Be Strong Together In My Territory

Be Strong Together In My Territory
CHAPTER 26: TUJUAN BARU



Beberapa hari sudah berlalu sejak


pemberontak dan monster summon dikalahkan di ibukota. Dalam beberapa hari ini,


Ibukota dalam proses pembangunan ulang untuk rumah dan tempat yang hancur kala


itu. Raja juga memerintahkan bangsawan dan prajurit untuk membantu warga yang


mengalami kerugian. Hal itu membuat Arnold dan keluarganya masih tetap berada


di ibukota.


Saat ini Arnold sedang berada di


kamarnya sambil membaca buku yang ia pinjam dari perpustakaan ibukota. Ia


membaca buku tentang Sihir summon dan sihir kegelapan. Sama seperti yang


dijelaskan Azka kemarin, sihir summon merupakan sihir yang membutuhkan korban


ritual. Tapi dibuku ini tidak dijelaskan jika ada seorang summoning yang


mengorbankan dirinya sendiri.


Dan untuk sihir kegelapan, hanya


sedikit dijelaskan, hal itu membuat Arnold semakin penasaran dengan kedua sihir


itu.


"System, apakah kau tau


tentang kedua sihir ini?" Tanya Arnold.


[Saya hanya mengetahui sedikit


tentang sihir itu master. Sihir summon merupakan sihir pemanggilan, seperti


yang dijelaskan oleh Azka Gold kemarin. Sihir itu sebenarnya bukan lah sihir


yang jahat. Sihir itu dapat memanggil sesuatu tetapi sesuai dengan kehendak


pemanggilnya. Bisa saja seseorang memanggil salah satu monster yang dapat


menjadi partnernya. Sihir kegelapan merupakan sihir yang dapat mengendalikan


kekuatan gelap, ini merupakan sihir alami bagi ras iblis. Salah satu jenis


sihir yang ditakuti dari sihir ini adalah sihir necromancer. Sihir yang


melanggar hukum hidup dan mati, sihir yang menghidupkan kembali yang mati. Yang


dihidupkan dengan sihir ini tidak lagi bisa mati, kecuali pengguna sihir itu


telah dibunuh.]


Mendengar penjelasaan dari system


membuat Arnold sedikit keringat dingin. Hal itu karena sihir necromancer itu


adalah sihir yang semakin kuat jika yang dihidupkan semakin banyak.


"Jika begitu, apakah ada


batasan dari sihir necromancer?" Tanya Arnold.


[Sihir itu dapat digunakan oleh


seorang pengguna sihir kegelapan alami dan sudah mencapai tingkat SSS master.]


"Huh, untunglah, jika begitu


tidak semua pengguna sihir kegelapan yang bisa" ucap Arnold dengan lega.


[Untuk pengguna alami sihir itu


mungkin saat ini hanya Raja Iblis master]


"Raja Iblis kah, jika begitu


aku harus menjadi lebih kuat agar bisa melindungi wilayah ku" jelas


Arnold.


Tak terasa waktu sudah menjelang


siang, karena sudha waktunya makan siang Arnold pergi menuju ruang makan.


Sesampainya di ruang makan, ayah, ibu dan adiknya sudah lebih dulu sampai


ketempat itu.


"Kau terlambat nak."


Ucap ibu Arnold.


"Maaf Bu, aku tadi sedang


membaca buku hingga lupa waktu." Balas Arnold.


"Kalau begitu duduk lah, ayah


mu ingin membicarakan sesuatu." Kata ibunya.


"Baik Bu."balas Arnold


yang kemudian duduk disalah satu kursi kosong dimeja itu.


"Jadi sayang apa yang ingin


kau beritahu kepada kami?" Tanya ibunya.


"Begini, semalam ketika ayah


dipanggil oleh yang mulia Raja, ia mengatakan akan membuat suatu acara untuk


nanti malam. Acara itu merupakan suatu perayaan atas bantuan dari semua pihak


melawan pemberontakkan kemarin." Jelas ayah Arnold.


"Benarkah? Kalau begitu kita


harus bersiap untuk acara nanti malam." Kata Amos yang semangat.


"Ayah, apakah kita semua


harus kesana?" Tanya Arnold.


"Ya, kita diwajibkan kesana.


Yang mulia raja nanti akan memberikan suatu penghargaan kepada semua yang


membantu. Terutama yang tewas dal perang itu" Jawab ayah Arnold.


"Begitu ya," balas


Arnold yang malas mengikuti acara itu.


"Ayolah kak, kau harus


semangat. Mana tau kau mendapat tunangan disitu" kata Amos yang sedikit


meledek


PLAK


"Tunangan apanya." Kata


Arnold yang memukul kepala Amos.


"Aduh, heheh bercanda


kak." Jawab Arnold sambil mengelus kepalanya.


"Sudah-sudah, ayo kita makan.


Setelah itu kita bersiap untuk mengikuti acara itu." Jelas ibunya.


Setelah selesai makan, Arnold dan


keluarganya kemudian kembali ke kamar masing-masing. Mereka harus bersiap-siap


agar tidka terlalu buru-buru saat menjelang berangkat ke acara nanti. Arnold


yang merasa malas mendatangi acara itu saat ini hanya terbaring dikasurnya yang


ditemani oleh Azka dan Frey.


