
'Zara tolong memperbatas skill {Nemen} hanya untuk menyalin semua ingatan anak kecil ini'
Skill Nemen dapat menyalin / menyerap semua kekuatan, ingatan, jiwa, mana korban kepada diri pengguna
(Baiklah master)
'Ya cepatlah'
(Sudah master)
Dania mengangguk'an kepalanya lalu
"{Nemen}" Dania melihat anak kecil itu untuk mengambil menyalin ingatannya
...***...
"Tidak... jangan lakukan aku mohon kak"
"Kau pikir dengan memohon seperti itu aku akan memberhentikan ini semua?"
"Aku mohon kak jang~"
Pria berjubah kesatria itu langsung memasangkan sebuah segel kutukan ke anak kecil tadi
"Dasar vampir lemah, ya jangan salahkan aku ini semua suruhan Raja untuk memberikan kutukan kepada kalian semua"
...***...
'Lagi lagi pemimpin bejat' pikir Dania yang terlihat kesal
Dania langsung melepaskan gendongan pada anak kecil itu lalu menghilang begitu saja dari tempat itu
"Kakak.. kakak menghilang begitu saja?" ucap anak kecil yang bingung tiba tiba Dania hilang dari pandangan nya
"Ini dia kastil nya kalau begitu {Ibga}" skill milik Alza dirinya menyalin skill itu
Dania berjalan memasuki ke dalam kastil lalu langsung berjalan menuju singgasana Raja vampir itu
Tak lama akhirnya Dania menemui Raja vampir itu, dirinya tiba tiba sudah ada di depan Raja itu lalu memunculkan dirinya
"Halo Raja yang manis" senyuman evil dari Dania
"{Droom}, Bermimpi lah yang indah" seketika Raja itu tertidur lalu mengguling guling di lantai
Dania yang sekarang bukan Dania yang kalian kenal, dirinya sekarang hanya ingin menghabisi lawannya saja
Keluar Aura yang mematikan dari tubuh Dania yang membuat para penjaga yang mendekati nya terbunuh begitu saja
Para penjaga yang lain terkejut, mereka hanya bisa menjaga jarak saja dari Dania
"Arghhhh {Licht ness} gelapkan benua ini" amarah Dania memuncak lalu seketika langit yang tadinya cerah sekarang malah menjadi gelap
"{Gate rise}" lalu Dania menciptakan sebuah penghalang tembus pandang, namun jika mengenai penghalang itu akan langsung menuju ruang angkasa
"Kalian semua lihatlah pertunjukan yang akan dimulai sebentar lagi {Voor}" senyuman Dania benar benar seperti evil dirinya langsung membuat sebuah pisau yang tajam, bukan hanya 1 pisau tetapi 2 pisau
Clapk Clapk
Suara pisau yang menembus kulit, ya Dania menusuk mata Raja
Penjaga yang melihat nya tidak berkata apa apa lagi, dirinya melihat kematian Raja di depannya
"Hahahaha matilah kau bejat" Dania tertawa seperti Iblis, ya tentu saja karena dirinya Raja Iblis
"Apa dia Iblis?" tanya seorang penjaga ke penjaga yang ada di sebelahnya
"Aku tidak tau, tapi seperti nya memang iya di Iblis" penjaga itu menjawab sambil mengangguk'an kepala nya
"Kita tidak bisa melawan nya, kalau kita mendekat sama saja kita akan mati" ucap seorang penjaga yang dari belakang mereka lalu menepuk kedua pundak mereka dari belakang
"Hei kalian semua lihat kesini"
Serentak para penjaga langsung menghadap ke Dania
Clapk Clapk Seitttttttttt
Suara dua pisau menusuk perut Raja itu lalu Dania membentuk huruf O di perut Raja itu, terlihat sebuah usus dan hal hal yang lainnya di dalam perut Raja
Dania langsung membuang kulit itu ke sembarang arah
Lalu menarik usus itu hingga keluar dan terputus dari dalam perut Raja
Penjaga yang melihat itu semua tidak sanggup melihat isi perut Raja di keluarkan, rasanya sangat mual
Clapk Clapk Clapk Clapk Clapk Clapk
Suara pisau menusuk ke sembarang bagian tubuh yang membuat tubuh itu hancur
"Hahahaha ini bagus sangat menyenangkan" Dania benar benar terbawa suasana yang menyenangkan menurut nya
"Heii kalian, jika kalian ingin seperti Raja cobalah kemari kalian akan merasakannya" ucap Dania yang mengarah ke seluruh penjaga yang ada di ruang singgasana Raja vampir
Penjaga yang mendengar itu, hanya bisa menelan ludah saja tidak berani bergerak. Mereka pikir jika sedikit saja bergerak maka hidup mereka akan seperti itu
Sebuah alarm dari kastil itu berbunyi yang membuat seisi kota mendengar nya
"Apa apa ini?" tanya Sora ke resepsionis guild itu
"Sepertinya ada sesuatu yang buruk tuan" jawab resepsionis
'Apa ada sangkut pautnya dengan Dania?' pikir Sora lalu "Kalian semua ikut aku mencari Dania" ajak Sora ke semua teman temannya
Mereka semua langsung pergi dari guild itu
Sora yang mendengar percakapan mereka lalu langsung terarah ke Dania
"Kita semua pergi ke kastil itu, seperti nya Dania membunuh Raja vampir di kota ini" ajak Sora lalu yang lainnya hanya mengangguk'an kepala
Mereka semua langsung pergi menuju kastil itu melalui sihir teleport milik Devian
Meraka semua sudah ada di dalam kastil itu
"Hahahaha"
"Kalian dengar suara itu?" tanya Sora kepada teman temannya
