Born Beautiful Demon Lord

Born Beautiful Demon Lord
· V 1 - Chapter 12: Adek baru



"Kita udah sampai Pii, ini kita sedang berada di rooftop sekolah ini, ya kita akan turun" ucap Devian yang bilang ke Pii kalau mereka sudah sampai


"Boleh aku turun?, aku mau jalan sendiri. Gamau di gendong" ucap Pii apakah dia boleh turun dari gendongan Devian


"A-ah iya tentu saja, nah silahkan turun" ucap Devian sambil membungkukkan dirinya agar Pii bisa berdiri di lantai


"Yoo kita turun" ucap Pii dengan ekspresi yang gembira


Tak lama kemudian mereka berdua pun akhirnya turun, menuruni tangga dan menuju Kelas Z


"Kenapa kita berhenti kak?" ucap Pii yang menanyakan kenapa dia berhenti


"Sebentar ya, itu ada kantin. Kakak mau membeli snack dulu sama minuman buat teman teman, kamu juga mau?" ucap Devian yang bilang kalau di dekat dari keberadaan mereka ada sebuah kantin kecil dan Devian menawarkan Pii apakah dia mau juga atau tidak


"Aku roti keju aja, kebetulan aku sangat suka keju" ucap Pii dengan nada yang ramah


"Oh kau juga suka roti keju ya, sama seperti Dania" ucap Devian yang baru tau kalau adeknya suka roti keju sama seperti Dania


"D-dania?, kak Dania pacar kakak?" ucap Pii dengan polos


"He-eh bukan bukan, kakak tidak tertarik sama dia. Kakak lebih suka sama sahabat nya, namanya Davina" ucap Devian yang menjelaskan ke Adek nya


"Ohhh, Kakak suka sama kak Davina. Kakak udah nyatain perasaan kakak ke dia?" ucap Pii sambil memakan roti keju


"Ini kak, pesanan Snack dan Minuman nya sudah kami siapkan. Silahkan di bawa" ucap seorang wanita yang bilang pesanan Devian sudah selesai


"Ayoo Pii kita menuju ke kelas" ucap Devian sambil memegang tangan kiri Adeknya


"Y-oya cita ke keias kakak" ucap Pii yang masih mengunyah roti keju di mulutnya


"Hahaha, makan dulu aja baru ngomong" ucap Devian yang menertawakan Adeknya


"Eeemmmmm" ucap Pii sambil membulatkan pipinya


...***...


(Master saya merasakan hawa kehadiran master saya yang sebelumnya)


'Lah, dia ada disini?'


(Seperti nya begitu master, master berhati-hatilah dengan dirinya)


'Iya aku pasti berhati-hati'


Tak lama kemudian Devian datang dan membuka pintu kelas


Di-iringi oleh Pii, mereka berdua berjalan ke tempat duduk teman temannya


"Itu siapa Vian?, yang di belakang mu" ucap Sora yang menanyakan siapa sesosok anak kecil yang berada di belakang Devian


"Ini Pii, Adek kita. Ayah membuat nya untuk kita berdua" ucap Devian dengan nada yang normal ya itu otomatis terdengar oleh se isi ruangan


'Apaaa, master Pii berada disini?' gumam Veei yang langsung terbangun dari tidur singkat nya itu


'Sial, aku harus berpura pura tidak mengenal nya. Baiklah jika begitu' gumam Veei


'Itu Pii?, dia anak kecil yang manis kok'


(Saya juga bingung dengan wujudnya master, master tetap berhati hati saja)


'Baiklah kalau begitu'


"Allo teman teman kakak" ucap Pii sambil tersenyum halus dan melambaikan tangannya ke arah mereka semua


"I-iya haloo" ucap Veei yang terlihat gugup


"Haloo Pii, aku Dania. Salam kenal ya" ucap Dania dengan santai


"Iya kak Dania, salam kenal juga. Aku Pii" ucap Pii yang membungkukkan dirinya di hadapan Dania


"Hahaha kau sangat manis sini aku gendong" ucap Davina dan langsung menggendong Pii


"Eeeehhh kak" ucap Pii yang terkejut


"Salam kenal aku Davina" ucap Davina sambil tersenyum ke arah Pii


"Hooh kakak namanya Davina, iya iya aku akan ingat" ucap Pii sambil mengusap usap pipi Davina


"Huhhh tangan mu sangat halus dan mungil" ucap Davina yang bilang tangan Pii sangat halus dan mungil


Pii yang diam sendirian di belakang merasa bosan


'Ah bosen, kalau baca novel ngga ada Kizaka ga seru' gumam Pii


...***...


