
"Apa apaan dia itu, berani sekali memegang rambut Dania" Alza menggeram sangat kesal
"Bentar... oh ini di taman, kalau tidak salah memang aku tadi lagi duduk di taman"
(Scinggg)
"Apa itu" Alza merasakan ada sesuatu yang datang
"Yo, terima ini"
(Buggh)
Alza terpental sampai sungai buatan
"Yah kurasa ini sudah cukup"
...
Suara air terdengar sampai masuk ke dalam rumah
Raisa, dan kedua orang tuanya langsung bergegas ke arah sungai
...
"Si-sialan ternyata dia bales dendam! (Cogh)" Alza mengeluarkan darah dari mulutnya, pukulan itu sangat kuat
Alza menteleportkan dirinya ke daratan, air sungai tadi juga langsung di bersihkan oleh Alza agar darah nya tidak mencemari air
Tubuhnya tergeletak di rerumputan
Tak lama dari itu, Raisa dan Orang tua nya datang
"Kak Alza... kakak kenapa kok ada darah" ujar Raisa yang khawatir dengan Alza
"Iya kak, kamu kenapa" Bunda pun menyambung kan pembicaraan
Sang ayah menopang Alza agar dirinya bisa duduk tegak
"Ga kenapa kenapa kok Bunda, tadi Alza cuman lari mengejar kupu kupu lalu Alza ngga sadar ternyata di depan ada sungai, terus Alza jatuh jadi basah kuyup begini hehehe"
"Oh begitu, lalu itu kenapa ada darah"
"Mmm, tadi Alza memuntahkan air eh taunya keluar darah juga" Alza mencari alasan
"Hahaha Kakak ada ada saja masa mengejar kupu kupu"
"Itu Raisa, tadi kupu kupu nya sangat cantik, kak Alza tadi ingin Raisa melihatnya juga setelah kakak tangkap"
"Hmm... Bunda bunda, bagaimana sekarang kita ke ragunan bunda"
"Yasudah kita siap siap sekarang yah, ayah bantu Alza, aku sama Raisa mau siap siap dulu"
"Iya Bun"
...***...
"Khemmm, sepertinya ini akan menarik... khahahaha" ~ unknown
...
"Zara teleportasikan diriku dengan teman teman ku di tempat yang sepi dan bagus"
(Oke master, saya akan langsung men'teleportasikan kalian semua)
Dania hanya mengangguk kepalanya
setelah itu mereka semua langsung bener bener di pindahkan ke tempat yang sepi dan bagus
tempat rahasia yang ada di benua Ozia
...
"Vina, Ceri, Veei, Sheren, Shena, Devian, Sora.. semuanya, maaf ini mendadak sekali, ini semua untuk mengatur strategi mengalahkan Vial"
"Daniaaa, kamu baik baik saja kan. Vial sangat menakutkan, kita harus cepat cepat mencari Core itu untuk mengalahkan nya"
"Hahaha iya, aku baik baik saja kok Vina, tenang saja okeh. kita semua pasti akan mengalahkan Vial"
"Aku(Vina) dan Devian, akan mencari di alam semesta ke 1 yang kita tempati saat ini hingga alam semesta ke 100"
"Sisanya kalian juga berkelompok dan harus 2 orang setiap kelompok"
"Baiklah Vina. kalau begitu Aku sama Sora" ujar Veei
"Kalian ber empat hati hati, jangan terlalu gegabah"
"Iya Dania, tenang saja kita ber empat pasti akan baik baik saja" ujar Devian
"Baguslah kalau begitu... Sora dan Veei aku percayakan ke kalian, semoga lancar"
"Baik" serentak mereka berdua mengatakan hal yang sama
...
tak lama kemudian mereka ber-empat langsung menghilang dari tempat awal
"Ceri, Shena, Sheren kalian bertiga bersama ku okeh. gimana kalian mau?"
"Heem.. Dania, aku dan adek ku juga ingin membantu mencari Core itu, apa kau mau mengizinkan kami berdua?"
"bagaimana menurut mu Ceri?"
"iyaa kalau yang di tanya aku, aku sih akan membolehkan mereka agar cepet menemukan benda yang di cari"
"yahuuu, kakkk kita harus cepet menemukan core itu."
"iyaa yasudah ayo kita berangkat"
(.... padahal sudah kubilang jangan gegabah, yasudahlah ini keinginan mereka) pikir Dania
"oh iya Dania, waktu saat kita semua di dalam FV, aku tidak sengaja melihat Void Cube yang sedang menganalisa ayat yang tidak di ketahui, disitu tertulis unknown"
"hahh! apaa, sebentar unknown ayat yang tidak diketahui?"
"aku tau apa yang sedang kamu pikirkan Dania, pasti kamu berfikir seperti ini (tidak mungkin ada ayat yang tidak diketahui oleh Void Cube) begini kan"
"hahaha ketahuan, kamu bener Ceri. yasudahlah mungkin itu hanya kesalahan sistem saja"
"iya juga tidak perlu di pikirkan, lalu aku dan kamu harus ngapain?, menunggu mereka kembali?"
