
Sudah satu jam Dania berada di kamar mandi, entah kegiatan apa saja yang di lakuin. Mungkin tertidur di bathtub
Dania langsung berdiri dari bathtub dan mengelap seluruh tubuh nya dengan handuk
"Nah sudah selesai" Dania langsung menaruh handuk nya lagi di tempat nya
Dania berjalan menuju ke pintu, agar dirinya bisa memakai pakaian
Kesalahan Dania disini tidak mengambil pakaian nya dan menaruh nya di kamar mandi, karena dia pikir di kamar nya itu tidak akan ada siapa siapa jadi menurut nya akan aman saja
Dania membuka pintu kamar mandi lalu berjalan menuju lemari untuk mengambil baju dan memakai nya
Tanpa Dania sadari di kasur nya ada Alza
Belum Dania memakai apapun tiba tiba
"Yoo" Alza melambaikan tangannya ke arah Dania
Dania langsung berbalik ke belakang dan dirinya melihat Alza
Dania masih bingung, terus melihat sekujur tubuh nya yang belum memakai apapun
"Khehhhh mesum, ngapain ada disini" teriak Dania yang langsung melayang ke tubuh Alza sehingga Alza terkapar di kasur
Dania menutup mata Alza dengan tangannya
"Kamu ngga liat kan" tanya Dania
"Liat apa?" jawab Alza
"Liat... Ah sudah tidak perlu alesan kamu melihat tubuhku kan?"
"Iya aku lihat"
Dania yang mendengar itu langsung memukuli kepala Alza dengan brutal
"Mati lu mesum" Dania masih memukul mukul kepala Alza
Namun kepala Alza tidak terluka sedikit pun
Alza langsung memegang kedua tangan Dania agar berhenti memukul dirinya
"Kau bilang jangan dekat dengan mu, yasudah aku di kasur ini saja untuk menunggu. Aku ga salah kan"
'Ya ampun aku benar benar sudah seperti pelacur bisa bisa nya ada cowok melihat tubuhku' batin Dania dalam hatinya
"Eumm" Dania menangis lalu memukul mukuli dada Alza
"Sudah sudah jangan menangis kau ini kenapa sih, kenapa tiba tiba menangis begini" tanya Alza yang bingung kenapa Dania nangis secara tiba tiba
"Kamu!!, udah melihatnya" bentak Dania yang masih memukul mukuli dada Alza
"Iya aku melihat nya lalu kenapa, apa yang salah?" Alza dengan polos nya menanyakan apa yang salah
Iya disini Alza memang tidak mengerti apapun, karena dirinya bukan manusia yang memiliki rasa malu jadi wajar saja dia bingung dengan semua ini
"Kamu ini polos atau pura pura polos!" bentak Dania lagi
"Maksud mu polos apa?, aku tidak mengerti apa itu polos"
"Sudahlah lupakan, intinya kau ini mesum"
"Oh iya mesum itu apa, aku belum paham apa itu mesum, kamu selalu mengatakan aku ini mesum dan juga aku selalu mengatakan dengan jujur, aku juga bingung kenapa diriku tidak boleh melihat mu seperti"
"Ah polos ternyata, sebaiknya kau belajar tentang kehidupan manusia Alza"
"Baiklah, oh iya dirimu tidak memakai pakaian?, apa ga dingin"
"Tidak usah melihat, kau lupakan saja hari ini okeh"
"Ya jika kau berkata seperti itu yasudah aku akan lupakan"
"Nah bagus, sekarang tutup matamu aku mau berdiri memakai baju"
"Oke sudah aku tutup"
"Bagus jangan di buka dulu sampai aku bilang selesai!"
"Iya"
Dania langsung berdiri dan cepat cepat memakai pakaian yang dia miliki
Akhirnya tidak pakai lama dirinya sudah memakai pakaian dengan rapih, terlihat dirinya sudah cantik di depan cermin
'Nah sudah selesai' pikir Dania
"Sudah kau boleh buka matamu sekarang" suruh Dania agar Alza membuka matanya
"Baik~" Alza langsung membuka kedua matanya lalu melihat Dania yang sudah berpakaian dan terlihat sangat cantik
"Bagaimana bagus kan bajunya?" tanya Dania yang meminta pendapat dari Alza
"Iya bagus dan terlihat cantik" jawab Alza lalu tersenyum ke arah Dania
'Baguslah' gumam Dania
Dania langsung berjalan ke kasurnya lalu duduk di samping Alza
"Bodoh kenapa?" jujur Alza bingung apa maksud dari Dania
"Kau mengajak ku untuk *******, dirimu tau kata itu darimana?"
"Oh itu, dari bumi aku mendengar nya dari seseorang lalu aku bertanya apa itu ******* lalu dia menjelaskan nya ke diriku, ya makannya itu aku mengajak mu"
"Kau tau katanya tapi tidak apa artinya kan"
"Iya 2 orang yang akan hidup berdampingan kan"
"Ahhh bukan itu maksudku.... Ah sudahlah lupakan saja"
Alza hanya mengangguk kepalanya saja
"Aku sarankan kamu sebaiknya ke planet bumi lagi dan mencari tau yang sebenarnya apa itu cinta, jangan kembali sebelum kau memahami semua nya!"
