
'Apa ini?!, bukannya aura ini milik Alza?, tapi kenapa dia disini. Kayak nya dia lagi ada di kota Puzoa kota pusat yang ada di benua ini' pikir Dania yang tiba tiba dia merasakan aura milik Alza
'Zara apa Alza keluar dari The Final Void?"
(Iya master, dia keluar dari sini. Katanya dia mau membunuh Raja elf itu sendiri, dia mendengar percakapan kalian)
'Apa dia mendengar percakapan ku dengan Ceri?, sebentar apa dia bisa melihat juga dari dalam situ?'
(Iya bisa master, sama seperti saya)
'J-jadi dia...~ hehe bisa melihat saat aku mandi dong'
(Iya bisa, tapi master tenang saja karena hanya bisa terlihat apa yang master lihat, lagian juga Alza disini kerjaan nya hanya tidur saja)
'Ahh tetap saja itu lancang namanya, kalau ketemu ku pukul dia'
(Hahaha master bisa memukul nya sekarang juga, dia lagi ada di kota itu. Master saat pergi dari kota yang sekarang bisa bertemu dengan nya)
'Iya semoga saja dia belum kembali ke dalam The Final Void setelah membunuh Raja elf itu'
(Ah iya juga, yasudah master bisa memukul nya kapan saja jika master menginginkan nya. Lagian juga dia bakalan balik lagi ke dalam The Final Void untuk tidur)
'Yasudah kalau begitu'
Dania telah selesai mengobrol dengan Zara
Lalu sambung lagi ke Ceri
"Jadi bagaimana Dania?, kita berangkat saja langsung ke kota itu mumpung ini masih pagi" saran Ceri agar dirinya dan teman teman nya langsung menuju ke kota Puzoa
"Iyaa yasudah kita berangkat sekarang, bangunkan yang lain aku akan menyiapkan kereta kudanya di depan kota ini" Dania langsung pergi membawa kereta kuda itu ke luar dari kota Puirs untuk menuju ke kota Puzoa
Ceri mengangguk'an kepala nya sebelum Dania menteleport kan dirinya ke kereta kuda itu
Dia langsung membangunkan teman teman yang lainnya
"Kalian semua dengarkan aku, kita akan berangkat menuju kota Puzoa sekarang juga" Ceri teriak di luar kamar Dania agar teman teman nya mendengar dan langsung bersiap siap menuju kota selanjutnya
"Baik" serentak jawab mereka semua dari kamar masing masing
Sora yang mendengar itu reflek keluar kamar nya dan menuju ke kemar Dania
"Hehh kau Ceri, Dania dimana?" tanya Sora kepada Ceri yang ada di depan pintu kamar Dania
"Ohh Dania, dia sudah pergi membawa kereta kuda keluar dari kota ini, untuk langsung ke kota selanjutnya" Ceri menjawab pertanyaan Sora lalu dia pergi ke kamar nya untuk menyiapkan barang barang miliknya
Sora yang sudah mendengar perkataan Ceri dirinya juga langsung cepat cepat membereskan barang barang miliknya, dan merapihkan kasur (ya walaupun itu bukan kewajiban dia untuk merapihkan kasur, karena ada pelayan yang akan membereskan kasur) tapi ya bukan hanya Sora yang seperti itu, teman teman Dania yang lainnya juga sama melakukan seperti Sora
10 menit kemudian, mereka akhirnya sudah selesai semua dan langsung keluar dari guild itu menggunakan teleport milik Devian
Mereka semua langsung ada di tempat Dania berada
"Devian langsung saja" angguk'an kepala dari Sora
"Okeh" Devian mengangguk'an kepala nya juga
Yang lainnya langsung menaiki kereta kuda itu, namun Ceri yang ada di kereta kuda itu hanya clone perfect nya saja
Dia pergi ke goa yang ada boss orc itu untuk mengambil item yang ada di goa, dirinya sudah meniatkan untuk memberikan item itu kepada Dania