"Seperti nya master Pii sudah sampai" ucap bawahan Pii, ya dia adalah salah satu 3 Dewi yang di ciptakan oleh Pii


"Kau benar, dirinya sudah sampai" ucap dari salah satu 3 Dewi tersebut


"Biarkan master Pii bersenang senang" ucap dari salah satu 3 Dewi tersebut


Di planet chromatica yang sangat indah itu hanya ada mereka bertiga saja


Bahkan planet tersebut lebih besar dari pada planet Dania tinggali bahkan lebih besar dari planet Bumi...


"Bagaimana kita jalan jalan putar putar Dimensi ke Dimens" ucap Dari salah satu 3 Dewi tersebut


"Ide yang bagus, yasudah kita akan jalan jalan" serontak 2 Dewi yang lainnya mengatakan hal yang sama


...***...


Malam hari pun akhirnya tiba


Dania yang sedang membaca novel sambil menerangkan kamar nya memakai sihir yang dia punya


Sheren dan Shena yang asik mengobrol di kamar nya, ntah mereka mengobrol apaan, mungkin cowok yang mereka sukai


Davina yang sedang memikirkan Devian dan memeluk meluk bantal nya


Devian, Sora dan juga Pii sedang asik di kamar yang sama sambil mengobrol satu sama lain


Ceri yang sudah tertidur pulas di kamar nya


Veei yang sedang memikirkan rencana untuk selanjutnya


Ya mereka semua memikirkan hal masing masing


"Kak Sora, kakak Vian kan suka sama kak Vina" ucap Pii yang mengatakan kalau Devian suka sama Davina


"Iyaa aku sudah tau kok, sudah sangat keliatan Devian suka sama dengan Davina" ucap Sora dengan nada santai ke arah Pii


"Kalau Dania?, Kak Sora suka yah...." ucap Pii dengan senyuman ringan ke arah Sora


"E-eh ngga kok, aku ngga suka sama Dania" ucap Sora dengan nada yang sedikit di keraskan olehnya


"Boong itu, pasti Sora suka sama Dania, hahahaha" ucap Devian yang bilang kalau Kakak nya itu boong soal perasaan nya


"Haha aku pusing, aku mau tidur saja" ucap Pii dengan nada santai dan langsung tertidur di kasurnya dengan lelap


Terlihat Pii tidur nya sangat manis, untung nya saja Pii masih anak kecil dan di kamar itu cuma hanya Kakak-Kakak'nya saja


"Lah Pii susah tertidur begitu saja?" ucap Sora yang terlihat sedikit bingung


Sora pun, melerai rambut Pii dengan hati hati


Begitupun juga Devian yang langsung mencium pipi Pii


Hoohh mereka layaknya seperti 2 seorang pedo


Menjijikan....


...***...


"Sebaiknya aku akan mulai memasuki mimpi Dania dan memberi tau apa yang akan terjadi 1 hingga 2 tahun mendatang" ucap Kizaka yang ingin memasuki mimpi Dania


Tetapi Dania belum tidur, jadi sayang sekali rencana Kizaka masih menunggu waktu yang sedikit lama lagi


"Ah, Dania belum tidur ternyata. Yasudahlah aku akan menunggunya tidur, dan setelah dirinya tertidur aku akan langsung memasuki mimpi-nya" ucap Kizaka yang bilang dia akan menunggu Dania hingga tertidur


'Semoga saja master Pii tidak membuat hal yang aneh aneh di planet ini' gumam Kizaka yang sedikit khawatir dengan planet nya


Tentu saja dia peduli dengan planet ini dan makhluk makhluk yang ada di planet ini, bagi Kizaka itu sangat berharga


Jadi tidak heran jika Kizaka sang Dewa saja khawatir dengan planet nya yang dia ciptakan


'Kesampingkan dulu tentang master Pii, ada 3 Dewi yang berbahaya mengincar Dania... Semoga saja 3 Dewi itu tidak mencari Dania sekarang' gumam Kizaka untuk mengesampingkan tentang master Pii