
"hei Ceri!!.."
"iyaa Dania ada apa?, kamu bikin aku kaget aja (huft..)"
"ituu... lihat kedepan, ada Pii dan Kizaka ayah nya Devian dan Sora"
"ohh iyaa, wah ternyata Pii berteman dengan Dewa"
"ayoo kita kesana, Ceri pegang tangan ku!"
"Hem? iyaa"
Dania memegang tangan Ceri dan langsung dengan cepat nya mereka sudah berada di hadapan Kizaka dan Pii yang sedang bersantai di benua yang sangat indah itu
"ohaa Pii, ini aku Dania..."
"....."
tidak ada jawaban dari Pii
"heii Daniaaa... kenapa Pii melihat mu seperti ada dendam begitu?"
(aduhh situasinya kenapa jadi seperti ini!, tuan Pii pasti akan mengamuk sebentar lagi) pikir Kizaka
Buughhh, Dania terkena pukulan dari Pii yang mengakibatkan diri nya terpental hingga 1km
"Apaa yang... kau lakukan Pii!, itu Dania kenapa kau memukul nya!!!" kesal Ceri yang melihat Dania terkena pukulan yang dahsyat dari Pii
"Diam kau Lucifer, ini urusan ku dengan Dania, jika tidak ingin terluka maka diam lah!"
denger perkataan seperti itu, Ceri langsung mengamuk seketika ia mengubah diri nya menjadi sosok Lucifer yang sejati
Ceri langsung menyerang Pii tanpa pikir panjang.... Pii yang sudah siap dirinya pun dengan cepat mengadu pukulan dengan Ceri
"mereka sangat cepat, apaa apaan ini hanya mengadu pukulan saja mereka dapat membuat kubah yang dalam di bawah diri mereka...!!"
(ahh tidakk.... benua Sioga yang indah ini, akan hancur jika mereka terus bertarung seperti itu) Kizaka saat ini pasrah dengan keadaan, dirinya tidak mampu menahan Pii yang sedang mengamuk
...
"{evil horation sword}!!" Ceri mengeluarkan pedang miliknya
sementara Pii tidak mengeluarkan apa apa, ia berfikir tidak perlu mengeluarkan senjata miliknya hanya untuk melawan Lucifer
pertarungan sengit pun di mulai lagi, Ceri yang berusaha keras untuk menebas Pii sementara itu, Pii sendiri menangkis bilah pedang tersebut hanya dengan 1 jari nya saja
"{Avellino: Soul breaker}!!! rasakan ini Pii!...."
tebasan itu sangat cepat, Ceri mampu mengenai jantung Pii
"hahaha rasakan itu Pii!!" geram Ceri
"arghhhh.... ahhhhh akhahahahaha, kau pikir dengan merusak jantung ku aku akan mati?"
Pii melepas pedang yang tertancap di tubuhnya, lalu mengembalikan nya ke Ceri dengan cara yang sama seperti Ceri melakukan hal itu ke Pii
Coughhhh ughhh, darah keluar dari mulut Ceri.... Ceri terjatuh ke tanah lebih tepatnya kubah yang dalam dari pertempuran mereka sebelumnya
Pii melihat Ceri yang terbaring di tanah
(seperti nya dia tidak akan bangun lagi dalam beberapa saat)
Booommmm
Dania memukul Pii hingga keluar dari planet Mibu, dirinya pun langsung berada di luar planet untuk menghajar Pii
"sialan kauu!!, akan ku bales berkali kali lipat yang telah kau lakukan ke Ceri!"
Pii mengelap darah yang keluar dari mulut nya "silahkan jika kau mampu Dania!"
singkat cerita pertarungan sengit antara Pii dengan Dania di mulai.
Dania menggiring Pii untuk keluar dari universe yang ia tinggali, selagi mereka menyerang satu sama lain
galaxy per galaxy yang di lewati hingga sampai puncak nya yaitu keluar dari universe itu sendiri
"cihhh! tangguh juga kau Dania!!"
"khahahahahahaaa, orang seperti mu bagiku itu hanya sebutir debu yang mudah di hancurkan"
...***...
(disini banyak Hewan, yah tempat yang bagus dan cocok untuk mengenali berbagai macam macam hewan)
Alza, Raisa, Bunda, dan Ayah sudah sampai di Ragunan
"kak sini sini, ikutin akuuu"
"mau kemana?, Bunda sama Ayah disini jangan kemana mana dulu"
"yaa boleh kok, bunda sama ayah mau duduk disini dulu"
setelah bunda mengatakan seperti itu, Raisa dan Alza berjalan perlahan menuju tempat Jerapah
serentak Ayah dan Bunda mengucapkan "hati hati ya"
...