"iyaa begitu, selagi kita menunggu mereka kita berdua lanjutkan saja ke benua selanjutnya okeh?"
"nah ide yang bagus itu, lagian mereka ber-enam semua nya kuat, jadi tidak perlu di cemaskan"
"iyaa juga, Vial bilang dia tidak akan ikut campur dalam pencarian Core tersebut, ya semoga saja omongan itu dia tidak ingkari"
"oh iya Dania, kita kan hanya berdua jadi sebaiknya kereta kuda ini kita taruh di benua ini saja. untuk ke benua selanjutnya kita teleportasikan diri kita saja biar cepat"
"iya aku juga berfikir seperti itu kok hehehe"
"yasudah karena ku juga sudah menaruh tanda di benua Sioga, pegang tangan ku Dania"
"iya baiklah"
...
mereka berdua langsung menghilang, dan sudah berada di benua Sioga
...***...
sementara itu....
Kizaka dan Pii sedang bersantai di tengah rerumputan hijau yang bagus dan juga cantik
tetapi hanya Pii saja yang merasakan kehadiran Dania dan Ceri di benua itu
(bagus mereka sudah dekat, hahaha)
...
"kita sudah sampai Dania, ini sudah berada di benua Sioga"
Ceri yang memberi tau ke Dania bahwa mereka berdua sudah sampai, tetapi Dania masih terkagum kagum akan dengan keindahan yang ada di benua Sioga
"ini.... sangat cantik, bunga yang bermekaran sangat cantik dan bagus, di tambah lagi langit yang cerah"
"yaa ini memang cantik, sudah sudah Dania, ayo ikuti aku"
Dania hanya mengangguk saja, tidak membalas perkataan Ceri
lalu mereka berdua berjalan di benua yang sangat indah, yang tidak pernah terjajah oleh manusia
...
"Tiara, Tina... aku punya firasat akan terjadi pertarungan yang sangat dahsyat"
"iya kamu bener Tania, mungkin sebentar lagi Dania akan melawan tuan Pii. tapi bukan hanya itu saja aku juga merasakan ancaman yang begitu besar dan ini berkaitan menuju ketiadaan dunia" seru Tiara
"kalian tau.... aku pernah membaca salah satu diary tuan Pii, yah! tindakan ku ini seharusnya tidak aku lakukan, disitu tertulis ada 7 langit yang ada di dalam Vial dan kita semua berada di langit ke 1, di setiap langit tidak memiliki ujung atau batasan. kecuali hanya entitas yang memiliki izin masuk ke dalam FV (Final Void) yang mampu mengontrol langit ke 1 bahkan mereka yang bisa masuk ke dalam FV bisa masuk langit ke 2 dan selanjut nya....."
"laluu lalu, apakah di setiap langit memiliki FV nya masing masing Tina?" tanya Tiara, dirinya sungguh ingin mengetahui lebih dalam tentang dunia
"iyaa kamu bener Tiara, yang aku tau sih seperti itu konsep nya yang ada di dalam diary tuan Pii" jawab Tina
"......... khahaha kalian sedang asik mengobrol sepertinya" ???
Tiara, Tania, Tina mereka bertiga terkejut dengan kehadiran seseorang yang mereka tidak kenal
semuanya sudah berada dalam mode tempur, mereka memiliki insting yang sama bahwa orang tersebut adalah ancaman yang sangat besar
"SIAPA KAMU!" tanya Tania dengan tegas
"santaii aku tidaklah jahat, salam kenal nama ku adalah Vial"
serontak mereka bertiga menjauh setelah mendengar jawaban dari orang yang mereka tanyai
"yah lupakan saja, diriku mampu merusak semua sistem ayat yang ada dan tidak ada, seharusnya kalian bertiga mengikuti Dania, teman teman dia saat ini sedang mencari 7 core legendary.... aku yang menaruh core itu dengan secara acak di universe yang ada di langit ke 1"
"7 core legendary? buat apa mereka mencari itu" tanya Tina
"kalau itu aku tidak bisa menjawab pertanyaan nya, jika kalian bertiga ingin mengetahui hal ini, kenapa tidak mencoba bertanya kepada temen Dania yang sedang mencari core itu"
"cihh, yasudahlah kami bertiga akan mencoba bertanya ke salah satu temen Dania yang sedang mencari core itu" Tiara kesal dengan jawaban Vial
"ya semoga beruntung........"
Vial langsung menghilang sekejap begitu saja
serontak mereka bertiga merasa aman dengan kepergian Vial
"sebaiknya kita bertiga mencari teman Dania yang sedang mencari core itu" ajak Tania
serontak Tina dan Tiara mengangguk bersamaan, lalu mereka bertiga menghilang secara bersamaan untuk mencari salah satu temen Dania yang sedang mencari 7 core legendary