Born Beautiful Demon Lord

Born Beautiful Demon Lord
· V 2 - Chapter 6: Imutnya



//06:00


'Hoamm' Dania terbangun dari tidurnya dan melihat lihat sekitar kamar nya sambil menyipitkan matanya


"Jam 6 ya, sebaiknya aku siap siap" Dania melihat jam dan langsung berdiri, berjalan menuju kamar mandi di atas


Dania membuka pintu dan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya


"Mandi air hangat 20 menit seperti nya melegakan" pikir Dania


Dania membuka semua pakaian nya dan langsung merendam kan diri di bathtub yang masih di isi oleh air hangat


"Heehh, lah aku masih di mode loli"


(Lapor!! Master saat tidur mengaktifkan mode Little human)


'Ahh iya aku baru ingat'


"Kalau aku sekolah dengan wujud ini seperti nya Davina dan teman teman yang lain akan terkejut hehehe" ucap Dania


Dania langsung menggosok badannya untuk cepat menyelesaikan kegiatan mandinya


"Ahh seger, jangan sampai aku ceroboh lagi ga memakai Daleman, tapi sepertinya aku tidak memiliki baju yang kecil untuk tubuhku yang sekarang" ucap Dania


'Eh aku punya deh, di lemari kamar ku aku mempunyai baju kecil. Mungkin itu pas untuk tubuh ku yang sekarang'


Dania langsung berdiri menyiapkan handuk dan berlari menuju kamar nya


"Nah ini dia ketemu"


'Eh aku kan ga punya daleman yang kecil, mungkin tubuhku yang sekarang tidak memerlukan nya, pakaian yang ku punya ini juga seperti nya aman'


Dania langsung memakai pakaian yang dia miliki


"Nah sudah beres, woahhh imutnya diriku" ucap Dania yang melihat ke arah cermin


"Celana legging pendek sudah, saatnya pakai rok" ucap Dania yang langsung memakai rok


"Dania kebawah sini, aku sudah menyiapkan sarapan pagi" ucap Ceri


"Iya aku akan kebawah"


Dania bergegas menuju ke lantai dasar untuk sarapan pagi


"Masak apa hari ini Ceri" ucap Dania yang masih berjalan di tangga


"Astaga, itu kau Dania? tubuhmu yang ini malah tambah imut"


"Hahaha tentu dong"


"Kau ruang makan saja dulu, aku lagi menyapu ruang tengah ini"


"Baiklah Ceri, semangat ya"


"Iya Dania. Tentu saja"


Dania langsung pergi keruang makan dan menuju ke meja makan yang sudah ada beberapa makanan di atas meja itu


"Woah kau memasak ini semua Ceri?" tanya Dania sambil teriak


"Iya Dania aku yang memasak itu semua, makan saja duluan aku akan menyusul"


"Oke Ceri aku akan makan duluan"


Dania langsung mengambil makanan yang ada di meja makan


Tok tok tok


Ketukan pintu rumah Dania


"Iya sebentar, aku akan membukanya" ucap Ceri dan langsung menuju ke pintu


Ceri berjalan menuju pintu, dan langsung membuka pintu


"Heeh ternyata kau Vina, masuklah dulu" ucap Ceri yang mengajak Davina masuk


"Baiklah Ceri" jawab Davina


"Kau duduk dulu di sofa, biar aku ke Dania untuk memberi tau kalau kamu sudah datang" ucap Ceri


"Baiklah Ceri"


Ceri langsung pergi menuju ke ruang makan untuk menemui Dania


Tak lama kemudian Ceri sudah sampai di ruang makan


"Dania, di ruang tamu ada Davina" ucap Ceri


"Hehh dia sudah datang, baguslah kalau begitu bilang ke dia tunggu sebentar, aku masih makan ini sebentar lagi habis" ucap Dania


"Baiklah Dania, aku akan memberi tau ke Davina" ucap Ceri yang langsung pergi meninggalkan Dania sendirian di ruang makan untuk menuju ke ruang tamu yang ada Davina


Tak lama kemudian Ceri pun kembali ke ruang tamu


"Vina, kata Dania tunggu sebentar dia masih makan sebentar lagi habis makanannya, mungkin sebentar lagi dia akan kesini jadi tunggulah, aku mau melanjutkan menyapu dulu" ucap Ceri dan langsung pergi meninggal Davina sendirian


'Ah rupanya dia masih makan toh, yasudah aku akan menunggu nya disini'


...***...


(T'3 munculah saat Dania berlibur ke semua benua yang ada di planet ini)


(Siap master, saya akan melaksanakan)


(Kau harus berhasil mengalahkannya, usahakan jangan di bunuh buat dirinya tidak sadarkan diri saja)


(Siapa master, saya tidak akan membunuhnya)


(Baguslah)


'Apakah rencana ku akan sesuai dengan apa yang ku pikirkan' pikir Pii


"Kak Sora, kak Devian bangunlah bersiap siap untuk berangkat sekolah" ucap Pii


"Baiklah Pii" serontak mereka berdua mengatakan hal yang sama


...***...


