Born Beautiful Demon Lord

Born Beautiful Demon Lord
· V 4 - Chapter 5: Dagaza 2



[Dania punya ku, kau tidak pantas mendapatkan nya. Aku sudah menunggu dia sejak The Final Void tercipta]


[Apa!!, siapa kau. The Final Void adalah tampungan semua ayat dunia yang ada atau tidak ada, jadi dia sudah tentu ada sebelum kata ada]


[Kau sangat salah, semua nya itu tercipta dan aku lah yang menyaksikan itu semua]


[Kau pikir diriku bisa di bodohi hah!]


[Aku akan mengambil Dania, perempuan yang sudah aku tunggu tunggu sejak lama. Tak lama lagi aku akan mengambil dirinya dan menjadikan nya milik'ku]


[Tidak akan kubiarkan kau mengambil Dania, Dania sudah berjanji untuk menunggu ku bukan kau!]


[Hanya janji, kau pikir janji tidak bisa di patahkan?!, kau bodoh Alza]


[Siapa kau sebenarnya, kenapa menginginkan Dania]


[Memangnya dirimu pantas untuk mengetahui nama ku?, dan tujuan aku menginginkan Dania itu kau harus tau?!]


[Tentu saja, aku harus tau. Jika kau tidak beritahu akan ku lenyapkan dirimu]


[Coba saja kau lenyapkan diriku, jika kau mampu]


...


"Author dia ini siapa?, kenapa kau buat karakter seperti dia"


"Biar tambah menarik Alza"


"Baiklah kalau begitu, mohon maaf jika aku akan merobek robek karakter yang kau buat"


"Coba saja, dia sama seperti mu. Mutlak"


"Author yang manis, aku mohon jangan buat macam macam lagi"


"Aha oke oke, akan ku ingat ucapan mu Alza"


"Jika kau melanggar, akan ku bunuh dirimu"


"Memangnya kau tega membunuh Author mu sendiri?, lagian juga saat dirimu ke dunia ku skill atau kekuatan yang kamu punya itu tidak akan berlaku di sini atau bisa dibilang 100% kau ngga bisa membunuh ku dengan skill milikmu"


"Huft maafkan aku, lupakan saja"


"Baiklah kalau begitu, yasudah aku mau jalan jalan dulu, sebaiknya kamu kembali ke dunia mu. Byeee~"


"Iyaaa iyaa baiklah, Byee Author~"


...


(Sudah?, mengobrol dengan Author nya?)


(Kau mendengar nya?, sejak kapan)


(Sejak awal)


(Di rumah dia tidak ada siapa siapa kecuali Author sendiri, kau?... sejak kapan ada di sana)


(...)


(Jangan bilang.... kau itu Author?)


(Bodoh, mana mungkin. Bukan bukan itu salah, tapi bisa benar juga. Aku muncul itu kemauan ku sendiri tanpa sepengetahuan Author)


(Jadi maksudnya Author itu bukan dirimu?, lalu siapa?)


(Coba baca saja cerita ini di bagian {· V 4 - Chapter 1: Hantu}, disitu Dania bertemu dengan hantu, lalu hantu itu mengatakan nama Alan)


(Jadi maksudnya Author, itu adalah dia?. Dia siapa?)


(Kau akan tau nanti)


(Beri tau aku sekarang juga)


(Sudahlah, aku akan pergi. Nikmatilah mimpi mu Alza)


(Mau kemana kau!!)


(Mengambil Dania~)


(Noo jangan pergi....!!!)


Pria misterius yang ada di mimpi Alza langsung menghilang, begitu juga Alza yang langsung tersadar dari mimpi nya dan langsung terbangun dengan teriak kecil menyebutkan 'Jangan ambil Dania...'


"Kakak kenapa?" Raisa langsung menggenggam kepalan kedua tangan Alza, agar Alza tenang


Alza langsung tersadar "Kakak tidak apa apa Raisa, tadi cuma mimpi saja" dengan lembut Alza mengelus elus rambut Raisa


"Tadi kakak teriak begini 'Jangan ambil Dania...' begitu, memang nya siapa yang ngambil kakak Dania dari kakak?" Raisa ingin tau, sangat ingin tau


"Kakak juga ngga tau Raisa siapa yang mau ambil kakak Dania //Cup" Alza mencium Raisa agar melupakan hal ini, lalu memeluk nya


...***...


Seperti biasa di pagi hari yang cerah di benua Dagaza tepat nya ada di kota Daza


"Pengawal... gadis yang bernama Dania kemarin masih ada di kota ini kan?" Raja menanya apakah Dania masih ada di kota ini


"Sepertinya tidak Raja, kemarin saat mereka balik ke guild, mereka beristirahat sebentar lalu pergi menuju ke kota pusat" pelayan itu menundukkan tubuh nya di hadapan Raja yang sedang berdiri di dalam kamar nya


"Ah begitu rupanya, yasudahlah. Kalau begitu ikuti mereka dari kejauhan, jaga mereka jika terjadi apa apa langsung bantu mereka"


"Baiklah, saya izin dulu untuk memberikan arahan kepada kesatria lain"


"Silahkan"


Pelayan itu langsung keluar dari kamar Raja, lalu berjalan ke tempat ruang kepala yang memegang hak semua kendali kesatria


...***...


