Be Strong Together In My Territory

Be Strong Together In My Territory
CHAPTER 45: KEBERANGKATAN



Sudah seminggu berlalu sejak acara pertunangan Maggie dan


Arnold. Dalam seminggu ini, Arnold dan Maggie masih mendapat ucapan selamat dan


bingkisan dari warga sekitar. Karena itu mereka masih merasa letih saat ini.


"Huh, capeknya. Apakah acara pertunangan memang seperti


ini?" Tanya Arnold yang menidurkan dirinya disova.


"Hahaha, tentu tidak kak. Acara ketika pertunanganku


tidak semeriah acara kakak." Ucap Amos yang juga disana.


"Mungkin mereka merasa bahagia dengan acara mu Ar,


apalagi kau lah yang membuat mereka merasa aman." Ucap Ayahnya.


"Ya itu benar." Ucap ibunya.


"Hahaha, aku tidak menyangka jika Arnold memiliki


pengaruh sebesar itu diwilayah ini." Ucap Ayah Maggie.


"Lalu selanjutnya apa yang kalian lakukan?"


Sambung ayah Maggie.


"Ah aku lupa memberitahu kalian. Aku dan Maggie


memiliki rencana setelah pertunangan kami, aku dan Maggie ingin melakukan


petualangan bersama." Ucap Arnold.


"Benarkah itu?" Tanya Ayah Maggie yang melihat ke


arah Maggie.


"Ya Yah, kami sudah merencanakan ini." Jawab


Maggie.


"Apa kalian akan baik-baik saja?" Tanya Ibu Maggie


yang sedikit khawatir.


"Tenang saja, Arnold dan Maggie pasti bisa melindungi


diri." Ucap Ibu Arnold.


"Ya bibi, kami hanya berpetualang mengelilingi benua


ini dan sekalian menambah pengalaman kami. Kami hanya berpetualang paling lama


tiga tahun. Setelah itu kami akan kembali kesini." Ucap Arnold.


"Begitu ya, lalu kapan kalian akan berangkat?" Tanya


Ayah Maggie.


"Kami akan berangkat sehari sebelum kalian kembali ke


ibukota paman." Jawab Arnold.


"Begitu ya, berarti seminggu lagi ya." Ucap Ayah


Arnold.


"Begitulah paman." Ucap Arnold.


"Baiklah. Kalau begitu kalian harus mempersiapkan


semuanya." Ucap Ibu Arnold.


Setelah itu Arnold dan Maggie pun mempersiapkan setiap


keperluan mereka. Arnold dan Maggie juga banyak menghabiskan waktu mereka


bersama keluarga. Karena mereka akan berpergian selama tiga tahun, pasti banyak


kerinduan yang mereka rasakan.


Apalagi untuk Maggie, ini adalah pertama kali baginya untuk


berpetualang jauh dari keluarga.


Meski begitu, Arnold dan Maggie masih melakukan latihan


disrla-sela waktunya. Karena setajam apa pun pisau kalau tidak diasah lama


kelamaan akan tumpul. Saat ini kekuatan Maggie masih berada di peringkat A,


dengan kenaikan poin yang lumayan dan Arnold sudah berada di peringkat SSS


dengan poin 25.050. Dengan bantuan Frey dengan Rank SS dengan poin 23.500 dan


Azka dengan poin 42.000 maka petualangan mereka tidak akan menemui banyak


masalah.


Saat ini Maggie sedang berlatih sihir angin bersama Frey.


Sedangkan Azka dan Arnold sedang berbincang di bawah pohon dekat situ.


"Hey Ar, kemana petualangan kita kali ini?" Tanya


Azka.


"Hmm aku juga tidak tahu pasti. Apa kau tahu dimana


tempat dari Hewan-hewan suci?" Tanya Arnold balik.


"Hmm, aku hanya tahu beberapa tempat hewan suci.


Seperti Fenrir berada di hutan Elf, Leviathan berada di laut Iblis, dan Raja


Naga Bahamut berada di antara kerataan manusia dengan Dwarf." Jawab Azka.


"Begitu ya, kalau begitu yang terdekat adalah Raja Naga


ya." Balas Arnold.


"Ya, tapi itu adalah informasi yang kutahu sekitar


seratus tahun yang lalu." Ucap Azka.


"Bukankah jika begitu hewan suci sudah meninggalkan


tempat itu!." Ucap Arnold dengan sedikit kesal mendengar perkataan Azka.


"Belum tentu Ar, karena hewan suci biasanya menetap


disatu tempat." Jelas Azka.


"Begitu ya. Jika begitu petualangan kita kali ini akan


kedaerah perbatan kerajaan manusia dan Dwarf." Ucap Arnold.