"Aku udah selesai, saatnya bertemu dengan Vina sahabatku" seru Dania


Dania langsung berjalan ke arah ruang tamu untuk menemui Davina


"Hey Vina" ucap Dania yang sudah sampai di ruang tamu


"Siapa?" ucap Davina yang bingung siapa yang memanggil dirinya


"Ini aku Dania" ucap Dania


"Lahh, itu kamu? beneran kah"


"Iya ini beneran aku, emang siapa lagi kalau bukan aku"


"Ya ampun kau lucu sekali" ucap Davina yang langsung menggendong Dania tanpa aba aba


"Ee-eh lepasin"


"Ngga mau wleee"


Davina memeluk Dania dengan erat


"Oii lepaskan, baju ku bisa kusut"


"Iya iyaa, kenapa wujud mu jadi anak kecil seperti ini?" tanya Davina


"Akuu ingin saja jadi aku mengubah nya, aku juga bisa mengubah diri ku menjadi Raja Iblis kecil" jawab Dania


"Benerkah?, wow kamu hebat bisa berubah, tapii kamu yakin memakai wujud ini ke sekolah?" seru Davina


"Iyaa Vina aku yakin, lagian juga aku ingin memakai wujud ini seharian penuh" ucap Dania


"Yasudahlah, ayo kita berangkat"


"Ayoo, mama"


"Woy, ya ampun terserah lah. Yasudah kamu anak ku sekarang" ucap Dania sambil tertawa "Hahaha"


Mereka pun keluar dari rumah Dania, dan berjalan menuju ke sekolah


'Zara, aku mau 2 roti keju'


(Baiklah master)


Seketika di tangan Dania ada 2 roti keju


"Vina, ini buat kamu ambil lah"


"Wah roti keju, makasih Dania"


"Iya sama sama mama"


"Emmm iya anak ku" ucap Davina yang tersenyum manis ke arah Dania


//07:50


"Tumben sekali Davina dan Dania terlambat, biasanya mereka sudah tiba di sekolah ini jam 7 pas" ucap Devian


"Iya mungkin mereka lagi di jalan, tunggu saja" ucap Sora


"Iya iya baiklah, palingan juga mereka bentar lagi datang"


'Sepertinya T'3 sudah di beri tugas oleh master Pii', aku akan menunggu bagian akhir... Hah lama sekali' pikir Veei


"Kak aku kangen ibu" ucap Shena


"Iyaa kakak juga kangen ibu Shena, yasudah begini saja jika kita sudah naik kelas itu kan libur selama 2 Bulan, kita manfaatkan waktu itu untuk kembali ke benua Ozia" seru Sheren


"Okee ide bagus, yasudah aku akan menunggu"


"Iyaa kamu sabar aja ya, karena orang yang bersabar kelak akan dinaikkan derajatnya"


"Sama siapa kak?"


"Iya tuhan lah, siapa lagi"


"Tapi kan kita iblis kak"


"Tuhan tidak memandang siapapun Shena, jadi bersabar lah"


"Tapi kan kak kita ini fiksi bagi Author"


"Ya lalu, sudah sudah tidak usah banyak mikir hal yang ga bermutu sebaiknya kamu memikirkan bagaimana caranya menjadi kuat"


"Oh iya kak, kata Dania saat kenaikan nanti dia akan menjelajahi semua benua yang ada di planet ini"


"Hmm baguslah kalau begitu, kita bisa ikut dengannya saja"


"Iya itu juga rencana dia untuk mengajak teman teman nya termasuk kita"


"Syukurlah, yasudah kaka mau lanjut belajar dulu"


"Okee kak"


//08:00


Dania dan Davina sudah sampai di sekolah dan sudah sangat dekat dengan kelas Z


"Pagi teman teman" ucap Davina dengan penuh semangat


"Vina kamu bawa anak siapa?, ke sekolah ini" tanya Devian


"Oh ini, siapa yaaa"


"Haii" ucap Dania sambil melambaikan tangan nya dan tersenyum dengan mata tertutup


"Ituu, Dania. Vian" ucap Sora


"Hah apaa!!, itu Dania?" tanya Devian


"Iya itu Dania, aku bisa merasakan auranya, ini sama persis" jawab Sora


"Yahh terbongkar, iyaa aku Dania" ucap Dania sambil tertawa seperti anak anak "hehehe"


Dania dan Davina mendekati tempat duduk nya


"Akuu gendong" (Happ) Sora langsung menggendong Dania yang baru saja ingin duduk di tempat nya


"Eeehhh Soraa lepaskan" ucap Dania yang membulatkan pipinya


"Kau sangat lucu sama seperti Pii, tapi bedanya kalau lebih tinggi sedikit" ucap Sora yang bilang kalau Dania sama seperti Pii


"Iyaa tapi lepasin, kalau tidak mau lepasin aku akan marah" ucap Dania sedikit kesal


"Iya iya Dania aku lepaskan, kau emosional sekali hari ini"


"Yaa memang nya kenapa terserah aku lah diri diri ku aku, bukan kamu wleee"


"Tapi gapapa, kamu seperti ini malah tambah lucu" ucap Sora dan tertawa "Hahaha"


"Ya terusss kan tertawa nya 'hummm' " ucap Dania


"Sudahlah kak, kasian Dania tertekan dia gara gara kakak" ucap Devian


"Iyaa Vian, aku tau"


"Hoahhh" serontak Sheren dan Shena


"Ini kamu beneran nona Dania?" tanya Sheren


"Iyaa ini aku, aku sengaja memakai wujud seperti ini, lagi pengen saja" jawab Dania


"Kamu tambah lucu" ucap Shena


"Hehehe terimakasih Shena"


"Iya bener kamu tambah lucu" ucap Sheren


"Hehe iya iya terimakasih, aku kan memang sejak dulu lucu. Iya gak Vina?" ucap Dania


"Iyaa kau lucu dari kecil" ucap Davina sambil tersenyum ke arah Dania


"Tuh kan denger apa kata Davina, aku itu lucu sejak kecil hahahaha"