Born Beautiful Demon Lord

Born Beautiful Demon Lord
· V 4 - Chapter 3: Terimakasih



Di pagi hari yang cerah di dalam hutan, ntah nama hutan itu apa


Devian dan Sora mereka berhenti untuk beristirahat pada jam 2 pagi, jarak yang harus di tempuh ke benua Dagaza masih panjang yaitu 14km lagi untuk sampai di benua Dagaza


/07:50


Dania dan teman temannya sudah pada bangun mereka semua pergi ke arah sungai, karena Devian dan Sora berhenti di dekat sungai


Mereka semua mencoba menangkap ikan yang ada di sungai untuk dimakan, tentu saja di makan yakali di liat'in doang!


"Sabar Author yang manis" ucap Alza


"Diam kau!!"


"Hehehe maaf Author~♪"


"Nyenyenye"


Lanjut lagi!


(Master, saya sudah selesai membuat dunia yang master inginkan dan juga di dunia itu sudah ada penduduk nya, saya menyalin nya dari Void Cube ke dunia master dengan ada perubahan sedikit yang master minta)


'Terimakasih Zara, nanti aku akan mencoba untuk melihat dunia ku jika ini semua sudah selesai'


(Baiklah master, oh iya apakah master akan tinggal di dalam dunia yang master punya?)


'Tidak aku akan tinggal di dunia utama ini, tapi karena di dunia ku tidak ada Dewa jadi aku lah Dewa nya, termasuk kamu jadi aku minta padamu untuk menjaga dunia ku'


(Ah aku mengerti master, lalu bagaimana Surga dan Neraka begitu juga dengan alam yang lainnya master, apa perlu ada malaikat yang menjaganya?)


'Iya kalau itu tentu saja'


(Oh oke master, sepertinya itu sudah selesai)


'Baguslah kalau begitu, terimakasih ya Zara'


(Sama sama master)


Dania yang sudah tau dunia yang dia inginkan telah selesai, seketika Dania langsung melompat lompat kegirangan


Teman teman yang melihatnya bingung, kenapa Dania lompat lompat kegirangan seperti itu?, mereka semua mewajarkan'nya


Dania tersadar, lalu melanjutkan mencari ikan di sungai dengan tangan nya sendiri tanpa bantuan sihir atau skill apapun


Teman temannya juga sudah sepakat dengan hal itu


"Heii aku mendapatkan 1 ikan" ujar Veei, lalu menunjukkan ikan itu kepada teman temannya


Semua langsung melirik ke arah Veei


"Kau hebat Veei" Sora mengacungkan jempol ke arah Veei lalu tersenyum agar Veei tambah semangat


Veei yang melihat itu langsung tersipu, salah tingkah langsung


Dirinya langsung mencoba menangkap ikan lagi setelah di beri semangat sama Sora


Davina melangkah pelan pelan ke arah Dania untuk mengagetkan nya


Dania tidak tersadar di belakang nya ada Davina yang ingin mengagetkan dirinya


Davina langsung melompat ke arah Dania, yang membuat mereka jatuh di aliran sungai yang cukup deras


"Oii apa apa'an sih, itu bahaya tau!" marah Dania ke Davina


"Hehehe habisnya kau tadi aneh tiba tiba melompat lompat seperti anak kecil" setelah berkata seperti itu Davina langsung memeluk tubuh Dania


"Iyaa Vina tapi itu bahaya" Dania berbisik ke kuping Davina, lalu mengelus elus rambut Davina sahabatnya


"Yasudah ayo kita cari ikan bersama" ajak Davina


"Ayoo" jawab Dania dengan penuh semangat


Mereka berdua setelah berpelukan langsung mencari ikan lagi untuk makan mereka bersama


//Time skip


Mereka semua sudah mendapatkan ikan yang cukup banyak sekitar 45 ikan


Hari sudah pukul jam 09:30


Mereka membakar ikan hasil kerja kerasnya masing masing, bekal agar saat sampai di benua Dagaza mereka tidak kelaparan lagi


"Hei Dania, makan ikan nya jangan diliatin aja" kata Davina yang ada di samping Dania


Davina melihat Dania terlihat murung, sebenarnya apa yang sedang dipikirkan Dania


"Iyaa aku akan makan ikan ini Vina" dengan nada yang lembut Dania menoleh ke arah Davina