Balik lagi ke pria misterius


"Lucu sekali Alza dan Author, dua duanya sama sama aneh. Jelas jelas aku itu....", "Kalian para pembaca tidak usah tau yah"


"Baiklah aku akan masuk ke dalam The Final Void, Zara pasti juga ada di sana"


"{Ibga}, {Gate rise}" pria misterius itu langsung menghilang dari tempat nya, dirinya berada di planet Bumi lalu menuju ke dalam portal


Tidak usah pakai lama, pria misterius itu sudah sampai di dalam The Final Void. Sangat jelas di sana ada Void Cube dan juga Zara yang sedang duduk santai sambil mengemil makanan


"Itu dia" pria misterius itu langsung mendekati Zara


Zara tidak tersadar akan keberadaan pria misterius itu, yang seharusnya Zara itu merasakannya karena skill Dania juga skill miliknya, yang berarti seharusnya dia dapat merasakan di sekitarnya. Tapi sekarang berbeda karena pria misterius ini benar benar sangat tinggi di banding mereka


Pria itu menepuk pundak Zara, lalu skill menghilang nya dia tarik kembali agar wujud nya keliatan


"Halo" ujar pria misterius


Zara yang menyadari hal itu langsung membalik ke belakang


"Siapa kamu?" tanya Zara dengan nada yang dingin


"Aku ---" belum menyebutkan nama nya, pria itu di panggil Void Cube


"Creator, kamu kenapa datang ke langit ke 1. Seharusnya kan kamu ada di langit ke 7" ujar Void Cube


"Memangnya tidak boleh?, aku pergi ke langit ke 1?" tanya dingin dari pria misterius itu


"Bukan begitu creator, saya hanya bingung saja. Lalu creator datang ke sini untuk apa?" jawab Void Cube


"Aku ke sini untuk mengambil Dania secara halus, jika dia menolak nya yasudah aku tidak akan berbuat apapun kepadanya, aku sudah menunggu dirinya hingga saat ini"


"Sebentar maksud kalian berdua itu apa?, lalu apa itu langit ke 1 dan langit ke 7" Zara bertanya, dirinya pingin tau apa itu langit ke 1 dan langit ke 7


"Void Cube jelaskan ke Zara"


"Baik, jadi begini langit ke 1 itu adalah langit kita, langit ke 2 sampai 5 itu Afterlife, langit ke 6 langit perpustakaan terbesar yang pernah ada dan tidak ada karena di dalam nya mengandung semua buku yang ada di langit ke 1 sampai 6, langit ke 7 adalah langit terakhir yang memiliki Supreme Final Void. Jadi setiap langit memiliki The Final Void nya masing masing, hanya saja langit ke 7 itu Supreme Final Void yang mengandung ayat dari langit ke 6 termasuk langit ke 7 itu sendiri, dan dia adalah Creator"


"Jadi maksudmu Void Cube sebenarnya dirimu bukan hanya 1?, melainkan ada 6"


"Iya master Zara benar, diri saya ada 6, tapi di langit ke 7 itu bukan saya. Karena langit ke 7 itu benar benar mengetahui seluruh ayat dari langit 1 ke hingga langit ke 7 itu sendiri, berbeda dengan langit ke 1 sampai langit ke 6. Seperti yang master tau, saya dapat mengetahui ayat yang ada dan tidak ada di seluruh dunia ini atau bisa dibilang langit ke 1, begitupun dengan langit ke 2 hingga 6 sama seperti saya, cuman langit ke 2 tidak dapat mengetahui ayat ayat saya. Itulah perbedaan saya dengan Supreme Void Cube yang ada di langit ke 7"


"Berarti dia creator?" tanya Zara


"Ya aku creator dan namaku adalah Vial" jawab Vial yang menyambung di pembicaraan mereka begitu saja


Zara yang mendengar nya langsung melirik ke arah Vial


"Kau mau memperebutkan Dania?, Dania sudah milik Alza"


"Iya aku tau, lagian apa salahnya aku mencoba. Aku sudah menunggu dirinya dari awal dunia hingga sekarang"


"Ada ada saja, yasudahlah. Tapi jika Dania tidak mau kau jangan memaksa nya"


"Iya iya aku tau"


...


"Void Cube, apa aku bisa ke langit ke 2 dan seterusnya?"


"Master, hanya bisa ke langit ke 2 hingga langit ke 5, 6 dan 7 hanya creator saja"


"Aku kira ini batasan semua ayat yang ada ternyata sistem langit ke 1 hingga ke 7"


"Maaf master, jika master bertanya hal seperti itu saya sudah memberitahukan dari dulu jika master bertanya tentang langit"


"Iya tidak apa apa Void Cube, aku juga sudah mengerti semuanya sekarang"


Singkat cerita Zara sudah paham tentang langit ke 1 hingga ke 7 secara logika


...Ilustrasi...


...Wujud Vial...


...(Supreme creator)...