
"Tidak... Tiara mati di tangan Dania!, liat saja kau Dania aku akan bales dendam karena kau telah membunuh Dewi ke 2 milikku" teriak Pii, Kizaka yang mendengar nya hanya bisa terdiam
"Ma-master yang tenang lah" Kizaka memberanikan diri untuk berbicara, walaupun tubuhnya gemetar
"Tenang bagaimana!, Tiara tidak bisa di hidupkan kembali, aku akan bales dendam pokoknya!" bentak Pii
Kizaka langsung memeluk tubuh Pii
"Yang tenang master, kita lanjut saja baca novel nya" bisik Kizaka, agar Pii merasa tenang
Pii pun akhirnya merasa nyaman dan tenang setelah di peluk oleh Kizaka.
...
"Yasudah kita lanjutkan baca novel nya, tapi kali ini novel dongeng yang ada di negara Indonesia" ujar Pii
"Baiklah, saya bacakan saja ya master" kata Kizaka
"Iya emang begitu aku mau nya, hahaha" seru Pii
...***...
Waktu pun sudah pagi
Di benua Wizga tepatnya sekarang berada di kota Wilue banyak penyihir terbang kesana kemari naik sapu terbang
Yap sapu terbang, karena itu sudah sewajarnya seorang penyihir pasti memiliki sapu terbang
"Dania.... Apa kamu udah bangun?" teriak Davina dari depan pintu
"Tidak!!, aku masih tidur" ujar Dania
"Hooh, heh?, lah terus yang jawab siapa?, cepat buka pintunya" disini Davina lemot
"Iya iyaa aku buka kan pintunya"
Dania langsung bangun lalu membuka'kan pintu untuk Davina sahabatnya
"Nah cepat masuk lah" Dania sudah membuka'kan pintu, lalu menyuruh Davina cepat masuk
"Iyaa dengan senang hati aku akan masuk"
...
Davina sudah duduk di tempat biasa yaitu kasur, yap kasur walaupun ada kursi tetap duduk nya di kasur
Begitupun dengan Dania
"Jadi ada apa?, pagi pagi ke kamar ku" tanya Dania
"Kamu ga liat?, aku udah rapih begini, yang lainnya sudah pada siap di depan tinggal kamu. Kita cepat cepat ke kota pusat karena di kota itu lagi ada event, jadi kita mau melihat nya" jawab Davina
"Apa katamu?, ada event?, yasudah tunggu sebentar aku akan ganti baju dulu"
"Iya cepat lah"
Dania hanya menganggukkan kepalanya saja, lalu langsung melempar lempar barang nya ke dalam ruang penyimpanan miliknya
Setelah selesai semua barang barang nya di masukkan ke dalam ruang penyimpanan miliknya, Dania langsung ganti baju
5 menit kemudian
"Nah sudah selesai, ayo kita keluar" ajak Dania
"Iya ayooo~" dengan nada yang lembut Davina menjawab ajakan Dania
Mereka berdua langsung berlari ke lantai dasar, dan setelah itu keluar dari guild
Karena teman teman nya sudah ada di luar
"Yoo Dania, Davina. Cepat naiklah kita akan berangkat sekarang juga" seru Sora
"Baik~~" serentak Dania dan Davina mengatakan hal yang sama
Mereka berdua langsung menaiki kereta kuda
Baru saja duduk di kereta kuda, kereta itu langsung jalan
"Semuanya oke kan?" teriak Devian
"Okee~" serentak mereka semua yang di belakang menjawab teriakan Devian
"Kak, kota pusat dari kota ini lumayan jauh, kemungkinan kita akan makan waktu 3 jam untuk sampai kesana" ujar Devian
"Iya aku tau, makannya kita kendarai kereta kuda ini dengan kecepatan penuh" setelah berkata seperti itu Sora memberi aba aba dengan anggukan ke Devian
Devian yang melihat nya lalu mengangguk juga, setelah itu mereka langsung mengendarai dengan kecepatan penuh
...
"Kak memangnya di kota Wizo ada event apa" tanya Shena ke kakaknya
"Kalau tidak salah sih ada event pemilihan penyihir terbaik dengan cara bertarung di dalam arena" jawab Sheren untuk adeknya
"Iya Dania, itu pasti karena kita semua pengen melihatnya secara langsung di dalam arena" sambung Ceri
"Benar itu Dania, nanti kita beli popcorn dulu ya sebelum masuk ke dalam arena" seru Davina
"Eh iya iya Vina, nanti kita beli popcorn dulu"
"Yeyy"
"Oh iya, Sheren, Shena, Ceri, Veei. Kalian mau popcorn juga?, nanti aku belikan"
Mereka semua langsung menengok ke arah Dania
"Beneran?" serentak mereka mengatakan hal yang sama
"Iya dong beneran, kalian semua kan teman ku" setelah berkata seperti itu Dania langsung memberikan senyuman indah nya kepada teman temannya
...