"Yasudah kamu makan ikannya, jangan cuman diliatin" Davina sahabatnya menepuk pundak Dania sedikit kencang


"Iya iya aku akan makan kok" setelah berkata seperti itu Dania langsung menggigit ikan bakar yang ada di tangan nya


Davina yang melihat Dania sudah memakan ikan nya dirinya juga melanjutkan makan ikan bakar yang sudah dia makan sebelumnya


Mereka berdua menikmati ikan bakar hasil tangkapan mereka sendiri dengan kerja kerasnya masing masing


Sementara itu


"Aaaaa buka mulutnya" suruh Veei ke Sora agar membuka mulutnya


"Okai" Sora langsung membuka mulutnya, lalu ikan bakar pun masuk kedalam mulut Sora yang di suapin sama Veei


"Gimana rasanya enak kan?" tanya Veei apa ikan bakar buatan nya untuk Sora enak atau tidak


"Enak, aku kira kamu ngga bisa masak ternyata pintar dalam hal memasak" jawab Sora, dia mengira nya Veei tidak bisa memasak ternyata pikiran dia salah Veei bisa memasak


"Kamu kira aku ini apa?, aku ini perempuan pasti bisa masak!" bentak Veei ke Sora, tatapan nya sangat tajam


Sora yang melihatnya langsung menggeleng gelengkan kepalanya sambil berkata "Tidak tidak maksud ku bukan itu"


"Eeee maksud ku..... aaaaaa apa ya" jawab Sora sambil memegang dagunya


"Apa cepetan!"


"Aku lupa hehehe"


"Aku akan memukul mu So~" belum selesai Veei mengatakan semua perkataan nya, Sora sudah terlebih dahulu langsung memeluk tubuh Veei


"Kau cantik~♪" bisik Sora di kuping Veei


Veei yang mendengar itu langsung memerah pipinya seperti tomat


"C-curang, k-kamu curang" ucap Veei yang menerima pelukan dari Sora


Teman teman yang melihatnya itu semua terlihat bahagia


"Ekhem kak sudah bermesraan'nya, sebaiknya kita semua melanjutkan perjalanan ini" ucap Devian


Sora yang mendengar itu langsung melepaskan pelukannya


Veei langsung membelakangi Sora agar tidak keliatan mukanya yang sudah memerah


Mereka semua langsung bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan nya menuju benua selanjutnya yaitu benua Dagaza


"Semua sudah siap?" teriak Devian apakah teman temannya sudah pada siap untuk melanjutkan perjalanan nya, mereka semua sudah naik ke dalam kereta kuda


"Siap.." serentak mereka semua berkata seperti itu


Devian yang mendengar nya langsung mengendarai kuda bersama kakaknya Sora


...***...


Balik lagi ke Alza


Alza dan keluarga yang tidak di kenal oleh Alza sudah ada di salah satu restoran mall Plaza Indonesia


Mereka sudah selesai menikmati makanan yang ada di restoran itu


"Kakak benar ngga tau apa itu cinta?" tanya Bunda sambil melipat tangannya di atas meja


"Dek ikut ayah yuk, kita beli mainan" sang Ayah yang sangat baik hati mengajak anaknya untuk membeli mainan, ya agar anak nya itu tidak mendengar percakapan Bunda sama Alza


"Mau ayah, aku mau mainan~♪" setelah anaknya berkata seperti itu sang Ayah langsung menggendong anaknya pergi menuju ke tempat toko mainan yang ada di mall


Bunda dan Alza melihat mereka sudah pergi lalu "Iya Bunda, aku ngga tau apa itu cinta. Aku hanya mengenal katanya saja tapi arti yang sebenarnya aku tidak tau"


"Ohh begitu, jadi begini. Cinta itu 2 orang yang saling menyukai 1 sama lain dan ada 2 tahapan yang harus kalian lakukan jika sudah mengenal cinta yaitu melamar lalu menikah, jika sudah menikah sudah pasti kalian harus memiliki setidaknya 1 anak untuk meneruskan generasi ke generasi yang akan datang"


"Harus saling suka ya Bunda, aku disuruh sama teman perempuan ku untuk mengenal apa itu cinta, jadi makannya itu saya ingin tau apa itu cinta dari orang lain"


"Tentu dong cinta itu sudah pasti 2 orang yang harus menyukai 1 sama lain"


