Born Beautiful Demon Lord

Born Beautiful Demon Lord
· V 2 - Chapter 9: Zarania 1



Pagi hari pun tiba, cahaya sinar matahari menembus jendela kamar kamar


Pagi hari yang cerah dan sangat damai di benua Zarania, burung burung berterbangan dan suara masyakarat penduduk kota Zawawi yang ramai di depan bisa terdengar suara suaranya dari kamar


Sebentar, di benua itu sedang ada festival perayaan kemenangan mereka melawan ras naga jaman dahulu


Makannya banyak penduduk di luar yang sangat ramai, bukan hanya itu di festival ini banyak pedagang yang menjual makanan lezat. Contohnya seperti Gurita bakar, Cumi bakar dll


Zarania adalah benua yang sangat damai, di seluruh kota yang ada di benua Zarania sangat jarang adanya pencuri karena di benua ini rakyat nya terbebas dari kata miskin, pemerintahan di benua ini sangatlah bagus tidak heran jika benua Zarania tepat berada di nomor kedua setelah benua Kreiza dengan kategori benua yang maju


Banyak anak kecil yang menonton festival itu, tentu saja karena festival ini dirayakan 1 tahun sekali


"Hemm ramai sekali seperti nya di depan" ucap Dania yang masih menguap


(Melirik - lirik) "Oh iya aku kan sudah sampai di benua Zarania", "Sebentar... wah udah sampai, di luar seperti nya ada festival" lirik Dania melihat jendela kamar


Dania langsung berlari ke kamar Davina


"Vinaa, bangun"


"Emm iya iya Dania, tunggu sebentar" Dania masih mengucek-ucek matanya


"Di depan sedang ada festival, kau tau festival apa itu?" tanya Dania penuh dengan semangat


"Ituu festival perayaan ras ku menang saat perang jaman dahulu melawan ras naga" jawab Dania sambil melirik ke jendela kamar


"Hehh ras mu melawan ras naga?, terus menang. Wah hebat" Dania terkejut karena ras manusia setengah kucing mampu mengalahkan ras naga"


"Yasudah gimana kita keluar jalan jalan, sambil mencoba makanan" ajak Davina untuk keluar dari guild


"Ayoo kita keluar" seru Dania sambil tersenyum manis


Mereka berdua pun keluar dari guild tanpa memikirkan teman yang lainnya


"Wahh itu lihat Vina, ada yang jual cumi bakar. Aku mau beli itu" ucap Dania yang melihat ada yang jual cumi bakar


"Iyaa okeh kita kesana"


Mereka berdua langsung berjalan menuju toko yang menjual cumi bakar


Dania membeli 2, 1 untuk dirinya dan 1 untuk Davina


Mereka berdua melanjutkan jalan jalannya mengelilingi kota Zawawi


"Vina, kota pusat di benua Zarania itu jauh dari kota ini?" tanya Dania yang masih berjalan mengelilingi kota Zawawi


"Heem untuk sampai di kota pusat dari kota ini, kita harus menaiki kapal untuk menyeberangi danau antara kota ini dan kota pusat sekitar 17km" jawab Davina, menjelaskan semuanya dan rute untuk pergi ke kota pusat


"17km jauh juga, yasudah kita terbang saja bagaimana?" saran Dania


"Ngga bisa Dania, kita membawa kereta kuda bagaimana kita terbang tanpa membawa kereta kuda itu" Davina menjelaskan kalau mereka tidak bisa terbang karena ada kereta kuda yang harus dibawa


"Oh iyaa ada kereta kuda, yasudah deh pakai teleportasi saja aku bisa membuat nya"


"Memangnya kau hafal koordinat nya?, jika tidak hafal koordinat nya akan bahaya kalau memakai sihir teleportasi"


"Tenang saja aku hafal dan tau koordinat nya", "Hehehe"


"Yasudah kalau begitu, tambah bagus bisa mempersingkat perjalanan kita menuju ke seluruh benua yang ada di planet ini" Davina tersenyum ke arah Dania


(Ammm) Sesendok udang bakar "Teman teman, kalian melihat Dania sama Davina?" tanya Devian yang masih ada udang di dalam mulut nya


"Mereka keluar untuk jalan jalan" jawab Veei


"Heh kamu tau Veei?"


"Iyaa aku mendengar nya, kamar Davina berada di sebelah kamar ku"


Mereka semua sedang makan di guild yang mereka tempati


"Kak makanan disini enak juga ternyata" ucap Sheren yang bilang kalau makanan di kota ini enak juga


"Iyaa Shena, makanan disini enak" Sheren menganggukkan kepalanya


"Devian, kita akan ke kota pusat di benua ini kan?" tanya Ceri kepada Devian yang masih memakan udang bakar nya


"Iyaa kita akan ke kota pusat" jawab singkat dari Devian


Dania dan Davina sudah selesai dengan acara jalan jalannya dan langsung kembali ke guild


Muncul sebuah portal di dalam guild


Ya portal itu milik Dania


"Itu Dania" ucap Sora


"Bwaaa" teriak Dania di dalam ruang makan yang ada di guild


Untungnya saja di guild itu sepi hanya ada teman teman Dania saja yang ada di situ sekarang


"Semuanya ayo lanjutkan perjalanan kita" ucap Dania dengan penuh semangat


"Iyaa Dania sabarlah kita masih makan" ucap Sora dengan nada lembut


"Yasudah cepat lah"


