
Dania sudah ada di planet Mibu, dirinya berada di atas, melihat Sora dan Devian melawan Tina, tapi yang dia lihat seperti nya mereka berdua kesusahan melawannya
"Cukup!!, hentikan!!!" teriak Dania yang di atas lalu melesat jatuh ke bawah di tengah pertarungan, yang membuat tanah di sekitar nya menjadi hancur seperti kawah kecil
Brurrrr
Suara tanah yang hancur akibat Dania melesat dengan cepat ke bawah
Kabut dari pasir mengelilingi Dania
Tak lama kabut itu hilang dan menampak'an wujud Dania
"Akhirnya sang bintang utama muncul juga" Tina ngomong dengan dirinya sendiri
...Ilustrasi...
...Wujud Tina:...
"Dania!" serentak Devian dan Sora mengatakan hal yang sama setelah melihat kemunculan Dania
"Kalian mundur lah, biar aku saja yang melawannya"
"Tapi Dewi itu kuat Dania" Sora mengingat kan Dania
"Udah lah kak kita mundur saja terlebih dahulu, kita sudah terluka cukup parah" ajak Devian menyuruh Sora untuk mundur
"Beraninya kau!!, melukai teman ku!~" ujar Dania yang menatap tajam ke arah Tina
Devian dan Sora langsung mundur, mereka langsung ketempat Ceri, Davina, Sheren, dan juga Shena
"Vian, sini aku sembuhkan lukamu" Davina khawatir dengan keadaan Devian yang terluka cukup parah, lalu menyembuhkan luka luka Devian
"Terimakasih Vina" Devina tersenyum manis ke arah Davina yang tampak nya baik baik saja
"Shena sembuh kan luka Sora" suruh Sheren ke Shena untuk menyembuhkan luka luka Sora
"Baik kak" jawab Shena yang mengangguk'an kepalanya
Shena langsung merapalkan mantra nya untuk menyembuhkan Sora
"Terimakasih Shena" Sora menoleh ke arah Shena yang lagi menyembuhkan dirinya
"Kita pergi dari galaxy ini, kita akan bertarung disitu!" ajak Dania ke Tina agar dirinya dapat mengamuk dengan leluasa
"Baiklah kalau begitu {Gate rise}" Tina langsung menyiapkan portal menuju luar galaxy
"Kau masuk duluan setelah itu aku"
"Baiklah" Tina langsung memasuki portal itu
Dania yang melihat Tina sudah memasuki portal itu dirinya juga beranjak untuk masuk ke dalam portal
Dania dan Tina sudah berada di luar galaxy, terlihat disitu sangat banyak galaxy galaxy lainnya bertebaran ntah kemana tapi tidak ada satupun galaxy yang bertabrakan ya karena itu semua tercipta dari God Particle (Partikel partikel yang menyambungkan ke ayat ayat yang ada di dalam Void Cube)
"{Zeit}" seketika waktu 1 universe di hentikan oleh Dania, sebenarnya dirinya bisa saja mengehentikan waktu ke seluruh ayat ayat yang ada tapi buat apa, dalam jangkauan ini juga sudah dibilang cukup besar
Di waktu yang berhenti itu ternyata Tina dapat bergerak, ya sudah sewajarnya karena dia Dewi
Balik ke Alza
"Pemberhentian waktu dalam skala yang besar?, Dania aku bisa merasakan ini mana milik Dania" Alza sadar waktu sudah di hentikan oleh Dania, lalu dirinya ingin mentelepati Dania
(Dania ini aku Alza, kau hentikan pemberhentian waktu ini, gunakan skala yang kecil saja. Dengan jarak sekitar 100km atau 1000km jangan skala 1 universe kau hentikan, akan banyak makhluk yang tidak berdosa kau bunuh)
(Ahh maaf maaf, kalau begitu aku akan tarik kembali skill ini)
"{Zeit}" Dania langsung memberhentikan waktu yang tadinya dia hentikan
(Sudah aku hentikan)
(Baguslah, yasudah kamu berhati hati lah)
(Iyaa Alza~♪)
"Kenapa kau hentikan pemberhentian waktunya, apa mana mu terkuras?" Tina menyombongkan dirinya, dia pikir mana milik Dania terkuras habis
"Cukup kau membual rasakan ini {Enorme}" Dania menunjuk jarinya ke arah Tina
Tina berhasil menghindar dari serangan milik Dania
Skill Dania melesat dengan cepat melebihi kecepatan cahaya, tidak tidak bahkan cahaya saja tidak dapat melihat kecepatan itu
Buommmmmmmm
Suara ledakan sihir milik Dania barusan yang melesat sangat cepat, sehingga keluar dari universe ini bahkan keluar dari multiverse yang dia tempatkan
Sehingga membuat 99 multiverse hancur meledak seketika
Hanya tingkatan Dewi ke atas saja yang dapat merasakan kekuatan itu dan ledakan yang barusan saja terjadi
Tina yang menoleh ke arah belakang merasakannya 99 multiverse sudah hancur hanya dengan 1 serangan kecil seperti kelereng yang mampu membuat ledakan sebesar itu
"Sihir macam apa itu?!!!" teriak Tina ke arah Dania yang membuat dirinya gemetar setelah kejadian tadi
"Kau tidak perlu tau dan rasakan ini {Breker leeg}" Dania melesat ke arah Tina lalu menciptakan sebuah portal menuju Void
Buggh ugh ugh ugh
Tina yang menerima pukulan dari Dania terlempar jauh di dalam Void
Terlihat Dania muntah darah disitu, hanya 1 serangan saja sudah membuat dirinya merasakan sakit yang sangat dahsyat
"Oh jadi dia mampu bertahan di dalam Void, baguslah" gumam Dania
Muncul hologramnya dari buku itu
Dania mencari ayat ayat tentang Tina, tak lama dia menemukan ayat ayat itu
Lalu dirinya menulis sesuatu di hologram itu
Iya dia mengubah ubah takdir milik Tina dengan mudah nya, walaupun Tina bukan ciptaan dirinya melainkan ciptaan Pii bukan masalah yang besar bagi Dania
Dania yang sekarang berada di wujud Goddess untuk membuka skill itu
Dania membuat alur milik Tina acak acakan, yang menjadikan Tina tersiksa
Diri Tina seperti error glitch pada tubuh nya
"Rasakan itu Tina" teriak Dania yang puas melihat Tina tersiksa
"C-cukup aku menyerah aku menyerah, aku mengalah. Hentikan itu!!" mohon Tina untuk memberhentikan Dania yang mengacak acak alurnya
"Ada satu syarat yang harus kau patuhi"
"Syarat apa, cepat katakan, aku akan menuruti perkataan mu"
"Kau kembalikan 99 multiverse yang sudah aku hancurkan gara gara dirimu menghindar jadinya 99 multiverse itu hancur, itu salahmu"
"T-tapi"
"Ngga ada tapi tapi, aku tau dirimu seorang Dewi yang mampu keluar dunia ini yaitu outverse, hanya 99 multiverse yang hancur kau mengeluh?, Dewi macam apa kau!"