Raisa fokus melihat jerapah yang begitu tinggi bagi nya, dalam pikiran nya
(aku ingin menaiki jerapah)
Alza melihat Raisa yang sedang fokus di hadapan'nya, ya!.. di hadapan'nya adalah jerapah
Alza melihat lihat sekitar, ia merasakan ada hal yang aneh di sekitar nya, lalu ia menarik smartphone nya di dalam saku celana miliknya
smartphone itu sudah mengambil hak admin yang ada di ragunan, lalu Alza mencoba cek seluruh CCTV yang ada di ragunan untuk melihat dan mencari apakah ada kejanggalan yang ia rasakan sebelumnya
tak lama kemudian, semua CCTV sudah di cek tidak ada apa apa semua baik baik saja, aman terkendali
(aku punya ide yang bagus, khahahaha... seperti nya ini akan menyenangkan)
Alza memikirkan hal yang di luar dugaan
"Raisa ayoo kita ke Bunda lagi, kak Alza mau istirahat sebentar sambil makan es krim, kamu mau?"
"es krim...!! mauu mauu, akuu mauuu"
"iyaa ayoo kita balik sekarang"
Raisa hanya mengangguk, ia setuju
...
5 menit kemudian, Alza dan Raisa sampai di tempat Bunda dan Ayah
"Ayah, Bunda ini titip Raisa sebentar, aku mau beli eskrim kalau, Ayah sama Bunda mau eskrim juga?"
"oh iya Alza tolong belikan eskrim juga, kalau Ayah sama Bunda rasa coklat"
"oke Ayah, kalau kamu Sa? kamu mau rasa apa"
"akuu rasa stroberi kak..."
"okee di tunggu yahh, sebentar kok"
"Alza kamu hati hati jangan jauh jauh ya nak"
"iyaa Bunda"
... Alza mulai menghilang dari pandangan mereka bertiga
yahh dengan cepat beberapa detik setelah itu Alza teleport ke tukang eskrim
dirinya memesan 4 eskrim dengan, 2 coklat, 1 stroberi, 1 vanila... setelah itu ia membayar lebih ke penjual eskrim tersebut
(saatnya) Alza memberikan sejumlah uang sebesar 100 juta ke seluruh wilayah yang ada di negara indonesai untuk orang orang yang tidak mampu, uang tersebut akan muncul secara tiba tiba untuk orang yang tidak mampu
"nah sepertinya sudah, kuharap negara ini bisa maju, padahal aku sangat mengagumi negara ini, banyak sekali tempat yang indah. bukannya sangat sayang jika suatu negara memiliki keindahan yang luar biasa tidak di perbarui kualitas nya"
(ntah kenapa tiba tiba aku memikirkan Dania, sepertinya dia sedang melawan Pii..... yasudahlah, sebaiknya aku lanjutkan jalan ku ini.... setelah sampai di rumah setelah liburan disini, aku ingin mellihat pertarungan mereka)
dengan begitu, Alza berjalan cepat ke arah keluarganya
"Ayahh, Bundaa, Raisaa...." Alza teriak begitu saja walaupun ia tau disitu sangat ramai
"kakakkk...." panggil Raisa
"nahhh inii punya Bunda sama Ayah, dan kalau inii punyaa Raisa"
"makasih ya kak, aku sayang kakak"
"hehe iyaa Raisa, kakak juga sayang kamu kok"
.... yah mereka semua menikmati suasana yang hangat itu sambil memakan eskrim
1 jam berlalu, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang kerumah
/// pesan /// negara maju akan lebih bagus dengan penduduk nya yang ber-attitude tinggi
memberi, menghormati itu adalah hal yang sangat wajar, tetapi lebih bagus kita memberikan itu kepada orang yang ber-attitude tinggi, yang akan menghargai pemberian itu dan yang bisa menilai! bukan malah menjelekkan apa yang telah di kasih.
langit yang cerah di sore hari, melihat keindahan alam yang sangat bagus itu adalah hal yang sangat istimewa bagi seluruh makhluk hidup... semua makhluk akan tenang jika melihat suatu keindahan, termasuk iblis sekalipun yang banyak menilai mereka itu buruk tetapi mereka pun juga ketika melihat keindahan yang sangat menenangkan akan jatuh pandangan nya terhadap keindahan itu
kita boleh menilai suatu keburukan, tetapi ingat keburukan seseorang adalah keindahan hanya saja keindahan itu dilakukan dengan cara yang salah, tidak ada keburukan pada manusia, yang ada hanya cara kita melakukan keindahan itu bagaimana...