"Iya itu suara Dania tidak salah lagi" jawab Davina
"Sudah kita langsung saja menuju sumber suara itu, seperti nya dari ruang singgasana Raja kota ini" potong Devian
Lalu mereka semua ber 7 mendekati sumber suara itu
Tak pakai lama akhir nya mereka semua melihat Dania yang di tengah tengah dengan Raja vampir yang sudah terbunuh mengenaskan
"Itu Dania" ucap Sora
Yang lainnya hanya mengangguk'an kepala
Mereka semua menyaksikan kebrutalan Dania terhadap Raja Vampir itu
"{Ontwaken}" seketika tubuh Raja itu kembali seperti awal lagi tidak ada luka di bagian tubuh nya
Raja itu tersadar lalu bergumam "Arkhhh pusing sekali" Raja itu langsung menatap ke arah Dania
"Malam Raja jangan manis" senyuman gratis dari Dania untuk raja itu
"K-ka~" belum sempat raja itu menyelesaikan perkataan nya tiba tiba tubuh raja itu di lempar sama Dania lalu dari bawah Dania menusuk 2 pisau ke bagian tubuh belakang Raja itu
Teman teman Dania yang menyaksikan nya merasa itu bukan Dania yang mereka kenal
"Khahahahah Raja lemah, aku sudahi saja {Dood}" tubuh Raja itu seketika hilang menjadi debu yang berterbangan
"Khahahahahahaha mati kau bejat" Dania tertawa seperti Pyschopath yang baru saja menyelesaikan kegiatan keseharian mereka yaitu membunuh lalu memutilasi korban
Dania berdiri dari tempat lalu menghadap ke depan yang memperlihatkan semua teman temannya
"Mulai dari detik ini siapapun penguasa yang rela memperalat rakyatnya akan aku habisi seperti ini, ingat itu!!" tatapan tajam dari Dania ke arah parah penjaga yang menyaksikan nya
"Hei Sora, Dania bilang pemimpin bejat, apa dia membunuh Raja itu karena kesalahan Raja itu yang memperalat rakyat nya, lalu Dania seperti itu?" tanya Davina ke Sora yang ada di sampingnya
"Iya sepertinya begitu, tapi Dania benar benar sesosok Raja Iblis yang tidak mempunyai belas kasih, aku tidak percaya itu tapi yang aku lihat sekarang itu adalah Dania" jawab Sora yang masih melihat ke arah depan
'Bagus Dania bagus, seperti inilah Raja Iblis. Tapi ya aku hanya bisa mendukung mu' pikir Ceri yang melihat Dania seperti itu benar benar menakjubkan baginya
"Dania..." teriak Davina yang begitu kencang
Dania yang mendengar nya tersadar, lalu langsung melihat ke arah Sahabat nya
"Davina..." teriak Dania yang langsung berlari ke arah Davina
Tak lama Dania sudah memeluk sahabatnya lalu bergumam "Vina~" dan terpingsan
"Hehh dia pingsan" ucap Dania yang sedikit terkejut karena sahabat nya terpingsan dalam pelukannya
Tiba tiba muncul sesosok Alza yang ada di dekat Dania
"K-kau siapa" tanya Davina kepada pria itu yang tiba tiba muncul di dekat nya
"Kau tak perlu aku siapa" setelah Alza berkata seperti itu dia langsung menggendong Dania
"Se-sejak kapan kau mengambil Dania, padahal tadi masih ada di dalam pelukan ku" Davina terkejut sangat terkejut tiba tiba Dania menghilang dari pelukannya
"Kau mau bawa kemana Dania" tanya Sora dan Devian
"Kalian semua tidak perlu tau mau aku bawa kemana juga itu terserah ku, enyahlah kalian semua atau kalian akan ku habisi!" Alza langsung mengeluarkan aura intimidasi
"Ingat 1 hal, jika ada satupun di antara kalian yang menyakiti Dania kalian semua akan berurusan dengan ku. Oh 1 lagi ini 1 lagi dan jangan lupa ucapan yang Dania katakan, siapapun pemimpin yang memperalat rakyatnya akan ku habisi" ancam Alza ke semua orang yang ada di dalam ruangan itu
Lalu Alza langsung membawa Dania pergi dari situ
Sekejap meraka berdua hilang ntah kemana
Teman teman Dania bingung, seharusnya jika itu skill maka seorang harus mengucapkan nama skill itu terlebih dahulu baru aktif
Satu satunya yang dapat begitu adalah Kemahadiran
"Dia bukan tandingan kita semua" ucap Veei yang membikin teman teman Dania langsung ke arah nya
"Veei kau tau siapa pria tadi?" tanya Davina dengan nada yang tergesa-gesa
"Aku tidak tau, tapi firasatku mengatakan jika kita semua melawan pria tadi itu hanya akan mendatangkan malapetaka. Itulah yang aku rasakan" jawab Veei sambil menepuk pundak Dania
"Be-berarti dia sangatlah kuat, begitu?"
"Iya kau benar, sebaiknya kita semua balik saja ke guild. Lagian juga masalah ini memang Raja vampir itu yang salah, dia yang telah menyuruh salah satu knight untuk memberikan kutukan pada 27 vampir"
"Oh jadi kau tau Veei" potong Sora
"Ini hanya firasat ku saja, karena kejadian di benua Periza mengingat kan ku dengan perkataan Shena waktu di kereta kuda"
"Yasudah sebaiknya kita semua balik ke guild, masalah ini memang bukan salah Dania. Jika boleh aku juga akan membakar kastil ini" potong Devian yang mengajak ajak teman temannya kembali ke guild
Yang lainnya hanya mengangguk'an kepala saja
'Semoga dirimu baik baik saja Dania' batin Davina