Mereka semua langsung jalan menuju kota selanjutnya
Flashback ON
Sebenarnya yang menaruh katana itu adalah Alza, dirinya lah yang sudah mengatur semuanya dan menaruh boss orc di goa itu untuk menjaga item tersebut
"Katana ini aku berikan saja ke Dania, lagi pula aku sudah menduplikat nya. Jadi diriku juga mempunyai katana itu", "Hahaha"
Dia langsung menaruh katana itu yang sudah dia tarik kembali kekuatan nya dan menjadi original kembali, di dalam goa
"Nah sudah selesai, boss orc juga sudah, tinggal menunggu waktu pasti ada para petualang yang melihat ini dan menginformasikan nya ke guild" Alza langsung pergi dari tempat itu
Flashback OFF
"Seharusnya disini, di dalam goa pasti ada boss orc" Ceri ngomong dengan diri sendiri
Dirinya langsung memasuki goa tersebut, untuk melawan boss orc yang menjaga item di dalam
Setelah memasuki goa lebih dalam lagi akhirnya Ceri menemukan boss orc itu, dan tepat dibelakang boss orc itu ada item
"Oh jadi item itu katana, baguslah kalau begitu, katana itu pasti cocok dengan Dania" Ceri ngomong dengan dirinya sendiri yang telah melihat wujud item yang mau dia berikan kepada Dania
"{Dark flame sword}" Ceri mengangkat tangannya ke atas, tiba tiba muncul sebuah pedang yang di lapisi api hitam
"Rasakan ini" (Ctrangg~)
Tebasan Ceri di tahan dengan tangan boss orc itu
"Kau kuat juga ternyata, baiklah bagaimana dengan ini"
"{Final hell flame}" Ceri menyemburkan api hitam yang pekat dari mulut nya, boss orc itu seketika hangus terbakar dan perlahan menjadi debu yang berterbangan
"Haha mati kau"
Ceri langsung berjalan menuju katana itu
"Akhirnya aku mendapatkan katana ini, gampang sekali"
"Baiklah kalau begitu aku simpan katana ini di dalam ruang dimensi ku"
Ceri langsung memasuki katana itu di dalam penyimpanan dimensi miliknya
"Nah sudah selesai kalau begitu aku langsung bertukar tempat dengan clone ku"
"{Change position}" Ceri langsung bertukar tempat dengan perfect clone nya yang ada di kereta kuda
/11:00
"2km lagi kita akan keluar dari hutan ini, untuk ke kota selanjutnya kita akan sampai 3km lagi setelah melewati hutan ini" teriak Devian agar teman teman yang dibelakang mendengar nya
Sora mengangguk'an kepalanya setelah mendengar Devian
"Baik" serentak mereka semua yang dibelakang
"Dania nanti saat sampai, ada hal yang ingin aku bicarakan sama mu" bisik Ceri dari sebelah Dania
"O-okeh Ceri" bisik Dania lalu mengangguk'an kepala nya
"Hei Dania, kata ayahku di kota Puzoa ada taman yang besar nanti kita kesana ya" sambung Davina yang tiba tiba menepuk pundak Dania
"Benarkah?, yasudah kita akan pergi kesana nanti" Dania mengangguk'an kepalanya
"Dania bagaimana kita membunuh Raja elf itu?" bisik Ceri, yang membuat Dania menoleh ke arah Ceri lagi
"Ah kalau itu tenang saja, cowok'ku sudah membereskan Raja elf itu" bisik Dania yang pelan ke arah Ceri
"Apaa!! cowok mu?!!" reflek Ceri yang teriak karena kaget mendengar perkataan dari Dania
"Hehhh, bukan bukan maksud ku teman cowok ku ya itu maksud" Dania menoel noel pipinya sendiri
"Lah Dania kamu punya teman cowok?, selain Devian dan Sora" tanya Davina yang membuat Dania lagi dan lagi menoleh ke arah nya
"Aah i-iya begitu, aku punya teman cowok yang lain", "Hehehe" jawab Dania yang tersipu
"Lalu nama cowok itu siapa Dania?" tanya Davina lagi
