Be Strong Together In My Territory

Be Strong Together In My Territory
CHAPTER 63:RENCANA BARU



Saat ini Arnold berusaha menahan Hydra dengan bantuan Azka dan Frey. Mereka bertiga hanya bisa menahan monster itu, mereka tidak boleh membunuh Hydra, karena setiap kepala Hydra tumbuh, kekuatan Hydra terus meningkat.


"Hey, Azka, apa kau tidak memiliki sihir yang dapat memusnahkan monster ini? Kita sudah bertarung lama dengannya, jika begini terus kita akan kehabisan tenaga." Ucap Arnold.


"Aku punya sihir yang kuat, tapi tidak bisa membuat tubuh Hydra menjadi abu. Kita butuh sihir api yang kuat." Balas Azka.


"Begitu kah, kurasa aku mampu menggunakan sihir itu." Ucap Arnold.


"Apa kau yakin?" Tanya Azka.


"Ya, tapi aku butuh sihir angin dari Frey untuk memperbesar kukuatan apinya." Jawab Arnold.


"Begitu ya, kalau begitu kita jalankan rencana ini. Pertama kalian harus membeli waktu untuk ku agar mempersiapkan sihir ini. Setidaknya selama sepuluh menit." Jelas Azka.


"Baiklah, aku akan maju menghadapi Hydra sedangkan Frey melindungi mu dari serangan sihir Hydra." Ucap Arnold.


"Baiklah, tapi sebelum itu, kau harus memberitahu para manusia itu, untuk berjaga-jaga jika sihir ini memberi guncangan terhadap gua ini." Ucap Azka.


"Baiklah, aku akan memberitahu mereka sekarang." Ucap Arnold yang kemudian pergi menuju Jendral Alex yang sedang membantu Raja Elf melawan puluhan monster Rank SS.


Tapi karena ada monster yang mengganggu, Arnold harus menghempaskan para monster itu.


MAGIC OF FIRE:FLAME BURST


Arnold mengeluarkan sihir api yang besar untuk menghempaskan para monster. Raja Elf dan Jendral Alex yang melihat serangan itu terkejut, karena serangan sihir itu dapat memukul mundur para monster untuk sementara.


"Jendral, yang mulia Raja." Ucap Arnold menuju tempat Jendral Alex.


"Ah Ar, apa yang kau lakukan disini? Bukankah kau harus melawan Monster Hydra?" Tanya Jendral Alex.


"Iya, tapi Aku memiliki sesuatu untuk diberitahukan kepada kalian." Balas Arnold.


"Apa itu?" Tanya Raja Elf.


"Begini, kami merencanakan sesuatu untuk mengalahkan Monster itu. Tapi mungkin dampak serangan itu cukup besar, kalian perlu mempersiapkan diri untuk goncangan besar, dan tolong mengawasi langit-langit gua, berjaha-jaga jika ada dinding gua yang berjatuhan." Jelas Arnold.


"Begitu ya, baiklah kami akan bersiap akan hal itu." Ucap Raja Elf. "Kami akan memberitahu yang lain tentang hal ini." Sambungnya.


"Terimakasih Raja, tapi tujuan utama kalian haruslah untuk menghancurkan inti dungeon, karena jika rencana ini gagal, kami akan kesulitan menahan Hydra lebih lama, karena Partnerku menggunakan banyak tenaga dan mana untuk serangan ini." Ucap Arnold.


"Bagaimana dengan menyerangnya dengan serangan jarak jauh seperti sihir atau panah. Tapi rencana ini harus diawali dengan membuat para monster sibuk." ucap Arnold.


"Baiklah, kami akan mencoba cara itu, tapi apa disini ada yang bisa menggunakan panah?" Tanya Jendral Alex.


"Untuk menggunakan panah, kami para Elf merupakan pemanah yang sangat handal. Tapi tampaknya tak ada pasukanku yang membawa panah." Balas Raja Elf.


"Untuk panah, aku memilikinya." Ucap Arnold sambil mengeluarkan panah dari tas penyimpanan nya.


"Wah..,, apa kau juga menggunakan panah?" Tanya Raja Elf.


"Ya, tapi tidak terlalu hebat. Anda bisa menggunakan panah ini untuk melangsungkan rencana tadi." Ucap Arnold Sambil menyerahkan panah beserta anak panah kepada Raja Elf. "Kalau begitu aku akan kembali kesana untuk memusnahkan Hydra." Sambung Arnold yang langsung ke arah Azka dan Frey.


Terlihat Azka dapat menahan Hydra secara seimbang, tapi sudah tampak kewalahan karena tidak dapat memberi serangan yang kuat ke arah Hydra agar monster itu tidak mati lagi. Melihat hal itu Arnold datang menggunakan sihir non elemennya, sihir penguatan dan mendorong dengan tangannya sehingga Hydra terjatuh.


"Aku datang." Ucap Arnold.


"Huh, kau lama Ar, susah untuk hanya bertahan dari monster sialan ini." Balas Azka.


"Ya, kami hampir kewalahan melawan monster ini." Ikut Frey.


"Heheh, maaf-maaf, aku tadi memberi rencana kepada mereka untuk menghancurkan inti, jadi memerlukan waktu yang lebih untuk kesini." Ucap Arnold.


"Baiklah, kalau begitu mari kita jalankan rencananya." Ucap Azka.


""Ya."" Ucap Arnold dan Frey.


Arnold kemudian melesat kedepan untuk menahan Hydra selama sepuluh menit dibantu Azka menggunakan serangan jarak jauh. Saat ini kekuatan Arnold berada pada poin 27.000 yang terpaut 13.000 bedanya dari Hydra, sedangkan Frey berada di poin 25.000. Tapi jika hanya menahan Hydra Arnold masih sanggup.


Arnold langsung maju dengan menggunakan pedangnya yang hanya dilapisi sedikit mana, karena ia butuh menghemat mana untuk serangan sihir yang besar. Ia maju dengan cepat dan mulai mengayunkan pedangnya ke arah Hydra. Tapi tebasan Arnold hanya memberi luka kecil, Hydra pun langsung mengalihkan pandangannya ke arah Arnold dan mulai menyerang Arnold menggunakan sihir api yang ia keluarkan dari mulutnya. Tapi Arnold dengan sigap melompat menghindari serangan itu dan mulai menyerang Hydra lagi. Sedangkan Frey langsung mengeluarkan sihir anginnya, Wind of Slice ke arah Hydra untuk membantu Arnold.


Hydra yang menerima serangan itu marah dan berencana membalas serangan Frey, tapi Arnold menyerang Bagian kaki Hydra sehingga monster itu tidak bisa bergerak bebas.


ARGGHH


Pertarungan untuk menahan Hydra dapat dikuasai Arnold dan Frey sepenuhnya karena serangan kombinasi mereka, apalagi Arnold menyerang titik buta Hydra sehingga monster itu sudah untuk menahan dan menyerang balik. Sehingga tak terasa sudah sepuluh menit berlalu.


"Hey Ar, Frey, menyingkirkan dari situ. Biar ku Habisi Monster berkepala dua ini disini." Ucap Azka