"Apa kau akan langsung menemui Raja Naga dengan


"Ya tidak lah, aku akan berlatih selama dua tahun


sebelum ke tempat itu. Aku akan mengikuti Guild pedagang agar bisa memasuki


kerajaan lain." Jelas Arnold.


"Begitu ya." Ucap Azka.


"Ya, aku mengikuti Guild pedagang agar bisa menjadi


kartu masuk kedalam kerajaan lain. Sebenarnya ada beberapa guild, yaitu guild


petualang yang bertugas untuk melawan monster. Guild pembangunan, tempat bagi


orang yang bisa membangun suatu tempat." Jas Arnold.


"Lalu mengapa kau tidak memasuki guild petualang?"


Tanya Azka.


"Guild petualang biasanya terikat oleh waktu dalam


suatu misi, dan aku tidak ingin orang-orang menjadi cemburu dengan kekuatanku


yang sekarang. Lebih baik aku bersikap dibalik layar jika ada masalah."


Jelas Arnold.


"Ya itu memang bagus Ar, tapi biar kau tahu,


sepintar-pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Sebaik-baiknya kau


merahasiakan hal itu, pasti nanti akan ketahuan juga." Balas Azka.


"Ya aku tahu, tapi setidaknya aku bisa menahan itu


sebentar." Balas Azka.


"Huh, terserah kau lah Ar." Ucap Azka yang tidak


peduli lagi.


Hari telah berlalu, hari ini merupakan hari Arnold dan


Maggie untuk pergi berpetualang. Saat ini Arnold dan Maggie sedang memeriksa


ulang barang bawaan mereka. Arnold membawa beberapa pakaian, pedang, panah, dan


beberapa mana core, sedangkan Maggie membawa pakaian, tongkat sihir, dan


perlengkapan wanita yang lain dan kebutuhan mereka berdua seperti kertas sihir


dan beberapa keping uang.


Info: terdapat beberapa jenis uang didunia itu, yaitu


platinum,Gold, perak, perunggu.


1 platinum\=100 gold


1 Gold \= 10 perak


1 Perak \= 10 perunggu.


"Semuanya sudah lengkap?." Tanya Arnold.


"Ya, semua sudah kupersiapkan." Jawab Maggie.


“Bagaimana dengan kalian Azka, Frey?” Tanya Arnold.


“Kami siap kapan pun.” Balas Azka


“Ya, kami juga sudah siap.” Ucap Frey


"Baiklah, kalau begitu mari kita kedepan." Ucap


Arnold sambil memasukkan barang mereka kedalam sihir ruang dan waktu. Meski pun


tidak semua orang mempunyai sihir ruang dan  waktu, didunia itu ada alat sihir yang bernama tas penyimpanan. Sebuah


tas yang ditanamkan sebuah sihir ruang dan waktu yang digunakan untuk menyimpan


barang dalam kapasitas besar.


Mereka pun pergi menuju bagian depan mansion, sesampainya


mereka disana terlihat keluarga mereka, para pemimpin pasukan dan beberapa


pasukan sduah menunggu mereka.


“Apa yang kalian lakukan disini?” Tanya Arnold dengan


bingung.


“Tentu saja mengantarkan keprrgian kalian.” Ucap Ayah


Arnold.


“Apakah itu perlu?” Tanya Arnold.


“Tentu saja nak, itu sangat penting.” Ucap Ibu Arnold yang


kemudian berjalan dan memeluk Maggie dan Arnold. “Ingat nak, kalian berdua


harus terus bersama dan saling melindungi.” Ucap Ibu Arnold sambil melepskan


pelukan itu, terlihat matanya sudah berkaca-kaca.


“Arnold, tolong jaga anakku dimana pun ya.” Ucap Ibu Maggie


yang memeluk mereka berdua bergantian dengan ibu Arnold.


“Ya, kami akan melinduingi satu sama lain bu dan aku akan


menjaga Maggie dimana pun itu.” Balas Arnold.


“Berati-hatilah nak” Ucap Ayah Arnold dan ayah Maggie.


“Tentu, kami akan berhati-hati.” Balas Arnold.


“Selamat berpetualang tuan muda. Semoga anda menikmati waktu


anda.” Ucap salah satu pemimpin pasukan.


“Bersenang-snanglah tuan muda.” Ucap salah satu prajurit.


“Ya, tentu saja, jadi sebelum aku pulang tolong jaga wilayah


kita sebaik mungkin dan terus berlatih agar kalian menjadi kuat.” Balas Arnold.


“SIAP TUAN MUDA.” Ucap para pasukan dengan tegas.


“Kalau begitu kami berdua pergi dulu.” Ucap Arnold sambil


pergi dari tempat itu bersama Maggie, Azka dan Frey.


Dengan begitu, petualangan mereka dimulai.