"Selanjutnya, maju kedepan" ucap Vania sambil menunjuk murid yang sedikit sombong kelihatan nya
"Baikk.." Murid tersebut pun berjalan menuju kedepan
"Perkenalkan nama ku adalah Veei, ku harap kalian tidak macam macam dengan ku" ucap Veei dengan nada sedikit tinggi dan terlihat sangat angkuh
...Ilustrasi...
...Wujud Veei dan Vania:...
Veei
Vania
Sekarang tinggal mereka ber 6 yang belum terpanggil
30 menit telah berlalu mereka semua sudah memperkenalkan diri di depan
"Baiklah, semuanya kita akan menguji kemampuan kalian terlebih dahulu. {Gate} terbuka lah" ucap Vania sambil merapalkan sihir portal di depan
"Kalian semua masuk kesini 1 per 1, kita akan menuju tempat yang lebih kuat" ucap Vania yang memberi arahan kepada semua muridnya
"Baik Bu..." Serontak mereka semua
Mereka semua pun akhirnya sampai, di tempat yang sudah Vania siapkan. Yaitu ladang rerumputan yang sangat luas, ya mereka semua berada di luar kota Kezia
"Woahhh indah sekali disini, iya kan Vina" ucap Dania kepada Davina yang memberi tau kalau disini sangat indah
"Iya Dania disini sangat indah, rasanya aku ingin tidur dan melihat ke arah langit. Ini sangat nyaman dan hangat" ucap Davina sambil berguling guling di rerumputan yang sangat hangat
"Heii jangan tiduran kita mau berlatih Vina" ucap Dania dengan nada sedikit di keras
"Sini peganglah tangan ku" ucap Devian sambil memberi tangan nya kepada Davina
"Eeee-eeh-eh gapapa kok Vian aku bisa berdiri sendiri hahaha" ucap Davina yang malu malu kucing padahal dia sangat mau memegang tangan Devian
"Sudahlah ayoo" Devian meraih tangan Davina dan membuat nya dia berdiri tegak di hadapan nya
Tidak sengaja kedorong dengan Veei yang membuat Devian dan Davina jatuh ke rerumputan, tak di sangka kejadian itu menjadi First kiss Davina dan juga Devian. Ya mereka tidak sengaja
"Mfftttttt" ucap mereka berdua yang masih menempel kan bibir mereka
Untung nya saja tidak ada yang melihat kejadian itu, mereka semua berfokus kedepan. Ya walaupun Dania dan Sora fokus nya ke arah langit tidak kedepan tapi mereka tidak melihat kejadian itu
Devian dan Davina pun berdiri dari posisi tersebut sebelum teman temannya mengetahui itu semua
"Eeeeee Vian.... Ja-jangan menceritakan hal tadi kepada siapapun ya cukup kita saja yang tau okay?" ucap Dania yang terlihat sangat malu dan pipinya bener bener sangat merah
"Ii-iya Vina tenang saja, aku tidak akan menceritakan nya kepada siapapun" ucap Devian yang memberi tau ke Davina dia tidak akan menceritakan ini semua kepada siapapun
"Sialan Veei, ini semua gara gara dia" ucap Davina dengan nada sedikit lembut ke Devian
"Hahaha sudahlah, lupakan saja tidak apa apa. Lagian juga, aku puas kok dengan kejadian yang tadi" ucap Devian sambil tersenyum ke arah Davina
"Hee-heehhh.. P-puas?, ishh Vian lupakan hal yang tadi jangan di ingat" ucap Dania sambil membulat kan pipi nya ke arah Devian
"Heii kalian, sedang mengobrol apa saja. Ayo kita mencoba sihir" ucap Dania yang melambaikan tangan nya kepada 2 temannya itu
"Iya Dania" serontak mereka berdua
Mereka berdua pun berjalan mendekati Dania
Sudah 13 orang yang sudah mengikuti Test tersebut
"Baiklah selanjutnya adalah Sora" ucap Vania yang memberi tau kepada mereka semua kalau selanjutnya adalah Sora
Sora pun maju, tanpa sedikit kata apapun untuk menjawab gurunya
"Baiklah Sora, kamu lihat kan di depan disitu ada Golem tanah. Tugas kamu hanya melempar bola api ke arah nya" ucap Vania yang memberi tau kepada Sora bahwa dia harus menembak Golem tanah dengan Bola api
"Iya oke Guru, baiklah ini dia {Holy fire}" ucap Sora sambil merapalkan dan menyebut nama sihir itu adalah Holy fire
(Booom) bola sihir itu tepat sasaran dan mengenai Golem terserah
"Terimakasih Guru, kalau begitu saya akan kembali ke posisi awal" ucap Sora sambil tersenyum melihat Vania
"Selanjutnya adalah Sheren dan Shena" ucap Vania memanggil Sheren dan Shena untuk selanjutnya
"Baikk Guru" serontak mereka berdua mengatakan hal yang sama
Sheren dan Shena pun maju kedepan, ya mereka berdua akan melemparkan bola api ke Golem tanah yang ada di depan sama seperti Sora dan yang lainnya
Vania mampu menciptakan Golem itu dengan cepat
"Wahh kamu lihat Vina, Sora sangat keren dia berhasil melenyapkan Golem itu" ucap Dania dengan nada yang sangat lembut kepada Davina yang memberi tau kalau Sora kakak-nya Devian sangat hebat
"Wah iya, kamu betul Dania. Sora hebat dia mampu melenyapkan Golem itu dengan Api suci" ucap Davina dengan nada lembut juga
Tanpa ia sadari tangan Devian dan Davina itu bergandengan tangan
"Ada yang lebih keren dan lebih mengejutkan sih Vina" ucap Dania yang mengatakan ada hal yang lebih keren
"Apa itu Dania??" ucap Dania dengan nada pelan
"Ekhem, itu kalian gandengan tangan" ucap Dania sambil menunjuk'an jarinya kepada tangan mereka berdua yang sedang gandengan
"Hehh-hehh, ngga kok. Gimana yaa, aku sedikit pusing Dania jadi aku memegang tangan Devian dah. heheheh" ucap Davina sambil tertawa kecil, dan sangat terlihat pipinya mulai me merah lagi
"Haha yasudah kalau begitu" ucap Dania kepada Davina dengan nada yang cukup ramah
...***...