"Ar, apa ada yang menggangu


pikiran mu?" Tanya Frey yang melihat Azka sedang memikirkan sesuatu.


"Ya Frey, aku masih


memikirkan tentang batu sihir summon yang dikatakan Azka semalam." Balas


Arnold.


Ar?" Tanya Azka yang mendengar namanya disebut Arnold.


"Bukankah kau bilang semalam,


jika ada seorang pengguna sihir summon mengorbankan dirinya saat ratusan tahun


yang lalu." Ucap Arnold.


"Ya, aku mengatakan hal itu.


Lalu?" Tanya Azka.


"Ketika terjadi


pemberontakkan itu, jendral kerajaan bilang terdapat beberapa pemberontak yang


mengorbankan dirinya." Jelas Arnold yang sedikit menekan dibagian kata


Beberapa.


" Jadi maksudmu, pengorbanan


itu.." ucap Azka yang sedikit memastikan.


"Ya, kemungkinan batu sihir


dari pengorbanan itu tidak hanya satu." Ucap Arnold.


"Jika begitu, beberapa


monster Rank SSS akan menyerang ketika saatnya tiba." Sambung Arnold.


Azka dan Frey yang mengerti maksud


Arnold sedikit terkejut. Karena mereka tau jika satu saja monster Rank SSS bisa


menghancurkan kerajaan ini. Tapi bagaimana jika jumlahnya lebih dari satu,


bagaimana nasib dari kerajaan ini.


"Lalu apa rencana mu


Ar?" Tanya Azka.


"Aku memiliki rencana untuk


bertambah kuat. Tapi jika ada kemungkinan monster itu lebih dari tiga maka, aku


akan membantu memperkuat pasukan ku dan keluarga ku. Karena dengan bantuan


mereka  dampak serangan itu nantinya bisa


menjadi minim" jelas Arnold.


"Jika begitu, saat waktunya


tiba kami akan membantu mu Ar." Ucap Frey


Mendengar perkataan Frey arnold


sedikit lega. Karena dia sudah memiliki teman yang akan membantunya jika


saatnya tiba.


"Jika begitu Ar, kau harus


melakukan petualangan sembari mencari keberadaan batu sihir itu dan mencari


Chromatic Dragon. Karena jika Monster itu melakukan penyerangan bersama


Chromatic Dragon, maka susah dipastikan bukan hanya manusia yang musnah, semua


yang berada di benua ini akan binasa" jelas Azka.


"Ya,aku tidak dapat


membayangkan jika serangan itu terjadi." Kata Arnold yang merinding dengan


penjelasan Azka. "Hey Azka, apakah masih ada kemungkinan jika aku membuat


kontrak partner dengan monster peringkat SSS yang lain?" Tanya Arnold.


"Hal itu masih mungkin Ar,


sama seperti melakukan kontrak dengan ku, kau harus membuat monster itu


mengakui keberadaan mu." Jelas Azka.


"Begitu ya, baguslah"


balas Arnold.


"Jika begitu monster seperti apa yang aku kontrak nantinya ya?"


Pikir Arnold.


[Jawab master, anda bisa melakukan


kontrak dengan monster-monster suci] kata sistem yang tiba-tiba menjawab


pikiran Arnold.


"Hewan suci?" Ucap


Arnold yang membuat Azka dan Frey membelalakkan matanya.


[Ya master]


"Ar jangan bilang kau ingin


mengontrak hewan suci" kata Azka pelan-pelan.


"Ah kau dengar ya. Apa kau


tau tentang hewan suci?" Tanya Arnold.


"TENTU AKU TAU, SIAPA JUGA


YANG TIDAM TAU TENTANG ITU BODOH!!" teriak Azka.


"Heheh, jangan marah. Aku


tidak tau tentang itu." Jawab Arnold.


"Huh, hewan suci adalah hewan


legendaris yang sudah hidup jauh sebelum aku ada. Hewan suci memiliki kekuatan


yang saat tinggi, jika dibandingkan dengan ku setidaknya sekitar 3 kali


kekuatanku." Jelas Azka yang membuat Arnold dan Frey tersenyum kecut.


"Jika tiga kali kekuatan dari Azka, seberapa kuat hewan itu."


Pikir Arnold.


“Aku pikir kau adalah naga yang


terkuat.” Balas Arnold


“Setinggi-tingginya langit masih


ada langit, kau tau.” Jawab Azka.


"Hewan suci hanya ada 5


didunia ini, sang raja naga Bahamut, Phoenix, Leviathan, Rubah ekor sembilan,


dan Fenrir. Mereka disebut -sebut sebagai raja dari segala monster." Jelas


Azka.


 “Perlu kau tau Ar, jika hewan suci tidak bisa


berada ditempat yang sama. jika mereka berada ditempat yang sama, maka yang ada


hanya kekacauan atau malapetaka. Karena itu jika memungkinkan kau hanya bisa mengontrak


satu diantara mereka.” Jelas Azka


“Begitu kah, tapi jika dengan


kekuatanku saat ini, hanya kematian jika bertemu dengan hewan suci itu. Maka tujuan


ku selanjutnya adalah harus menjadi lebih kuat.” Kata Arnold yang mengangkat


tanganya keatas langit-langit kamarnya.


dengan itu tujuan baru Arnold


untuk saat ini adalah menjadi kuat dan berpetualang mencari keberadaan


monster-monster itu.