"Iya baiklah kalau begitu, aku akan menuruti permintaan mu"
"Baguslah"
Dania langsung memperbaiki alur alur milik Tina lagi seperti semula
"Nah aku sudah memperbaiki alur mu, sekarang pergilah dari ini. Sebelum aku berubah pikiran!!"
"B-baik, saya laksanakan sekarang juga" Tina menunduk ke arah Dania lalu pergi menggunakan skill nya yaitu Gate rise
"Masalah selesai, sebaiknya ku juga pergi dari sini. menemui teman teman ku" Dania mengangguk lalu pergi dari Void itu tanpa menggunakan skill apapun ya hanya bermodalkan Kemahadiran dirinya dia sangat mampu berpindah pindah sesuka hati
Tak lama akhirnya Dania berada di samping Davina sahabatnya
"Vina" ucap Dania dengan nada yang pelan
"Dania?!" setelah mengatakan itu Davina langsung memeluk sahabatnya
"Maafkan aku, gara gara diriku kalian semua jadi terluka seperti ini. Maafkan aku juga yang sudah membuat khawatir kalian ke diriku"
"Sudahlah tidak apa apa Dania, aku tau kamu bakal kembali" kata Veei dari belakang Dania yang menepuk pundak Dania
"Kau baik baik saja kan Veei?" tanya khawatir Dania
"Iya aku baik baik saja, kau tenang lah aku tidak apa apa" jawab Veei yang merasa bersalah karena Sora terluka akibat bertarung melawan Tina
"Baguslah kalau begi~~" Dania terpingsan lagi di pelukan Davina
"Heii Dania" Davina menggoyang goyangkan tubuh Dania, namun tetep saja Dania tidak tersadar
"Sebaiknya kita semua balik ke dalam guild untuk beristirahat, untuk Dania biar aku saja yang menggendong nya" ujar Sora yang ingin menggendong Dania
Tak pakai lama Davina memberikan tubuh Dania, lalu Sora langsung menggendong nya
Veei yang melihat Dania dia gendong oleh Sora merasa kesal dan cemburu
Pipinya dibulatkan, alisnya mengerut. Tentu saja Veei cemburu karena dirinya juga punya hati sama seperti manusia pada umumnya
Mereka semua langsung pergi menggunakan sihir teleportasi milik Devian
Tak lama mereka semua sudah sampai di depan guild
"Sora kau antarkan Dania ke kamar nya, aku dan yang lain akan menyusul" saran Davina untuk Sora
Sora menoleh ke arah Davina lalu mengangguk pelan, dirinya langsung berlari masuk kedalam sambil menggendong Dania ke kamar nya
"Vina, seharusnya yang menggendong Dania bawahan Dania saja, seperti Ceri, Sheren dan juga Shena" ujar Veei di belakang Davina
"Sudahlah Veei, itu kan tugas laki laki" Davina menepuk pundak Veei agar tenang
Veei hanya tersenyum saja
"Baiklah" Veei menunduk'an kepalanya
Di saat Veei menunduk Davina langsung memeluk Veei, agar dirinya merasa tenang
Veei membalas pelukan Davina
"Kau tau Vina, aku sudah jadian sama Sora" bisik Veei
"Wah selamat, aku juga sudah jadian sama Devian waktu di taman di kota Puzoa" bisik Davina
"Iya makannya itu aku ngga mau Sora perhatian lagi sama Dania, tapi aku juga ngga bisa melarang nya karena mereka itu teman. Jadi aku pasrah aja" bisik Veei lagi
"Kamu yang tenang yah Veei, aku tau kok rasanya" Davina mengelus elus rambut Veei dengan lembut
Ya cukup sampai disitu, mereka akhirnya masuk kedalam guild untuk beristirahat
Sora juga sudah menaruh Dania di atas kasur, lalu dia pergi dari kamar Dania dan langsung menuju ke kamar nya untuk beristirahat
Ya disini Sora juga sadar karena Veei pasti akan cemburu, jadi dia tidak melakukan apapun ke Dania hanya menaruh nya di atas kasur lalu pergi
Pada akhirnya mereka semua beristirahat di kamar nya masing masing