"Baiklah Shena kau siap?, aku akan melawan yang di samping dan kamu fokus yang di depan" ucap Sheren kepada Shena apakah adek-nya siap
"Baik kak, tenang saja ini sangat mudah kok" ucap Shena sambil tersenyum kecil
"{Fire of destruction}" ucap mereka berdua yang merapalkan nama sihir dan siap untuk menembak ke arah Golem yang ada di hadapan mereka
(Booooommm) ledakan ini sangat dahsyat beda dengan punya Sora, ledakan yang kecil karena Sora tidak mau terlihat sangat mencolok
Seketika Golem itupun hangus dan perlahan menjadi butiran debu hitam ke arah langit
"Wow, kalian juga sangat hebat" ucap Vania memberi sorakan kepada mereka berdua
'Dari 13 murid sebelumnya baru hanya mereka bertiga yang terlihat luar biasa' gumam Vania
Sheren dan Shena pun menghampiri Dania
"Kalian juga sangat hebat" ucap Dania yang mengatakan kalau temannya itu Sheren dan Shena juga sangat hebat
"Tentu saja Nona, kami harus hebat untuk melindungi diri Nona" serontak ucapan dari mereka berdua dengan nada lembut kepada Dania
"Yasudah kalian duduk lah, aku masih ingin melihat siapa selanjutnya yang terpanggil" ucap Dania dan menyuruh mereka berdua duduk untuk beristirahat
"Baik Nona, kami akan beristirahat" serontak mereka berdua mengatakan hal yang sama
...***...
"Pas sekali dia sekarang berada di luar, baiklah aku akan mengejutkan mereka semua ha-ha-ha" ucap seseorang yang misterius dari atas, yang sedang mengamati Dania
"Selanjutnya adalah Devian dan Davina" ucap Vania yang memanggil mereka berdua
"Siap Guru, kamu akan maju" serontak mereka berdua mengucapkan hal yang sama
Mereka berdua pun maju dan langsung memulai Test nya
"{Small holy fire}, {Hell fire}" ucap mereka berdua sambil merapalkan nama bola api yang mereka ciptakan
(Boooooooommmmmmm) ledakan ini lebih besar dari pada milik Sora, Sheren dan juga Shena
Karena ledakan ini bertabrakan dan membuat Golem tersebut hancur dengan kawah yang sangat besar di bawah Golem itu
"Waw waw, sihir yang sangat menakjubkan" ucap Vania sambil memberi mereka tepukan tangan kepada mereka berdua
'Jujur saja bahkan diriku, seperti nya akan mati jika terkena ledakan' gumam Vania setelah melihat ledakan yang sangat dahsyat itu
Mereka berdua pun berlari menuju ketempat asal dan mendekati Dania
"Kalian berdua hebat Vina, Vian" ucap Dania sambil bertepuk tangan kepada mereka berdua dengan senyuman yang hangat
"Hahaha kamu bisa aja Dania, dirimu pasti lebih hebat" ucap Devian kepada Dania yang memberi tau bahwa diri dia pasti lebih hebat
"Betul itu Vian, Dania sahabat ku pasti lebih hebat" ucap Davina sambil tertawa kecil dan menempel kan jari tangan nya ke pipi
...***...
'Baru begitu saja sudah sangat bangga, hahaha manusia bodoh' gumam Veei dengan menyombongkan diri, karena manusia baru melihat hal seperti itu saja sudah sangat kagum
"Aku akan sedikit mengeluarkan kekuatan ku, untuk kalian dan ini adalah gratis hahaha" ucap Veei yang mengatakan dia akan sedikit serius dan mengeluarkan kekuatan nya sedikit untuk menunjukkan kepada mereka semua