Mereka semua mempercepat makan mereka


"Sudah selesai" serentak mereka semua berkata seperti itu


"Yoshaaa", "Kalian semua berdiri dekat kereta kuda, aku akan menteleport kan kalian bersama kereta kuda langsung ke depan kota pusat di benua Zarania"


Teman teman nya hanya menganggukkan kepalanya, mereka semua langsung berdiri dengan rapih di dekat kereta kuda


"Memangnya kau tau koordinat kota pusat yang ada di benua ini Dania?" tanya Veei dengan nada santai


"Aku tau jadi tenang saja, percayakan semuanya kepada ku" jawab Dania dengan senyuman yang manis


'Aku mengandalkan mu Zara'


(Siap master, master tenang saja saya akan menentukan koordinat nya)


'Baguslah'


(Bersiaplah master)


'Baik'


Sebuah lingkaran sihir berwarna emas putih muncul di bawah kaki teman teman Dania, lingkaran itu melingkari mereka termasuk kereta kuda yang mereka pinjam dari kota Kezia


'Sekarang!!'


(Baiklah master)


'Pindahkan"


Mereka semua langsung berdiri di depan kota pusat yang ada di benua Zarania


'Jadi ini kota Zanuar, kota pusat yang ada di benua Zarania' pikir Veei


Serentak Dania, Davina, Devian, Sora, Sheren, Shena dan Ceri mengatakan hal yang sama yaitu "Woahhh" ya mereka semua terkagum dengan kota pusat yang ada di benua Zarania


"Suggeeeeee, pemandangan nya indah sekali iyakan Vina?" tanya Dania kepada Davina yang sedikit terpukau dengan indah nya kota Zanuar


"Iya kau betul Dania, sudah lama aku ga kesini sejak kecil aku hanya sekali ke kota ini bersama orang tua ku" jawab Davina yang terpukau juga dengan indah nya kota Zanuar


'Aku telah melihat banyak ras kucing seperti Davina, tapi menurutku ku Davina satu satunya ras kucing yang tercantik' gumam Devian


"Yasudah kita tidak usah di luar sini terus menerus langsung saja kita semua masuk" ajak Dania dengan penuh semangat kepada teman temannya


"Yooo" serentak Sheren, Shena, Davina, Sora mengatakan hal yang sama sambil mengangguk'an kepala


Mereka semua langsung berjalan masuk ke dalam kota Zanuar (kota pusat yang ada di benua Zarania)


Tanpa pikir panjang mereka langsung mencari guild untuk tempat istirahat mereka


//13:00


Mereka sudah sampai di Guild, dan sedang makan siang di dalam guild


Disitu ramai banyak pengunjung yang datang, sekitar 43 orang yang ada di dalam


Tempat itu juga sangat elegan dan mewah, tidak ada kotoran di mana mana semuanya bersih


Guild itu sangat terjaga dengan baik dan juga rapih, tidak heran kota ini paling banyak penduduk nya


Berbeda dengan benua Kreiza, di kota Kezia memang banyak penduduk nya tapi lebih banyakan penduduk di kota Kiza yang ada di benua Kreiza


Di kota ini juga sangat ramah penduduk nya, mereka semua bernyanyi bersama di dalam ruang makan yang ada di dalam Guild


Mereka sangat kompak dan damai, ada yang memberi tepukan semangat untuk orang yang bernyanyi


"Hahaa mereka kompak sekali ya kan Dania" ucap Davina yang memberi tau mereka semua sangat kompak


"Iya betul mereka sangat kompak dan damai, aku suka penduduk di benua ini" Dania bilang dia menyukai penduduk benua Zarania


"Iyaa mereka semua ramah, tidak ada yang jahat di benua ini" ucap Davina memberi senyuman kepada Dania sambil mengangguk'an kepalanya


"Kau mau bernyanyi juga Dania?" tanya Davina


"Akuuu, ngga ah. Aku mau ke kamar saja aku lelah pingin baca novel aja di kamar" jawab Dania


"Yasudah kamu ke kamar saja, istirahat sambil membaca novel" saran Davina


"Okee, kalau ada yang nanya bilang saja aku sudah ke kamar duluan" Dania menitipkan sebuah pesan untuk teman teman nya kepada Davina


"Iyaa baiklah, akan aku sampaikan nanti kalau ada yang bertanya" ucap Davina memberi senyuman ke arah Dania


Dania pun langsung pergi dari ruang makan itu yang sangat ramai


Dirinya menaiki tangga dan langsung menuju ke kamar nya


Tak lama kemudian Dania sudah masuk di dalam kamar nya dan langsung beristirahat di kasur nya


"Hahh nyaman sekali disini"


'Zara tolong ambilkan aku sebuah novel tentang percintaan yang di buat oleh manusia di Bumi'


(Baik master, judulnya pyschopath possesif)


'Pyschopath?, heem seperti nya menarik. Yasudah aku akan baca cerita itu'


(Baik master, saya akan menyalin nya)


'Oke aku akan menunggu nya'


Dania menunggu sekitar 1 menit untuk Zara menyalin semua bab


(Ini master, saya sudah menyalin nya)


Tiba tiba muncul sebuah novel di tangan Dania


'Terimakasih Zara'


(Sama sama master)


Dania pun langsung membaca novel itu, dia ingin tau tentang percintaan


Tapi dirinya malah melihat novel tentang pembunuhan, seorang psikopat yang mencintai wanita


Dania membaca nya dan fokus ke novel itu