'Semoga kau tidak kalah Dania, saat melawan diriku' pikir Veei
"Dania bagaimana saat sudah final, kau tiba tiba muncul dari atas langit dengan wujud Raja Iblis mu. Pasti bakalan lebih menarik kalau begitu" saran Veei untuk Dania
"Maksudmu aku datang untuk mengacaukan event itu?" tanya Dania
"Iya itu maksudku, bukan kah lebih menarik jika terjadi hal yang tak terduga seperti itu" jawab Veei
"Iya menarik, tapi aku ga sejahat itu Veei. Jadi aku menolak saran dari mu itu, aku tidak mau mengacaukan event yang ada di kota manapun"
"Heem yasudahlah"
"Dania perkataan Veei tidak ada salahnya juga, kamu kan Raja Iblis" sambung Ceri
Sheren dan Shena setelah dilirik sama Dania langsung menganggukkan kepalanya dengan cepat
"Tidak Ceri, walaupun aku Raja Iblis tetapi yang seperti kau tau aku itu manusia yang mendapatkan gelar sebagai Raja Iblis. Yah tapi aku juga tidak akan naif, kalau menurut ku ya salah berarti ya harus di bunuh" ucap Dania
"Oh yasudahlah aku akan mengikuti mu bagaimana pun kamu mau nya seperti apa"
"Oh iya mau tidak kalian ke Dunia buatan ku?" tanya Dania
'Ya sebenarnya itu buatan Zara sih' pikir Dania
"Dunia?, buatan mu?" Ceri bingung apa yang di maksud sama Dania
"Iya aku membuat dunia ku sendiri sama seperti di dunia ini hanya saja di dunia ku tidak ada pemimpin yang bakalan rela memperalat rakyatnya, pemimpin pemimpin yang ada di dunia ku akan bertarung bersama dengan rakyat nya dengan kata lain mereka saling menguntungkan satu sama lain" jawab Dania
'Tunggu membuat dunia sendiri?, berarti Dania dapat mengakses ke dalam Void?, di dalam Void memang tidak ada apa apa itu memungkinkan bisa menciptakan dunia sendiri di dalam Void... Tapi jika ada yang berhasil menciptakan nya bukan kah itu sangat mustahil?' pikir Veei
'Apa jangan jangan Dania dapat mengakses ke dalam The Final Void?, seperti apa kata master Pii, di dalam The Final Void ada sebuah Cube yang menampung seluruh ayat ayat yang ada dan tidak ada dan kata Dania sama seperti di dunia utama ini yang berarti dia menyalin ayat ayat dunia dari Cube lalu menempelkannya ke dalam Void' pikir Veei lagi
'Jika ini semua benar, siapa sesosok Dania ini. Bukan kah dia terlahir sebagai manusia, mana mungkin bisa masuk ke dalam Void bahkan The Final Void. Kalau untuk Void memang dapat di gapai sih cuman skill itu juga sangat rahasia, tapi... jika Dania dapat masuk ke dalam The Final Void hanya 1 yang pasti, dia diberikan resistance untuk bertahan di dalam The Final Void dan biar ku tebak orang itu adalah pria yang waktu mengambil Dania secara tiba tiba' pikir Veei lagi dan lagi
"Dania kalau boleh tau siapa nama pria yang waktu itu mengambil dirimu secara tiba tiba" tanya Veei
Setelah Veei berkata seperti itu, teman teman yang lainnya juga langsung mengangguk
"Baiklah baiklah akan aku kasih tau, namanya Alza. Puas kalian?" Dania langsung menarik nafas dalam dalam lalu membuang nya
'Oh namanya Alza, baiklah akan ku ingat nama itu' pikir Veei
"Terus Alza kemana Dania, kok dia tidak muncul muncul lagi?" tanya Davina yang ada di samping Dania
"Kalau itu... aku menyuruh dia...~~"
"Dia apa Dania...~"
"Aku menyuruh nya untuk datang ke planet Bumi terus membelikan makanan makanan enak yang ada di planet itu"
"Ya ampun Dania, hahaha bisa bisa nya kau menyuruh dia untuk membelikan makanan enak" Davina yang mendengar nya langsung tertawa terbahak-bahak
"Wah... kalau boleh tau dari negara apa?, kak Dania menyuruh kak Alza untuk membelikan makanan" kata Shena
"Negara Indonesia, yah palingan juga sebentar lagi Alza akan datang. Mungkin sih"
"Dania nanti aku minta ya" ucap Davina
Dania langsung menoleh ke arah sahabat nya yang ada di samping
"Iya Vina, kalian semua nanti akan dapat kok tenang saja"
'Sebaiknya nanti aku duplikat saja makanan itu, bisakan ya Zara?'
(Tentu saja bisa master)
'Oh baguslah bagus'
Setelah berfikir seperti itu Dania langsung tersenyum
...
Tak pakai lama, akhirnya mereka semua sudah sampai di kota Wizo