"Okeh okeh, kalau begitu aku akan langsung pergi ke bumi"
Alza langsung berdiri "{Gate rise}" didinya sudah menyiapkan portal menuju bumi
Belum satu langkah Alza berjalan menuju ke dalam portal Dania memberhentikan nya
"Tu-tunggu, kau bisa besok kesana. Untuk sekarang disini saja terlebih dahulu" Dania menarik tangan Alza yang membuat dirinya terjatuh ke kasur
"Aku mau tidur di dalam The Final Void saja, kamu tidurlah sendiri disini" Alza menoleh ke arah Dania yang ada di sampingnya
"Ngga - ngga boleh ini hukuman untukmu!" bentak Dania
'Bodoh dia benar benar ga tau apa itu cinta, main seenaknya saja mau pergi begitu. Meninggalkan ku sendirian' batin Dania dalam hatinya
"Iyaa baiklah, aku akan menuruti mu, sudah sudah sebaiknya kita makan" Alza langsung posisi duduk di atas kasur begitu pun juga Dania
"{Voor}" seketika di atas kasur yang begitu besar cukup untuk 4 orang dewasa jika berdempetan ada banyak makanan
"Nah makanlah, kita akan makan bersama"
Dania yang melihat itu terkejut karena banyak hidangan yang bertabur keju, tentu saja karena dia maniak keju
"Wahhh banyak bangat" teriak Dania yang terkejut
"Makanlah pilih yang kau suka" Alza tersenyum ke arah Dania yang terlihat sangat senang melihat makanan banyak
"Aku suka semuanya~"
"Semua yang ada di atas kasur ini kamu suka?" tanya Alza
Alza menjebak Dania, karena yang ada di atas kasur itu ada dirinya juga. Jadi dirinya memanfaatkan kondisi ini
"Iya betul" jawab Dania
"Baguslah kalau kamu suka diriku"
"Apaaa?!"
"Kan yang ada di atas kasur ini ada aku juga"
"Kau menjebak ku rupanya, rasakan ini" Dania mendorong tubuh Alza agar jatuh ke lantai tapi dirinya juga ikut terjatuh sehingga... Mereka berdua tak sengaja ciuman. Ciuman pertama Dania di rebut oleh Alza begitu pun dengan Alza ciuman pertama nya di rebut oleh Dania
"Mmmfff" ucap Dania yang menempel bibir nya di bibir Alza
"Mmmff?" Alza pun sama, mereka berdua mau mengatakan hal tapi masih menempelkan bibir mereka
Dania yang masih menempel bibirnya malah memeluk tubuh Alza sehingga mereka terguling yang tadinya di atas adalah Dania namun sekarang yang di atas adalah Alza
'Ahhh hangat' batin Dania yang merasa hangat dengan apa yang dirinya telah lakukan sekarang
'Sepertinya Dania tidak mau melepas nya, yasudah aku mengikuti kemauan nya saja' pikir Alza lalu mengelus elus rambut Dania
"Alza ~♪" tepat Dania bergumam seperti itu dirinya langsung tertidur
'Lah dia tertidur?, sebaiknya ku angkat Dania ke tempat tidur' Alza langsung berdiri dan mengangkat tubuh Dania
"Ah makanan ini sebaiknya aku simpan saja" Alza yang masih mengangkat tubuh Dania dirinya mengarahkan tangan nya ke arah makanan yang ada di atas kasur, seketika makanan yang ada di kasur terhisap entah kemana
Dirinya langsung menaruh tubuh Dania di atas kasur setelah menaruh tubuh Dania dia menulis di kertas dan menaruh nya di atas meja
"Baiklah Dania aku akan pergi ke bumi dulu, seperti apa yang kau bilang aku akan kembali jika sudah mengerti semuanya, tunggu aku. Selamat tinggal ~" Alza menoleh ke arah Dania yang tertidur di atas kasur
"{Gate rise}, selamat tinggal Dania" Alza langsung memasuki portal itu yang menuju ke planet bumi
Di dalam kamar itu sudah tidak ada siapa siapa lagi kecuali Dania yang masih tertidur di atas kasur
Tok tok tok
Ada yang mengetuk pintu kamar Dania
"Pintunya dikunci, Dania~~ kau sudah tidur kah?" tanya Davina yang mengetuk pintu kamar Dania
"Seperti nya sudah Vina, yasudah sebaik nya kita juga semua beristirahat untuk besok berangkat ke benua selanjutnya" ucap Devian dari belakang Davina lalu menepuk pundak Davina, menyuruhnya untuk beristirahat
"Iyaa baiklah Vian" Davina langsung berjalan menuju ke kamar nya
Singkat cerita Dania dan teman yang lainnya sudah beristirahat di dalam kamarnya masing masing