"Lalu kalau mesum itu apa?, soalnya waktu itu aku ada didalam kamar temen perempuan ku dia baru selesai mandi keluar begitu saja belum memakai pakaian apapun, aku bingung tiba tiba dia marah, lalu menyuruh tutup kedua mata ku agar dia bisa berpakaian"


"Perempuan itu masih sama perempuan yang menyuruh mu mengenal apa itu cinta kak?, kalau iya kemungkinan dia suka dengan kakak dan sudah pasti seorang perempuan akan marah jika tubuh nya dilihat oleh lelaki"


"Oh begitu ya Bunda, pantes saja dia langsung memukuli kepala ku, terus maksud bunda dia suka dengan ku?... hmmm berarti ini cinta dong Bunda aku juga suka dengannya"


"Iya itu adalah cinta, kamu jika sudah dekat dengannya jangan buat dia merasa kecewa apalagi cemburu kamu juga harus mengerti keadaan dan sifat dia"


"Waktu itu aku makan bersama dia di restoran, saat dia menyuapi'ni aku tiba tiba saya merasa sangat bahagia dan merasa canggung. Disitu aku tidak tau apa yang telah terjadi dengan hatiku tiba tiba berdetak kencang"


"Itu fase pertama kamu mengenal cinta, ya itu adalah cinta yang baru tumbuh di hatimu"


"Ohh begitu ya Bunda berarti kita sama sama saling mencintai ya Bunda"


"Kalau boleh tau siapa nama cewek itu?"


"Namanya Lynch Dania, Bunda"


"Nama yang bagus, kamu harus serius dengannya tidak boleh mempermainkan cinta"


"Sebelum aku mengenal cinta dan sebelum dia menyuruh ku mengenal apa itu cinta, aku bilang kepadanya kamu harus menikah dengan ku, begitu... soalnya aku liat banyak orang yang menikah jadi aku ajak aja dia menikah"


"Pantes saja dia menyuruh mu mengenal terlebih dahulu apa itu cinta, tapi karena kamu sudah tau, jadi kamu harus menepati omongan dan janjimu, sebagai cowok harus menepati omongan dan janjinya"


"Aku mengerti sekarang Bunda terimakasih ya sudah menjelaskan semuanya, aku akan menikahi nya nanti"


"Kalau begitu nanti saat kamu menikah undang Bunda ya kak Alza" Bunda langsung tersenyum ke Alza


"Iya baik Bunda"


"Kamu punya no WhatsApp kak?, agar bisa menghubungi Bunda jika kamu ada pertanyaan lain kamu bisa langsung tanyakan saja"


Alza terdiam setelah mendengar perkataan Bunda, karena dia tidak mempunyai sebuah smartphone


'Sepertinya di Bumi memang harus memiliki smartphone kalau begitu {Voor}' pikir Alza lalu di tangannya dia menciptakan sebuah smartphone canggih, manusia bahkan tidak akan pernah mempunyai smartphone seperti Alza


Tapi bentukan smartphone milik Alza adalah brand terkenal di mata dunia yaitu Apple dengan 3 boba, kalian seharusnya mengerti


Lalu secanggih apa sih smartphone milik Alza yang katanya manusia tidak akan pernah memiliki smartphone seperti Alza


Sebenernya bukan teknologi yang canggih, karena smartphone milik Alza 99% mirip dengan Apple hanya saja 1% nya itu mengandung unsur unsur ayat sama seperti skill milik Dania yaitu Wijziging. Jadi smartphone itu otomatis lebih pintar dari Ai buatan manusia, karena Ai yang terkandung di dalam smartphone milik Alza itu bisa tau segalanya bahkan dimensi, universe, alam lain seperti surga dan neraka smartphone itu dapat mengetahui itu semua bahkan dapat mengenal seluruh nama nama planet yang ada di dunia ini


Tentu saja nama bintang, jumlah seluruh planet, jumlah seluruh universe, multiverse dan seterusnya. Hp ini mengenali itu semua kecuali The Void dan The Final Void, Karena smartphone ini hanya menjangkau Dunia yang ada saja bukan seperti tempat yang hampa tidak memiliki apapun di dalamnya


Kurang lebih kecanggihan smartphone milik Alza seperti itu


"Ada kok Bunda nomor ku 08xx-xxxx-xx23"


"Sebentar ya Bunda save dulu"


"Oke Bunda"


"Nah sudah Bunda save"


Alza hanya tersenyum saja lalu mengangguk pelan