"Ahh kalau itu kamu tidak perlu tau siapa namanya"
"Euummm" Davina mengerut'kan alisnya begitupun pipi nya yang ikut membulat
"Suatu saat nanti aku kenalkan langsung, kamu sama dia" Dania menepuk pundak Davina agar tidak marah dengan nya
Veei yang mendengar itu tidak peduli, dan terus menatap ke arah jalan
Shena dan Sheren ekspresi mereka berdua seakan akan juga pingin tau siapa teman cowok yang Dania punya selain Devian dan Sora, mata mereka terlihat begitu terang
"Iya kalian juga, semuanya nanti aku kenalkan suatu saat nanti" Dania yang melihat Sheren dan Shena dengan ekspresi yang seperti itu lalu dirinya mengusap usap kepalanya sendiri
"Janji ya" serentak mereka berdua mengatakan hal yang sama
'Hahh Kakak dan Adek sama saja' pikir Dania dalam hatinya
/12:30
"Kita sudah keluar dari hutan, sebentar lagi kita akan sampai di kota Puzoa" teriak Devian agar teman teman yang dibelakang mendengar nyai
Mereka yang dibelakang hanya mengangguk'an kepalanya saja
'Ahh jadi sudah mau sampai ya, berarti tidak lama lagi pertarungan yang hebat akan terjadi' pikir Veei
'Saat sampai di guild di kota itu, aku merubah diri saja lah males aku dengan wujud kucing seperti ini mending wujud normal ku saja yaitu Manusia' pikir Veei lagi
Mungkin sudah waktunya Veei menunjuk'an sedikit kehebatan nya, dia tidak mau wujud seperti itu lagi jadi dirinya ingin berubah wujud menjadi manusia biasa aja atau bisa dibilang itu adalah wujud aslinya Veei
/13:00
Akhirnya mereka semua sampai di kota Puzoa, dan sudah menemukan guild untuk tempat beristirahat
Meraka yang ada di kereta kuda langsung turun dan memasuki kamar nya masing masing
'Ini saat nya' gumam Veei di dalam kamar, dirinya langsung berubah menjadi wujud manusia
Ilustrasi
Wujud Veei
(Human form):
"Akhirnya bisa tidur tenang kalau begini" Veei memejamkan matanya di atas kasur
Tok tok tok
Kamar Dania ada yang mengetok, yang mengetok itu Ceri
"Masuklah" ucap Dania pelan
Lalu Ceri memasuki kamar Dania
"Ada apa Ceri?, sebentar aku lagi memakai kimono"
Ceri duduk sambil menunggu di kasur Dania
"Lah kamu berubah jadi kucing?" tanya Ceri yang kaget melihat Dania di kepala nya ada telinga kucing
"Heheh iya Ceri aku mau mencoba saja" Dania langsung duduk di dekat Ceri
Ilustrasi
Wujud Dania
(Cat race form):
Ilustrasi
Wujud Davina:
"Begini Dania, aku akan memberikan mu ini" Ceri lalu mengeluarkan Katana dari dimensional storage miliknya
"Oh kamu juga punya skill itu, skill penyimpanan"
"Iya aku punya, ini katana buat dirimu"
"Heem okelah terimakasih Ceri"
Dania langsung menaruh katana nya di dalam penyimpanan miliknya
"Lalu? ada hal apa yang mau dibicarakan" tanya Dania
"Tidak ada apa apa sih, aku cuma mau memberikan katana itu kepadamu. Oh iya bagaimana dengan teman cowok mu, apa dia sudah membunuh Raja elf itu?" jawab Ceri, lalu menanyakan apakah teman cowok Dania sudah membunuh Raja elf yang bejat itu
"Sepertinya belum Ceri, ya biarkan sajalah dia yang mengurus nya. Kalau sudah aku akan memberi tau mu" Dania menepuk pundak Ceri lalu tersenyum
"Ah yasudah, kalau begitu aku tinggal dulu ya, kamu istirahat saja aku juga akan istirahat. Byee~~" Ceri langsung meninggalkan Dania sendirian dan melambaikan tangannya selagi berjalan ke arah pintu kamar Dania